• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KemenKopUKM Bangun Ekosistem Rantai Pasok Pertanian untuk Genjot Pembiayaan dari Bank

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 22 November 2023 - 00:21
in Ekonomi
MenkopUKM Teten Masduki (kanan) menyerahkan penghargaan pemerintah daerah terbaik dalam melakukan pendataan lengkap koperasi dan UMKM 2022, di sela Rapat Koordinasi Nasional Pemanfaatan Hasil Pendataan Lengkap, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (21/11/2023). (ANTARA)

MenkopUKM Teten Masduki (kanan) menyerahkan penghargaan pemerintah daerah terbaik dalam melakukan pendataan lengkap koperasi dan UMKM 2022, di sela Rapat Koordinasi Nasional Pemanfaatan Hasil Pendataan Lengkap, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (21/11/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) membangun ekosistem rantai pasok pertanian untuk menggenjot pembiayaan sektor produksi dari bank kepada petani.

“Coba biayai dari sisi produksi, pada takut bank kita, takut macet kreditnya karena kalau produksi, bisa gagal, bisa tidak laku. Maka dari itu harus dibangun ekosistem rantai pasok,” kata Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki, di sela Rapat Koordinasi Nasional Pemanfaatan Hasil Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM 2022, di Nusa Dua, Bali, seperti dilansir Antara, Selasa (21/11/2023).

BacaJuga:

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Untuk itu, pemerintah melalui Kemenkop UKM mulai melakukan percontohan dengan menggandeng industri, salah satunya produsen jamu.

Produsen jamu itu bekerja sama dengan koperasi dan petani bahan rempah-rempah di antaranya jahe dan kunyit.

Adapun kebutuhan salah satu produsen jamu itu, yakni mencapai sekitar 40 ton jahe per hari yang dipasok dari petani melalui koperasi.

Dengan skema itu, kata dia lagi, petani tidak langsung ke produsen karena apabila langsung maka pembayarannya dilakukan di belakang untuk beberapa kali kirim.

“Nanti koperasi beli tunai dari petani, koperasi baru ke industri, sehingga bank nanti mau biayai petani kecil karena ada kepastian harga, kepastian pasar,” katanya pula.

Teten menambahkan skema yang sama juga dilakukan koperasi hortikultura di Ciwidey, Jawa Barat yang melibatkan 1.200 petani sayuran yang setiap hari memasok delapan ton ke beberapa pasar swalayan.

“Yang ditanam petani sesuai permintaan supermarket sehingga begitu panen tidak ada isu pasokan berlebih, harga jatuh, tapi ini 100 persen dibeli koperasi, koperasi baru ke supermarket. Kita bisa bangun ekosistem sehingga bank mau membiayai petani kecil, yang tadinya tidak (membiayai),” katanya lagi.

Menkop UKM menyebut UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasok industri masih rendah yakni sekitar tujuh persen di Tanah Air.

Itu pun, kata dia, UMKM di hilir misalnya warung di kawasan industri yang menjual produk perusahaan yang memiliki jaringan distribusi besar. (dam)

Tags: KemenKopUKMPembiayaan dari BankpertanianPetani

Berita Terkait.

purbaya
Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
kemenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13
inabuyer
Ekonomi

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:42
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
Ekonomi

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:01
DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen
Ekonomi

DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
Ekonomi

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:45

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.