• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Sebut Metode Transaksi Indonesia Lebih Maju dari Amerika Serikat dan Jepang

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 25 November 2023 - 06:06
in Ekonomi
bi

Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatra Barat Endang Kurnia Saputra (tiga dari kanan) memukul gendang pada peresmian Pasar Livin Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) QRIS di Pasar Raya Kota Solok, Jumat (24/11/2023). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Barat Endang Kurnia Saputra mengatakan metode transaksi di Tanah Air lebih maju jika dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Jepang.

“Di Amerika Serikat sendiri yang namanya kartu kredit belum pakai QRIS, sementara di Indonesia sudah menggunakannya. Artinya, kita lebih maju dari mereka,” kata Kepala BI Kantor Perwakilan Sumatra Barat, Endang Kurnia Saputra seperti dilansir Antara, Jumat (24/11/2023).

BacaJuga:

Sokoguru Policy Forum, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Arah Transisi Hijau Indonesia

Menteri UMKM: KURDA Sragen Permudah Akses Modal bagi Pengusaha Kecil

Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik

Hal tersebut disampaikan Kepala BI Kantor Perwakilan Sumatra Barat di sela-sela peresmian Pasar Livin Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) QRIS di Pasar Raya Kota Solok.

Tidak hanya itu, Endang mengatakan mesin anjungan tunai mandiri atau ATM Indonesia juga lebih maju daripada mesin ATM di Jepang maupun di Negeri Paman Sam. Sebab, di Tanah Air masyarakat bisa melakukan berbagai macam transaksi keuangan.

Sebagai contoh masyarakat bisa menggunakan ATM untuk pembayaran uang sekolah, pembayaran tagihan listrik maupun air dan berbagai kebutuhan lainnya yang bisa dibayar langsung lewat mesin ATM.

“Sekarang kita lebih maju lagi karena masyarakat tidak perlu ke ATM dan cukup menggunakan gawai untuk membayar berbagai kebutuhan melalui QRIS,” ujarnya.

Bahkan, pada tahun 2024 BI berencana mengeluarkan gebrakan baru yakni QRIS Tuntas. Artinya, setiap pengguna tidak perlu lagi menggunakan kartu debit di mesin ATM untuk melakukan transaksi tarik tunai.

Adang, sapaan akrabnya, mengatakan animo masyarakat dalam menggunakan QRIS lewat aplikasi Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tergolong tinggi. Khusus di wilayah Sumatra Barat, BI setempat mencatat pengguna QRIS khusus di 2023 sudah mencapai 365 ribu lebih.(wib)

Untuk jangka panjang, BI Provinsi Sumbar akan menyosialisasikan dan memasifkan penggunaan QRIS di seluruh pasar tradisional yang ada di Ranah Minang. Bahkan, para pedagang keliling skala kecil juga diajak menggunakan metode transaksi itu.

“Jadi, 83 persen transaksi QRIS itu gratis karena nilai transaksinya masih di bawah Rp100 ribu,” ujarnya.

Saat ini semua Bank Himbara dan Bank Nagari (bank daerah) tergolong aktif menggunakan metode QRIS. Tidak hanya itu, bank-bank tersebut terus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah beralih menggunakan metode QRIS. (wib)

Tags: Amerika SerikatBIJepangMetode Transaksi Indonesia

Berita Terkait.

policy-paper
Ekonomi

Sokoguru Policy Forum, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Arah Transisi Hijau Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:02
Maman
Ekonomi

Menteri UMKM: KURDA Sragen Permudah Akses Modal bagi Pengusaha Kecil

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:41
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Ekonomi

Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42
Maman
Ekonomi

Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:24
amran
Ekonomi

Pemerintah Lepas Ekspor Perdana 47 Ribu Ton Pupuk Urea Indonesia ke Australia

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:02
menkop
Ekonomi

Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kondisi dan Lokasi KDKMP

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2784 shares
    Share 1114 Tweet 696
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.