• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Jatuh untuk Sesi ke-5, Tertekan Indeks Harga Produsen AS Naik

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 10:10
in Ekonomi
emas

Ilustrasi - Batangan emas di pabrik pemisahan emas dan perak di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Emas berjangka kembali merosot pada akhir perdagangan Jumat( Sabtu pagi WIB), memperpanjang penurunan untuk hari kelima berturut-turut setelah kenaikan indeks harga produsen (IHP) AS sedikit lebih tinggi dari perkiraan di tengah dolar AS yang lebih kuat dan meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange terpangkas 2,30 dolar AS atau 0,12 persen menjadi ditutup pada 1.946,60 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.953, 60 dolar AS dan terendah di 1.942,70 dolar AS.

BacaJuga:

Ketahanan Energi Jadi Fokus, MedcoEnergi Genjot Produksi dan Ekspansi Hijau

Wacana Badan Ekspor Minerba Menguat, API-IMA Minta Kepastian Bisnis Tetap Dijaga

Pengamat Sebut Langkah Dasco ke BEI Bisa Perkuat Kepercayaan Pasar

Emas berjangka tergerus 1,70 dolar AS atau 0,09 persen menjadi 1.948,90 dolar AS pada Kamis (10/8), setelah terpangkas 9,30 dolar atau 0,47 persen menjadi 1.950,60 dolar AS pada Rabu (9/8), dan jatuh 10,10 dolar AS atau 0,51 persen menjadi 1.959,90 dolar AS pada Selasa (8/8).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (11/8) bahwa IHP AS, ukuran inflasi sebelum mencapai konsumen, naik 0,3 persen pada Juli bulan ke bulan dan 0,8 persen tahun ke tahun, menyusul kenaikan tahun ke tahun 0,2 persen pada Juni, kenaikan tahunan terendah sejak Agustus 2020.

Para analis pasar berpendapat bahwa kenaikan harga grosir AS pada Juli masih mencerminkan tren penurunan inflasi secara keseluruhan.

Harga emas telah jatuh minggu ini meskipun laporan inflasi AS Kamis (10/8) lebih dingin dari perkiraan, karena kekhawatiran tentang potensi percepatan kembali tekanan inflasi, bersama dengan kekhawatiran bahwa imbal hasil obligasi dan dolar AS mungkin terus naik, telah meredupkan permintaan untuk logam mulia.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,3 persen menjadi 102,85. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik 6 basis poin menjadi 4,162 peren dari 4,141 persen pada Kamis (10/8/2023) sore ketika Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan Fed memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjinakkan inflasi meskipun data terbaru menunjukkan harga-harga konsumen naik hanya 0,2 persen pada Juli.

Pembacaan awal indeks sentimen konsumen Universitas Michigan turun tipis menjadi 71,2 dalam dua minggu pertama Agustus setelah mencapai tertinggi 22 bulan di 71,6 di bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan indeks akan berada di 71,3.

“Emas melanjutkan penurunannya yang lambat menuju 1.900 dolar AS per ounce karena masih ada keraguan apakah Federal Reserve masih memiliki satu kenaikan suku bunga lagi dalam siklus saat ini, bahkan setelah data inflasi AS yang menggembirakan kemarin,” kata Rupert Rowling, seorang analis pasar di Kinesis Money, dalam komentar email, Sabtu (12/8), seperti dikutip dari Antara.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 7,80 sen atau 0,34 persen, menjadi ditutup pada 22,743 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober tergelincir 0,20 dolar atau 0,02 persen, menjadi menetap pada 914,60 dolar dolar AS per ounce. (mg2)

Tags: ASemasHarga Produsen ASProdusen AS

Berita Terkait.

medco
Ekonomi

Ketahanan Energi Jadi Fokus, MedcoEnergi Genjot Produksi dan Ekspansi Hijau

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:02
minerba
Ekonomi

Wacana Badan Ekspor Minerba Menguat, API-IMA Minta Kepastian Bisnis Tetap Dijaga

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:31
Dasco
Ekonomi

Pengamat Sebut Langkah Dasco ke BEI Bisa Perkuat Kepercayaan Pasar

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47
Prabowo
Ekonomi

Puan: Kehadiran Prabowo di Paripurna DPR Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:27
Pragi
Ekonomi

DPR Ingatkan Pemerintah: Target Pendapatan APBN 2027 Jangan Bebani Pajak Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:26
Presiden-RI
Ekonomi

Sengaja Minta Waktu di DPR, Prabowo Ungkap Alasan Sampaikan Sendiri Arah Kebijakan Fiskal

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2818 shares
    Share 1127 Tweet 705
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.