• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Malaysia Siap Hadapi Munculnya Penyakit X

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 6 Oktober 2023 - 12:23
in Headline
Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia. (ANTARA)

Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan siap dan waspada terhadap kemungkinan munculnya penyakit X berdasarkan pengalaman sebelumnya menangani penyakit seperti Covid-19 hingga MERS-CoV.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Muhammad Radzi Abu Hassan di Putrajaya, Kamis, mengatakan sistem kesehatan negara tersebut juga senantiasa diperkokoh dalam persiapan menghadapi ancaman kesehatan yang mungkin terjadi.

BacaJuga:

BNPB Catat Pengungsi Gempa NTT Melonjak hingga 92 Ribu Jiwa

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Walaupun kemungkinan terjadinya penyakit X perlu diperhatikan, namun ia mengatakan kecemasan berlebih di masyarakat harus dihindari.

Ia mengatakan Penyakit X yang saat ini sedang menjadi fokus banyak pihak merupakan istilah yang digunakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018, merujuk pada sejenis patogen yang tidak diketahui, namun berpotensi menyebabkan wabah di seluruh dunia.

Istilah itu, menurut dia, diperkenalkan untuk mendorong peralihan fokus penelitian dari strain virus tunggal ke klasifikasi virus yang lebih komprehensif, semakin memperkuat kapasitas global dalam kesiapsiagaan menghadapi kebutuhan akan perencanaan yang fleksibel dan penguatan kesiapsiagaan menghadapi Penyakit X.

Meskipun ciri-ciri penyakit x masih belum diketahui secara pasti dan waktu terjadinya penyakit tersebut belum diketahui, namun pakar-pakar kesehatan telah menyuarakan keresahannya terhadap dampak penyakit tersebut, kata dia.

Ia mengatakan dibandingkan dengan Covid-19 yang kecil menyebabkan kematian, penyakit x diperkirakan akan mudah tersebar seperti campak dan mungkin mengancam nyawa seperti Ebola.

Penularan penyakit x bisa berasal dari berbagai sumber termasuk secara zoonotik, yakni infeksi dari hewan kepada manusia.

Kadar penyebaran penyakit tersebut, menurut dia, akan semakin meningkat seiring dengan peningkatan kontak manusia dengan hewan, ditambah dengan pergerakan manusia lintas negara yang semakin mudah sekarang.

Untuk kesiapsiagaan menghadapi penyakit yang belum diketahui itu, ia mengatakan rencana pandemi yang komprehensif, perluasan kampanye vaksinasi dan penyediaan peruntukan khas pandemi penting seperti disarankan WHO.

Begitu pula dengan pemantauan terus-menerus, tindakan proaktif, penggunaan antibiotik yang rasional, tindakan pengendalian, kerja sama internasional. Selain juga pendekatan “One Health” yang menekankan hubungan manusia, hewan, dan kesehatan lingkungan merupakan komponen penting untuk menguatkan kerja sama berbagai disiplin. (mg2)

Tags: MalaysiaPenyakit X

Berita Terkait.

nttt
Headline

BNPB Catat Pengungsi Gempa NTT Melonjak hingga 92 Ribu Jiwa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:07
gempa
Headline

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:32
bnpb
Headline

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:30
Kerusakan
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42
Penceramah
Headline

Buron Kasus Kekerasan Seksual, Polri Upayakan Pemulangan Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:30
Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Headline

Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:44

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.