INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kehadirannya secara langsung dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR adalah untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi dan fiskal. Hal itu dilakukan sebagai pembicaraan pendahuluan dalam menyusun rancangan APBN 2027.
“Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN 2027,” kata Prabowo di DPR, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Di hadapan pimpinan dan anggota DPR dalam Rapat Paripurna ke-19, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi global yang sarat akan konflik, ketegangan, serta ketidakpastian.
Ia menambahkan bahwa peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia, seperti di Eropa dan Timur Tengah, tetap memberikan dampak serta pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat domestik meskipun letaknya geografisnya jauh.
“Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik ketegangan dan ketidakpastian, peperangan terjadi di banyak tempat,” ujar Prabowo.
“Bahkan di Eropa di Timur Tegah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan,” tambahnya.
Berdasarkan kondisi global saat ini, Prabowo berpendapat bahwa Kepala Negara harus hadir secara langsung untuk memaparkan arah pikiran mengenai perekonomian dan pengelolaan negara.
“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” jelas eks Menteri Pertahanan itu.
Di hadapan rapat paripurna, Prabowo kembali menegaskan sumpah jabatan yang telah diucapkannya di depan para anggota dewan dan rakyat. Ia menyatakan tugas utamanya adalah menjalankan UUD 1945, serta bertanggung jawab langsung dalam menjaga dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.
“Bertanggung jawab untuk memajukan kesejahteraan, memajukan kecerdasan bangsa, untuk menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia,” imbuh Prabowo.(dan)










