• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Pelaporan Pj Gubernur Banten ke Kejagung Dinilai sebagai Upaya Pembunuhan Karakter

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 November 2023 - 22:30
in Daerah
PJ-Al-Muktabar-co

Pj Gubernur Banten Al Muktabar (foto dokumen indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Pengamat hukum yang juga seorang advokat senior di Provinsi Banten Razid Chaniago menilai, pelaporan terjadap Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar terkait kasus korupsi dana hibah Pondok Pesantren (Ponpes) tahun 2018-2020 yang para pelakunya sudah menjalani hukuman pidana, dinilai hanya untuk membunuh karakter.

Dia mengatakan pelaporan tersebut merupakan upaya perusakan reputasi Al Muktabar sebagai mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten yang saat ini menjabat sebagai Pj Gubernur Banten

BacaJuga:

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Aroma Cerutu Yogyakarta Mendunia

Bea Cukai Tanjung Emas dan Kejaksaan Negeri Kota Semarang Musnahkan 90,2 Ton Kratom

“Kalau saya amati, pelaporan terhadap Pj Gubernur Banten ke Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kasus korupsi dana hibah Ponpes tahun 2018 dan 2020 lalu itu hanya sebagai upaya pembunuhan karakter atau untuk merusak reputasi Pj Gubernur yang saat ini kerap menerima penghargaan dari pemerintahan pusat atas prestasinya dalam membangun Banten,” ujar Razid Chaniago kepada indopos.co.id, Kamis (2/11/2023).

Ia menjelaskan, perlu untuk diketahui bahwa persoalan hukum dana Ponpes tahun 2018 dan tahun 2020 telah diproses hukum, baik di tingkat Pengadilan Negeri Serang (judex factie) maupun pada tinggkat judex iurist, Pengadilan Tinggi Banten dan Mahkamah Agung, dan putusannya di mana telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht.

“Dalam proses hukum pada tingkat peradi law a quo, para terdakwa yang dihadapkan ke persidangan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Banten,” cetus pengacara senior yang kerap mendampingi klien kasus korupsi ini.

Razid meegaskan, terkait dengan laporan terhadap Al Muktabar ke Kejagung perlu untuk diluruskan agar tidak terjadi salah dalam nıemahanıi fakta hukum .

”Kita ketahui bahwa Pak Al Muktabar dilantik menjadi Sekda Banten pada tanggal 27 Mei 2019. Berdasarkan fakta ini sudah jelas bahwa Al Muktabar bukan sebagai Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) saat itu, akan tetapi adalah tanggungajawab Sekda sebelumnya, sehinngga dengan fakta ini Al Muktabar tidak dapat dimintai pertanggunngjawaban secara hukum,” tegasnya.

Apalagi kata Razid, tidak ada dalam ketentuan hukuın seseorang dinıintai pertanggungjawaban di mana ketika kejadian belunı menjabat.

”Hal ini telah terungkap dalam fakta persidangan,sehiıgga laporan yang disampaikan terhadap Al Muktabar di Kejagung menurut pendapat saya selaku pengamat hukum tidak mempunyai landasan hukum sebagai dasar dari laporan a quo dan laporan tersebut dapat dikatakan tidak masuk akal, tidak 1ogis, bertentantangan dengan nalar, irasional atau dengan kata lain error in person,” tuturnya

Diterangkan, berdasarkan fakta hukum dari dokumen yang ada di mana perencanaan APBD yang dilakukan di tahun 2020, maka perencanaannya dilakukan tahun 2019 dan KUAPPS-nya harus sudah masuk ke Bappeda maksimal tanggal 25 Mei 2019.

”Artinya ketika Pak Al Muktabar dilantik rnenjadi Sekda Banten KUAPPS untuk tahun 2020 saat itu sudah masuk ke Bappeda dan dokumen sudah jadi dan untuk segera diteruskan kepada gubemur saat itu,” ungkap Razid Chaniago.

Ia menambahkan, majelis hakim dalam pertimbangan hukumnya pada tingkat kasasi sebagaimana tertuang pada halaman 25 dan halaman 26 putusan Kasasi Nomor 5656 K/Pid.Sus/ 2022.

Selain itu, dalam fakta persidangan Biro Kesra Setda Banten tidak melaksanakan tugasnya dalam kegiatan perencanaan penganggaran, dan menyalahi dalam kapasitas dan kewenangan yang ada pada dirinya sebagai begian dari OPD/ Unit kerja kegiatan Bantuan hibah uang, tidak melakukan evaluasi terhadap proposal permohonan.

”Bantuan dana hibah kepada Pondok Pesantren itu, Biro Kesra tidak melakukan survei ke lapangan, tetapi hanya menerima data Pondok Pesantren dari FSPP,” tandasnya. (yas)

Tags: Al MuktabarKorupsi Dana Hibah PonpesPembunuhan Karakterpj gubernur banten

Berita Terkait.

gadai
Daerah

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kamis, 5 November 2026 - 21:41
bc3
Daerah

Aroma Cerutu Yogyakarta Mendunia

Kamis, 5 November 2026 - 17:07
bc2
Daerah

Bea Cukai Tanjung Emas dan Kejaksaan Negeri Kota Semarang Musnahkan 90,2 Ton Kratom

Kamis, 5 November 2026 - 16:16
Gempa Dangkal Berturut-turut Menggetarkan Wilayah Pasuruan di Jawa Timur
Daerah

Gempa Dangkal Berturut-turut Menggetarkan Wilayah Pasuruan di Jawa Timur

Kamis, 5 November 2026 - 08:33
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Daerah

Pesan Andra Soni di Musprov Kadin Banten: Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

Rabu, 4 November 2026 - 21:45
Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Daerah

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha Mikro dan Kecil Terdampak Bencana di Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 21:05

OLAHRAGA

noc
Olahraga

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian Dua Turnamen WTT Youth 2027

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID - Diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mulai membuka peluang lebih besar bagi tenis meja nasional. Tak sekadar...

SelengkapnyaDetails
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3339 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.