• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Fasilitas Manufaktur Baru di Indonesia Ini Bawa Estimasi Investasi USD200 Juta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 4 September 2023 - 10:20
in Ekonomi
PepsiCo-Indonesia

PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) meresmikan peletakan batu pertama untuk fasilitas manufaktur makanan ringan pertamanya di Indonesia, pada Rabu (30/8/2023). Peresmian ini dilakukan oleh Menteri Investasi Republik Indonesia/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tidak tampak), Melissa Marszalek, Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia (kiri); CEO Asia Business Unit PepsiCo, Parinya Kitjatanapan (Eric); dan CEO PepsiCo Indonesia Asif Mobin.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT. PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) melakukan peletakan batu pertama untuk fasilitas manufaktur makanan ringan pertamanya di Indonesia pada Rabu (30/8/2023).

Peresmian ini dilakukan oleh Menteri Investasi Republik Indonesia/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia Melissa Marszalek, CEO Asia Business Unit PepsiCo, Parinya Kitjatanapan, dan CEO PepsiCo Indonesia Asif Mobin.

BacaJuga:

Diplomasi Wastra, BCA Dorong Tenun Ramah Lingkungan Mendunia

Hadapi Dinamika Industri, United Tractors Tunjukkan Ketahanan Bisnis

Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026

Didirikannya fasilitas manufaktur ini menunjukkan komitmen PepsiCo untuk memastikan adanya kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Termasuk juga untuk tujuan yang lebih luas, yakni prioritas terhadap tenaga kerja lokal, penggunaan bahan baku lokal dan memperkuat rantai industri dalam negeri.

Pabrik yang akan dibangun di atas lahan seluas 60 ribu meter persegi (m2) di Cikarang, Jawa Barat ini nantinya akan memproduksi sejumlah produk makanan ringan. Pabrik ini juga akan menjadi fasilitas manufaktur yang sepenuhnya menerapkan prinsip keberlanjutan.

Dalam operasinya, pabrik akan menggunakan 100 persen sumber listrik terbarukan. Terkait pengelolaan air, PepsiCo juga akan menerapkan 100 persen pemanfaatan air daur ulang serta mengadopsi pendekatan net water positive dari hari pertama beroperasi.

Pemerintah Indonesia juga telah mengambil kebijakan untuk menumbuhkan iklim investasi yang dinamis. Selaras dengan iklim yang positif ini, PepsiCo Indonesia telah menegaskan kembali komitmen investasi jangka panjangnya di Indonesia.

“Kami mengapresiasi komitmen jangka panjang PepsiCo terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi yang diperkirakan mencapai nilai USD200 juta ini,” ujar Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Ia berharap investasi ini dalam membawa transfer knowledge dan teknologi bagi masyarakat Indonesia, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bekerja sama dengan pengusaha lokal serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sekitar.

Investasi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tapi juga membuka jalan bagi para petani Indonesia untuk menerapkan praktik dan teknologi pertanian yang semakin baik. Komitmen ini tidak hanya mewujudkan prinsip pertanian positif, tetapi juga dapat membantu petani Indonesia dalam mengefisienkan biaya operasional dan meningkatkan keuntungan.

“Jawa Barat merupakan daerah yang produktif dengan infrastruktur yang dibangun, khusus untuk mendukung tujuan manufaktur secara optimal,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia, Melissa Marszalek juga turut hadir dan mendukung kontribusi PepsiCo sebagai wujud hubungan bilateral yang positif antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

“Kami bersyukur atas kesempatan bagi kedua negara untuk saling mendukung dan bersama menciptakan peluang tak terbatas melalui salah satu perusahaan asal Amerika, PepsiCo,” ungkapnya.

Sementara itu, CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin mengatakan, pihaknya senang melihat PepsiCo dapat membawa teknologi manufaktur modern dan praktik keberlanjutannya yang kuat di Indonesia.

IInvestasi PepsiCo di Indonesia mewakili komitmen kami terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, keberlanjutan lingkungan, serta kontribusi terhadap pengembangan komunitas,” jelasnya.

Pastinya investasi PepsiCo juga merupakan bagian dari upaya hilirisasi industri di sektor makanan minuman yang akan menciptakan multiplier effect, di antaranya seperti penyerapan tenaga kerja lokal, pemanfaatan bahan baku lokal, hingga pemberdayaan petani untuk praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.(ibs)

Tags: bahlil lahadaliaHilirisasi Industriinvestasikementerian investasi/bkpmmanufakturminumanPepsiPepsiCo IndonesiaPT PepsiCo Indonesia Foods and BeveragesRidwan Kamil

Berita Terkait.

Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar
Ekonomi

Diplomasi Wastra, BCA Dorong Tenun Ramah Lingkungan Mendunia

Kamis, 30 April 2026 - 06:42
Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar
Ekonomi

Hadapi Dinamika Industri, United Tractors Tunjukkan Ketahanan Bisnis

Kamis, 30 April 2026 - 04:32
Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026
Ekonomi

Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026

Rabu, 29 April 2026 - 23:31
Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional
Ekonomi

Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 23:31
BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal
Ekonomi

BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal

Rabu, 29 April 2026 - 23:15
Laba Melejit 58 Persen, Kinerja Triwulan Pertama ANTAM Tembus Rp3,66 Triliun
Ekonomi

Laba Melejit 58 Persen, Kinerja Triwulan Pertama ANTAM Tembus Rp3,66 Triliun

Rabu, 29 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2549 shares
    Share 1020 Tweet 637
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.