• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Tahi Lalat Bisa Dihilangkan tapi Tidak Wajib

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 24 September 2023 - 03:03
in Gaya Hidup
tailalat

Ilustrasi seseorang dengan tahi lalat di wajah (ANTARA/Pexels/Ron Lach)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto M. Biomed (AAM) mengatakan tahi lalat bisa dihilangkan tetapi tidak wajib kecuali ada indikasi tanda keganasan.

“Kalau tahi lalat tidak wajib diangkat, kalau dia tahi lalat ada indikasi atau tanda-tanda keganasan biasanya perlu pemeriksaan dermatoskop,” kata dia melalui pesan elektroniknya kepada ANTARA, Sabtu.

BacaJuga:

Kilau Raya MNCTV 35 : Nostalgia Lagu-Lagu Terbaik Kangen Band, Pertunjukkan Drone Show dan Bambu Gila di Harmony of Kangen

CGBIO Hadirkan Dokter Korea Selatan di Bali, Gelar Pelatihan Estetika Medis Internasional

All Sedayu Hotel Kelapa Gading, Pilihan Ideal untuk Tamu Bisnis dan Keluarga di Jakarta Utara

Menurut Cynthia, tanda keganasan seperti kanker kulit bisa kasat mata antara lain munculnya bercak kemerahan pada kulit. Bercak ini juga seringkali membuat kulit lebih kering dan bersisik, serta diiringi dengan rasa gatal yang dapat membuat kulit mengelupas atau berdarah jika digaruk.

Namun, sambung dia, apabila tak ada keganasan, sebenarnya keberadaan tahi lalat tak membahayakan kesehatan, hanya saja keberadaannya terutama bila berukuran relatif besar dapat membuat seseorang tidak percaya diri sehingga memilih menghilangkannya.

Cynthia mengatakan persentase yang datang ke kliniknya didominasi kaum hawa dengan kasus tahi lalat berusia 18-40 tahun dan memiliki alasan estetika, yaitu tahi lalat mengganggu penampilan mereka.

Tahi lalat dan tanda lahir yang lebar mencolok di wajah bisa dihilangkan melalui perawatan laser picosecond dan elektrokauter (pembedahan) yang biasa tersedia di klinik kecantikan. Menurut dia perawatan laser picosecond relatif cepat dan nyaman dengan waktu pemulihan singkat dibandingkan metode pembedahan.

“Hasilnya, seorang dengan keluhan tahi lalat di bagian tertentu pada wajahnya bisa hilang, sementara untuk keluhan tanda lahir perawatan ini bisa mengurangi warna, memperkecil ukuran, dan menghilangkan warna pigmentasi,” jelas dia.

Perawatan ini diawali pemberian obat bius lokal, kemudian pengerjaan mengatasi tahi lalat maupun tanda lahir biasanya memakan 10-15 menit.

Efek samping yang biasanya dirasakan pasien yakni efek kemerahan hingga memar dan bekas membutuhkan waktu setidaknya 2-3 pekan untuk sembuh.

Menurut Cynthia, satu kali tindakan sudah bisa menghilangkan tahi lalat. Sementara untuk menghilangkan tanda lahir di wajah bisa bervariasi tergantung pada beberapa faktor, yaitu ukuran tanda lahir, kedalaman, jenis kulit, dan respons individu terhadap pengobatan.

“Secara umum, sekitar 3 hingga 6 sesi, dengan jeda per sesi bisa minimal 4 minggu (untuk tanda lahir). Terakhir, saya punya pasien asal Laos dengan keluhan tanda lahir di wajah datang langsung ke klinik saya, dan itu butuh 5 kali sesi untuk benar-benar bisa hilang,” kata dia.

Cynthia menyarankan orang-orang sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menghilangkan tahi lalat atau tanda lahirnya. Ini, kata dia, bukan hanya memastikan kondisi area tahi lalat atau tanda lahir yang ingin dihilangkan, tapi juga memastikan perawatan yang cocok dari setiap keluhan.

“Karena ada beberapa case, terutama untuk keluhan tahi lalat, jika tahi lalatnya bentuknya besar dan tumbuh menonjol lebih baik treatment-nya dengan metode pembedahan,” tutur dia.

Selain itu, tahi lalat yang bisa ditangani dengan laser picosecond umumnya berbeda jenisnya. Pasien dengan keluhan tahi lalat ditambah kondisi menebal di atas permukaan kulit bisa dengan metode elektrocauter atau pembedahan, supaya hasil potongan lebih rapih meski berisiko bisa terjadi bekas scar atau bekas luka.

“Tapi kalau dia tahi lalat yang merata hanya berupa pigmen bisa dengan laser pico tersebut,” demikian kata dia. (bro)

Tags: Tahi Lalat

Berita Terkait.

mnc
Gaya Hidup

Kilau Raya MNCTV 35 : Nostalgia Lagu-Lagu Terbaik Kangen Band, Pertunjukkan Drone Show dan Bambu Gila di Harmony of Kangen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:08
cgbio
Gaya Hidup

CGBIO Hadirkan Dokter Korea Selatan di Bali, Gelar Pelatihan Estetika Medis Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:06
sedayu
Gaya Hidup

All Sedayu Hotel Kelapa Gading, Pilihan Ideal untuk Tamu Bisnis dan Keluarga di Jakarta Utara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:04
ban
Gaya Hidup

Bridgestone Indonesia Hadirkan Berbagai Inisiatif Keberlanjutan untuk Lingkungan dan Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:22
oakwood
Gaya Hidup

Pastis Jakarta Hadirkan Menu Jepang, dari Beef Yakiniku hingga Kreasi Matcha

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20
siloam
Gaya Hidup

Ancaman Fatal Osteoporosis: Patah Tulang Panggul dan Dampaknya pada Lansia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25

OLAHRAGA

persija
Olahraga

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Editor Laurens Dami
Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta memburu kebangkitan saat menjamu Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga,...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2640 shares
    Share 1056 Tweet 660
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.