• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Peringati Satu Abad Diniyyah Putri, Anies Janjikan Rahmah El Yunusiyah Jadi Nama Pahlawan Nasional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 2 November 2023 - 21:37
in Politik
Bakal Calon Presiden Anies Baswedan menghadiri acara satu abad Perguruan Diniyyah Putri, Padang Panjang, Kamis (2/11/2023). (Istimewa)

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan menghadiri acara satu abad Perguruan Diniyyah Putri, Padang Panjang, Kamis (2/11/2023). (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan melakukan lawatan ke Sumatera Barat. Kali ini yang dituju adalah menghadiri acara satu abad Perguruan Diniyyah Putri, Padang Panjang, Kamis (2/11/2023).

Kehadiran Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan ini pun disambut hangat oleh ratusan santri serta Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan.

BacaJuga:

DKPP Lantik 228 Anggota TPD Periode 2026-2027, Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu

Waketum Kadin Mulyadi Jayabaya Siap Dukung Prabowo 2 Periode

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Dalam pidatonya, Anies mengungkapkan kedekatan dengan pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri sebagai cucu sosok tokoh perjuangan bangsa.

“Saya teringat peristiwa 10 tahun yang lalu, upacara 17 Agustus tahun 2013. Kami duduk bersebelahan (dengan Fauziah). Kami mewakili anak cucu. Bu Zizi (Fauziah) mewakili neneknya, saya mewakili kakek saya. Kami diundang sebagai putra-putri keturunan keluarga pejuang kemerdekaan,” ucapnya.

Anies mengatakan bahwa mudahnya upacara kemerdekaan ini disebabkan perjuangan besar dari segenap rakyat Indonesia selama puluhan tahun.

“Hari ini, kita cukup empat menit untuk (Bendera Merah Putih) sampai di puncak, di masa orang tua kita berjuang, diperlukan puluhan tahun untuk mengibar tinggikan bendera untuk sampai di puncak,” tuturnya.

“Karena itu, kita-kita semua dari generasi penerus dari para pejuang ini, kita punya tanggung jawab moral untuk menuntaskan apa yang dimulai dari orang tua kita,” sambungnya.

Anies pun menyatakan kekagumannya kepada sosok pendiri Perguruan Diniyyah Puteri, Rahmah El Yunusiyah.

“Bayangkan, tahun 23 (1923), seorang perempuan berusia 23 tahun mendirikan sebuah madrasah ilyah, di saat dunia belum memberikan kesempatan kepada perempuan,” ujarnya.

Anies membandingkan perjuangan perempuan di belahan dunia yang baru terjadi akhir-akhir ini. Amerika serikat baru memberikan hak pilih akhir-akhir ini. Swiss tidak memberikan hak perempuan sampai tahun ’76.

“Dan beliau (Rahmah El Yunusiyah), di sini sudah mengajarkan kepada kita semua kesetaraan perempuan. Spirit itu sudah menyebar ke seluruh Indonesia,” tukasnya yang disertai sorak tepuk tangan meriah hadirin.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun bercerita, bahwa nama Rahmah adalah nama yang telah diberikan kepada anak kelimanya, yang kini sudah tiada.

“Anak yang kelima itu lahir, tapi Allah takdirkan tak berumur panjang. Kami berikan nama bayi itu Rahmah,” ungkap Anies.

Anies juga mengungkapkan pentingnya kesetaraan dan keadilan dalam pendidikan, khususnya pendidikan bagi perempuan. Anies berharap bahwa Perguruan Diniyyah tidak hanya menjadi perguruan tertua saja, tetapi juga perguruan terlama.

“Tertua dan terlama itu berbeda, bapak ibu. Tertua dan hilang tetap tertua. Tetapi kalau terlama, ia masih eksis sampai sekarang. Diniyyah Putri bukan hanya di peringati 100 tahun yang lalu, tetapi 100 tahun sekarang, Insya Allah 100 tahun ke depan, 200 tahun ke depan, 300 tahun ke depan,” terangnya.

Banyak lulusan Diniyyah yang berkiprah di kancah nasional dan internasional. Anies mengungkapkan hal tersebut juga bisa dan harus menjadi cita-cita bagi para santriwati yang ada.

Kelak jadi Presiden, Anies berjanji akan memberi gelar pahlawan nasional bagi Rahmah El Yunusiyah.

“Saya mengajak untuk kita mengambil hikmah 100 tahun ini. Ke depan, kita bikin sejarah. Kita merasa negeri ini belum cukup membalas budi kepada ibu Rahmah El Yunusiyah. Bila Allah takdirkan, maka orang pertama yang harus mendapat gelar pahlawan nasional, adalah Rahmah El Yunusiyah,” janjinya.

Anies pun menutup pidato dengan harapan bahwa nama Rahmah El Yunusiyah akan menjadi rujukan penting bagi perjuangan perempuan di Indonesia. (dil)

Tags: Anies BaswedanPahlawan NasionalRahmah El Yunusiyah

Berita Terkait.

DKPP Lantik 228 Anggota TPD Periode 2026-2027, Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Politik

DKPP Lantik 228 Anggota TPD Periode 2026-2027, Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu

Kamis, 5 November 2026 - 12:48
kadin
Politik

Waketum Kadin Mulyadi Jayabaya Siap Dukung Prabowo 2 Periode

Selasa, 3 November 2026 - 18:08
lugito
Politik

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03
dkpp
Politik

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:17
gibran
Politik

Polemik Ijazah Gibran Jadi Panggung Politik PKS Menuju Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:07
peng
Politik

KPU dan KPP DEM Tetapkan Sembilan Pemenang Anugerah Jurnalistik KPU 2026, Ini Daftarnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:33

OLAHRAGA

noc
Olahraga

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian Dua Turnamen WTT Youth 2027

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID - Diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mulai membuka peluang lebih besar bagi tenis meja nasional. Tak sekadar...

SelengkapnyaDetails
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3337 shares
    Share 1335 Tweet 834
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.