• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

September 2023, NTP dan NTUP Terus Naik Signifikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 3 Oktober 2023 - 20:01
in Ekonomi
petani

Petani saat menebar pupuk di sawah. Foto: Dok. INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2023 mencapai 114,14 atau mengalami kenaikan tinggi yakni sebesar 2,05 persen. Bahkan, NTP nasional tanpa perikanan mencapai 114,46 atau mengalami kenaikan sebesar 2,14 persen.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kenaikan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 2,27 persen atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani, yaitu sebesar 0,21 persen. Sementara indeks harga yang diterima petani tanpa perikanan naik sebesar 2,35 persen.

BacaJuga:

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Menurutnya, kenaikan NTP dipengaruhi oleh beberapa komoditas unggulan nasional seperti gabah, kelapa sawit, jagung dan kakao. Peningkatan NTP tertinggi terjadi pada subsektor tanaman pangan yang naik sebesar 4,54 persen.

“Kenaikan NTP tanaman pangan terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 4,67 persen atau lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani yang hanya 0,12 persen,” ujar Amalia, Senin (2/10/2023).

Amalia mengatakan komoditas yang dominan dalam mempengaruhi kenaikan indeks harga yang diterima pada subsektor tanaman pangan adalah gabah, jagung, ketela pohon dan ketela rambat.

Sementara itu, kebaikan juga terjadi pada Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) pada September 2023 yang mencapai 114,98 atau naik 2,16 persen bila dibandingkan Agustus 2023. Kenaikan NTUP terjadi karena indeks harga yang diterima petani atau it naik sebesar 2,27 persen.

“Yang pasti kenaikan tersebut karena indeks harga yang diterima petani masih lebih tinggi dari kenaikan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal atau biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM). Adapun komoditas yang paling dominan dalam mempengaruhi kenaikannya secara nasional adalah gabah, kelapa sawit, jagung dan kakao,” katanya.

Menurut Amalia, peningkatan NTUP tertinggi terjadi pada subsektor tanaman pangan yakni sebesar 4,52 persen. Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 4,67 persen atau lebih tinggi dari kenaikan BPPBM yang hanya 0,15 persen.

“Komoditas yang dominan mempengaruhi kenaikan BPPBM tanaman pangan adalah benih padi, upah pemanenan, bensin, dan upah membajak,” terangnya.

Diketahui, sebanyak 28 provinsi mengalami kenaikan NTP dengan peningkatan tertinggi terjadi di Sulawesi Barat yakni sebesar 4,17 persen yang didukung subsektor tanaman perkebunan rakyat. Sedangkan untuk NTUP sebaran kenaikan terjadi di 26 provinsi. Adapun peningkatan tertinggi NTUP terjadi di Bengkulu yang naik sebesar 4,59 persen.

“Peningkatan NTUP tertinggi di Bengkulu terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yang naik 5,03 persen,” ucapnya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan angka NTP dan NTUP yang terus naik harus dijaga momentumnya, karena kesejahteraan petani perlu dipertahankan. Pemerintah sangat concern soal ini, dan mengharapkan memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.

“Ditengah ancaman elnino gairah pertanian nasional terus kami jaga dengan melakukan pendampingan di lapangan. Kita harapkan produksi yang baik, mampu terus menjaga ketahanan pangan nasional,” jelasnya. (fer)

Tags: KementanNTPNTUP

Berita Terkait.

phr
Ekonomi

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02
pln
Ekonomi

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:50
Man-City
Ekonomi

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:00
jilbab
Ekonomi

Mukena dan Jilbab UMKM Binaan PGN Catat 59 Persen Penjualan di PAS Sky Shop Kolaborasi Pertamina-Pelita Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17
Pramono
Ekonomi

Kuliner Betawi Makin Mendunia, Rengginang Bang Zai Siap Go Internasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:22
Seminar
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1412 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2865 shares
    Share 1146 Tweet 716
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.