• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengamat: Imbauan Pemerintah soal Diversifikasi Pangan Jadi Kebiasaan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 8 Oktober 2023 - 01:50
in Ekonomi
jagung

Ilustrasi - Lahan jagung di Situbondo, Jawa Timur. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Gunawan Benjamin mengatakan, imbauan diversifikasi pangan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian harus jadi kebiasaan dengan situasi ekonomi apapun.

“Diverifikasi pangan perlu jadi kebiasaan walaupun situasi ekonomi dalam kondisi baik sekalipun,” ujar Gunawan di Medan, Sabtu (7/10).

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Untuk itu, pemerintah menurut Gunawan segera memberikan edukasi ke masyarakat agar terbiasa mengkonsumsi bahan pangan pokok selain beras seperti ubi, sorgum, jagung hingga sagu.

“Sebab, ancaman perubahan iklim di masa yang akan datang, memaksa kita harus lebih keras beradaptasi dengan kemungkinan ketersediaan bahan pangan pokok lainnya,” tuturnya.

Bisa jadi, Gunawan memandang bahan pangan pokok yang bertahan ke depan tanaman yang memiliki ketahanan dengan cuaca ekstrim, mudah tumbuh, tidak membutuhkan lahan khusus seperti sawah, dan dengan perawatan yang murah.

“Untuk itu, food estate harus bisa menyediakan alternatif bahan pangan yang bisa dikonsumsi di masa yang akan datang,” tuturnya.

Di samping itu, Gunawan meminta ke Pemerintah Provinsi Sumut segera menambah luas areal lahan sawah untuk meningkatkan produksi beras sebagai penambah ketersediaan panganan utama.

Harga beras yang masih tinggi di Indonesia membuat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah untuk ikut mengampanyekan langkah diversifikasi pangan kepada masyarakat.

Masyarakat didorong agar tidak bergantung pada komoditas beras, tetapi juga makanan sehat lain seperti sagu, keladi, ubi dan kentang.

“Apalagi, makanan tersebut selama ini juga telah banyak dikonsumsi masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia timur,” ujar Tito. (bro)

Tags: Diversifikasi PanganPengamat ekonomi

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.