• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ekspedisi Alpine Trilogy, Dua Pendaki RI Taklukkan Puncak Eiger, Swiss

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 11 September 2023 - 05:18
in Internasional
Dua pendaki Indonesia Iwan Irawan dan Nurhuda mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Gunung Eiger, Pegunungan Alpen, Swiss. Foto : Eiger for indoposco.id

Dua pendaki Indonesia Iwan Irawan dan Nurhuda mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Gunung Eiger, Pegunungan Alpen, Swiss. Foto : Eiger for indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pendaki asal Indonesia yakni Iwan Irawan dan Nurhuda, berhasil menaklukkan puncak Eiger, Swiss, selama 16 hari pendakian dalam ekspedisi Alpine Trilogy.

Iwan Irawan (Kwecheng) dalam sambungan telepon, Minggu (10/9/2022), mengungkapkan bahwa tim dalam ekspedisi Alpine Trilogy yang digagas oleh Komite Ekspedisi Wanadri Indonesia (KEWI) dan didukung oleh brand lokal EIGER itu, sebenarnya ada empat orang selain dirinya dan Nurhuda, ada Muhammad Wahyudi dan Muhammad Miftakhudin.

BacaJuga:

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Muhammad Wahyudi dan Muhammad Miftakhudin, terpaksa menghentikan pendakian di tengah jalur karena alasan medis. Muhammad Miftakhudin mengalami cidera lutut bengkak dan tumit lecet.

“Akhirnya padq Rabu 6 September 2023 pukul 13:50 waktu Swiss, Merah Putih berhasil berkibar di atas puncak Gunung Eiger 3.967 Mdpl, salah satu dari gunung tersulit dan paling berbahaya di dunia,” kata Iwan Kwecheng.

Iwan Kwecheng yang merupakan pendaki senior Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) menceritakan bahwa dalam ekspedisi itu, suhu ekstrem di ujung musim panas menyambut tim pendaki di Kota Chamonix, yang merupakan Gerbang kawasan Pegunungan Alpen, Swiss, yang telah berada di sana sejak 21 Agustus 2023 lalu.

Semenjak tiba di Swiss, ekspedisi ini mengusung misi untuk mendaki tiga puncak gunung di Pegunungan Alpen, yakni Eiger 3.967 Mdpl, Matterhorn 4.487 Mdpl dan Mont Blanc 4.807 Mdpl.

Iwan Kwecheng yang juga mewakili EIGER Adventure Service Team berkisah butuh waktu berhari-hari untuk melakukan aklimatisasi tubuh juga mengumpulkan semua data informasi dan teknis yang diperlukan.

“Ketiga puncak gunung yang dituju, membutuhkan keterampilan teknis dan pengalaman pendakian yang tinggi,” ucapnya.

Berbagai hambatan silih berganti selama proses percobaan pendakian, mulai dari gelombang panas ekstrem yang melanda Swiss hingga cuaca yang berubah jadi badai salju juga terjadi.

Akibat cuaca panas ekstrem yang melanda Eropa, pendakian ke Mont Blanc terpaksa tertunda karena jalur pendakian ditutup.

“Informasi kami terima mendadak, Mont Blanc ditutup karena gletser atau bongkahan es besar di jalurnya semakin retak dan menganga akibat gelombang panas, tak aman untuk pendakian,” tutur Iwan.

Akhirnya, empat orang pendaki tersebut memutuskan untuk melanjutkan ekspedisi menuju puncak kedua, yakni Matterhorn pada ketinggian 4.487 Mdpl dengan mengambil titik start dari Desa Zermatt.

Namun, ketika di Desa Zermatt, yang merupakan desa terdekat menuju Matterhorn, cuaca lagi-lagi tak sesuai dengan rencana, dengan turunnya badai salju.

“Sejak dari Zermatt, badai salju besar datang hingga menghadang kami di tengah jalur, tepatnya di Solvayhuette. Terlalu berbahaya untuk dilanjutkan hingga puncak Matterhorn. Akhirnya kami kembali ke Zermatt,” ucap Iwan.

Tersulit di Dunia

Usai memulihkan fisik dan mental selama tiga hari, empat orang pendaki Indonesia kembali melanjutkan misi ketiga yakni Gunung Eiger pada ketinggian 3.967 Mdpl.

Menurut Iwan, Gunung Eiger secara teknis termasuk satu dari pendakian tersulit di dunia.

“Jalur pertama ke puncak Eiger kami coba lewat Heckmair, tapi pijakan di atas es dinding Eiger jalur Heckmair terus menerus runtuh karena cuaca panas. Akhirnya kami ubah jalur melalui West Flank. Kondisi salju yang mencair karena suhu panas juga terjadi di jalur West Flank, namun jalurnya tidak berbahaya seperti jalur Heckmair,” ucap Iwan.

Batu cadas tajam dipijak dan digenggam erat, tangan dan kaki meraih es dan mendaki vertikal, memanjat lereng Eiger dengan teknik, juga standar keselamatan tinggi. Empat orang pendaki Indonesia menggunakan peralatan teknis yang membutuhkan jam terbang tinggi di urusan pendakian berbahaya.

Hingga akhirnya dua orang pendaki yakni Iwan “Kwecheng” Irawan dan Nurhuda berhasil mencapai puncak Gunung Eiger.

“Pada Rabu 6 September 2023 pukul 13:50 waktu Swiss, Merah Putih berhasil berkibar di atas puncak Gunung Eiger 3.967 Mdpl, salah satu dari gunung tersulit dan paling berbahaya di dunia. Terima kasih atas dukungan dan doanya dari seluruh kawan-kawan termasuk pendukung Wanadri dan Eiger,” ucap Iwan dikutip Antara.

Usai mencapai puncak Eiger, satu malam dihabiskan untuk pemulihan dan mendirikan bivak menggantung di lereng cadas Eiger, setelah anggota tim yang cedera perlahan pulih, empat pendaki Indonesia ini berhasil turun ke Kaki Pegunungan Alpen pada Kamis (7/9/2023) pukul 14.00.

“Ekspedisi belum usai, masih ada beberapa percobaan lagi untuk menuntaskan misi Alpine Trilogy. Mohon doa dan dukungan semoga empat orang pendaki asal Indonesia di Pegunungan Alpen selalu diberikan perlindungan, keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke Indonesia,” tutur Iwan. (aro)

Tags: Ekspedisi Alpine TrilogygunungGunung EigerPegunungan AlpenPendakiswiss

Berita Terkait.

Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16

BERITA POPULER

  • Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

    Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    25300 shares
    Share 10120 Tweet 6325
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    5082 shares
    Share 2033 Tweet 1271
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3285 shares
    Share 1314 Tweet 821
  • Pelajar Tewas Terlindas Truk, Pramono Anung Minta Jalan Licin Kramat Jati Diperbaiki

    2016 shares
    Share 806 Tweet 504
  • Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana

    1195 shares
    Share 478 Tweet 299
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.