• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dinasti Politik Rusak Demokrasi, Aliansi Mahasiswa Jambi Unjuk Rasa Tolak Putusan MK

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 24 Oktober 2023 - 20:14
in Nasional
dinasti
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelombang unjuk rasa menentang keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai batas usia Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terus berlanjut, salah satunya juga dilakukan Aliansi Mahasiswa Jambi.

Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi menggelar unjuk rasa di kawasan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jambi, Senin (23/10/2023).

BacaJuga:

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

“Aliansi Mahasiswa Jambi bergerak hari ini menuntut DPRD untuk tidak mengesahkan (menolak) keputusan MK yang di mana telah dicawe-cawekan oleh Presiden Jokowi hari ini,” kata Koordinator Aliansi Mahasiswa Jambi, Reza Kurniawan.

Dalam keterangan persnya, dia menjelaskan sikap para mahasiswa menentang keputusan MK yang dituding memuluskan pencalonan anak Presiden Joko Widodo yakni Gibran Rakabuming Raka menjadi Calon Wakil Presiden.

Kecurigaan masyarakat terbukti saat Wali Kota Solo itu ditetapkan menjadi Cawapres untuk mendampingi Capres Prabowo Subianto, tak lama setelah MK mengeluarkan keputusan tersebut.

Dalam keputusannya, MK diakui memang menetapkan batas usia minimal Capres-Cawapres pada usia 40 tahun tetapi mereka juga membolehkan calon berusia di bawah 40 tahun dengan pengalaman sebagai kepala daerah.

“Besar harapan kami agar keputusan ini digagalkan hari ini. Bahwasanya, dinasti politik bakal terjadi (akibat keputusan MK tersebut). Itu yang tidak kami inginkan hari ini,” ujar Reza menegaskan.

Pencalonan anak Presiden Joko Widodo itu disebut sebagai upaya melanggengkan dinasti politik keluarga Jokowi, sehingga hal itu dinilai merusak demokrasi di Indonesia.

Para mahasiswa berpendapat bahwa dinasti politik berpotensi menciptakan kekuasaan yang diktator apabila tidak dicegah dan dihentikan saat ini, sebelum pihak-pihak terkait menjadi pimpinan negara.

“Kami siap berjuang (berunjuk rasa dalam situasi) hujan, mati kepanasan di sini untuk memperjuangkan hak rakyat hari ini. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!,” kata Reza menyemangati teman-temannya.

Menurutnya, keberadaan dinasti politik itu juga bertentangan dengan semangat reformasi yang menghentikan kediktatoran penguasa pada masa orde baru yang lalu.

Sehingga, pencalonan Gibran menjadi Cawapres mendampingi Capres Prabowo Subianto disebut sebagai kemunduran reformasi yang sudah susah payah dilakukan selama 25 tahun terakhir di Indonesia.

Aksi para mahasiswa kali ini dimulai dengan berjalan kaki dari Universitas Jambi (Unja) Telanaipura ke simpang 4 BI Kota Jambi. Setelah berorasi di sana, massa pun bergerak ke Gedung DPRD setempat.

Namun, keinginan para mahasiswa untuk menemui pimpinan DPRD tidak bisa dikabulkan sehingga mereka pun mengancam akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar. (srv)

Tags: Aliansi Mahasiswa JambiCawapresDPRDJokowi

Berita Terkait.

Jual-Beli-Online
Nasional

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Senin, 20 April 2026 - 13:41
PPI
Nasional

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Senin, 20 April 2026 - 13:21
Siswa
Nasional

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Senin, 20 April 2026 - 10:48
Pemeriksaan
Nasional

MIND ID Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Setiap Daerah Operasional

Senin, 20 April 2026 - 10:28
zon
Nasional

Peringati 71 Tahun KAA, Menbud Ingatkan Pentingnya Menjaga Kebudayaan

Senin, 20 April 2026 - 05:05
rudy
Nasional

Perluas Akses Internet Hingga Desa, Menkodigi: Perkuat Konektivitas Digital Nasional

Senin, 20 April 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.