• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penyebar Kabar Bohong Bocah Tewas Dianiaya Meminta Maaf

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 12 Oktober 2023 - 01:52
in Nasional
Kapolres Kota Mataram Komisaris Besar Polisi Mustofa. Foto: ANTARA

Kapolres Kota Mataram Komisaris Besar Polisi Mustofa. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaku penyebaran kabar bohong di media sosial Facebook tentang seorang bocah asal Karang Bagu, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berinisial MZ tewas karena penganiayaan, akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram Komisaris Besar Polisi Mustofa di Mataram, Rabu (11/10), membenarkan adanya permintaan maaf seorang perempuan yang mengakui telah menyebarkan kabar bohong tersebut.

BacaJuga:

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

“Iya, yang bersangkutan sudah meminta maaf atas apa yang dia perbuat,” ujar Mustofa.

Pelaku penyebaran kabar bohong bernama Ayudia Tri Syumaryani menyampaikan permintaan maaf melalui rekaman video berdurasi 1 menit 24 detik.

Selain menyampaikan permintaan maaf, Ayudia juga telah bertemu dengan pihak keluarga korban dan memberikan klarifikasi terkait tujuan dia mengunggah kabar bohong tersebut.

Mustofa mengatakan bahwa Ayudia menyampaikan permintaan maaf usai memberikan klarifikasi kepada pihak kepolisian.

“Jadi, yang bersangkutan sudah memberikan klarifikasi. Dia mengaku mendapat cerita dari orang, katanya cerita dari orang. Dia tidak meyakini kebenarannya, tetapi langsung buat status di Facebook,” ujarnya.

Mustofa pun menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan proses hukum terhadap pelaku karena pertimbangan aturan pidana dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang masuk delik aduan. Tanpa ada laporan, pihak kepolisian tidak bisa melanjutkan ke proses hukum.

“Tetapi, kalau memang orang tuanya mengadu, melapor, akan kami terima, akan tetap kami proses dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Mustofa seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/10/2023).

Dalam rekaman video permintaan maaf, Ayudia menyadari bahwa dirinya salah dan mengaku khilaf telah mengunggah status di media sosial yang membuat resah warga tanpa memastikan terlebih dahulu informasi yang dia dapatkan tersebut.

Ayudia pun menyesali perbuatannya dan menjadikan persoalan ini sebagai pembelajaran untuk lebih berhati-hati menanggapi informasi yang berpotensi membuat resah masyarakat dan belum tentu kebenarannya.

Polresta Mataram sebelumnya telah memastikan bocah asal Karang Bagu berstatus pelajar sekolah dasar itu tewas pada Senin (9/10) sore bukan karena penganiayaan.

Pihak kepolisian memastikan hal tersebut berdasarkan hasil klarifikasi kepada pihak dokter ahli yang sempat memberikan perawatan medis kepada korban yang meninggal pada usia 7 tahun tersebut.

Menurut keterangan medis, MZ meninggal karena ada penyempitan pada batang otak. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Selain meminta klarifikasi secara medis, pihak kepolisian telah meminta klarifikasi kepada keluarga korban.

Pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian korban. Orang tua korban juga menepis dan menyesali adanya isu yang menyebutkan anaknya meninggal karena aksi penganiayaan. (mg1)

Tags: Kabar Bohongpenganiayaan

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Nasional

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:02
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Nasional

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:02
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Nasional

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:41
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Nasional

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:24

OLAHRAGA

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Olahraga

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID — Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menyamai catatan legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris setelah mencetak lima gol ke gawang...

SelengkapnyaDetails
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3897 shares
    Share 1559 Tweet 974
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.