• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

DPRD Nilai Pemprov DKI Tak Seleksi Penghuni Rusun secara Baik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 Juli 2023 - 17:22
in Megapolitan
Anggota DPRD Hardyanto Kenneth dan PJ gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/7/2023). ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Anggota DPRD Hardyanto Kenneth dan PJ gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/7/2023). ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menilai Pemprov DKI tidak melakukan seleksi penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) secara baik sehingga tidak tepat sasaran.

“Dinas Perumahan tidak melakukan seleksi calon penyewa rusunawa dengan baik,” kata anggota Komisi D DKI Jakarta, Hardyanto Kenneth, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/7).

BacaJuga:

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

Jumat Ini Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpeluang Hujan

Akibatnya, katanya, banyak warga yang memiliki kendaraan lebih dari satu hingga kapal jadi penghuni rusunawa.

“Apakah kategori ini masuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)? ” katanya.

Oleh karena itu, dia mempertanyakan, awal proses bagi mereka yang tidak masuk kategori MBR bisa tinggal di rusunawa.

“Klarifikasinya bagaimana? Jadi, jangan hanya menerima laporan dari anak buah saja, tapi turun langsung, ngecek biar lebih akurat,” katanya.

Kenneth juga menyebutkan, hal itu menjadi penyebab rusunawa tidak tepat sasaran sehingga masih banyak warga kurang mampu yang tinggal di hunian tidak layak.

Terkait DP 0 rupiah, Kenneth lagi lagi menilai Pemprov DKI kurang melakukan pengawasan sehingga ada warga yang mau menyewakan unitnya.

Hal tersebut merujuk pada temuan warga yang menyewakan unit DP 0 rupiah di apartemen Pondok Kelapa, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Karenanya, dia pun mempertanyakan efektivitas program DP 0 rupiah dalam memberikan hunian terjangkau untuk warga.

“Bagaimana konsepnya menawarkan hunian terjangkau? Jangan hanya gara gara setelah disemprot oleh anggota dewan pas rapat kemarin malah jadi ‘asbun’ (asal bunyi),” kata Kenneth.

Siap evaluasi

Menanggapi hal itu, Retno saat dihubungi terpisah mengaku akan mengevaluasi proses penyeleksian warga penghuni rusunawa.

Menurut Retno, banyak penghuni rusunawa mempunyai mobil dikarenakan sebagian dari mereka merupakan korban penertiban permukiman.

Warga korban penertiban tersebut harus ditampung ke rusunawa agar mendapatkan hunian layak.

Namun di satu sisi, tidak jarang warga korban penertiban itu memiliki kendaraan motor hingga mobil.

“Nah, dalam perjalanan waktu kan dia memang harus ditampung terlebih dahulu,” katanya.

Namun demikian, dia memastikan akan tetap melakukan evaluasi dan pemantauan penghuni rusun.

Jika dalam proses pemantauan ditemukan ada penghuni yang mempunyai mobil, pihaknya akan melakukan proses pemberian sanksi secara bertahap.

“Ada tahapannya seperti ada peringatan ada, tahap teguran lalu dikeluarkan,” kata dia.

Begitu juga dengan program DP 0 rupiah.

Dia mengaku akan memperketat pengawasan setiap rumah DP 0 rupiah agar tidak disewakan oleh pemiliknya.

Pihaknya akan memeriksa meteran listrik dan air di setiap unit. Jika ditemukan ada unit yang keterangan meteran tidak naik, maka dapat dipastikan hunian tersebut tidak ditempati.

“Sebelumnya, pemeriksaan enam bulan sekali sekarang sudah kita tambah menjadi tiga bulan sekali untuk ditinjau kembali,” kata Retno. (bro)

Tags: DPRD DKIPemprov DKIPemprov DKI JakartaPenghuni Rusun

Berita Terkait.

Qodari
Megapolitan

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:46
laka
Megapolitan

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22
langit
Megapolitan

Jumat Ini Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpeluang Hujan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:49
pram
Megapolitan

Tak Mau Terulang, Pramono Turun Tangan Atasi Jalan Licin di Kramat Jati

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:05
Truk-Container
Megapolitan

Kanwil Bea Cukai Jakarta Musnahkan Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp20,18 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:34
ODGJ
Megapolitan

Geger Pria Tanpa Busana Ngamuk di Lenteng Agung, Polisi Ungkap Motif Pilu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.