• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

TAR Dalam Rokok Jadi Salah Satu Penyebab Utama Masalah Kesehatan Gusi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 11 Juli 2023 - 23:45
in Gaya Hidup
tar

Ilustrasi rokok. (PIXABAY/Geralt)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad) Dr. Amaliya, drg., Ph.D mengatakan bahwa TAR pada rokok adalah salah satu penyebab utama dari masalah kesehatan gusi.

Dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Selasa, Amaliya memaparkan hasil penelitiannya terkait dengan respons gusi pada pengguna vape dan perokok.

BacaJuga:

Rumor Jeongyeon Tinggalkan JYP Picu Spekulasi, Momen Haru Jihyo di Konser TWICE Kembali Disorot

Ha Seok Jin Janji Tak Akan Tinggalkan Hani di “Love on the Menu”

ATEEZ Bikin Fans Makin Tak Sabar, Teaser MV ‘BAD’ Hadirkan Drama Intens dan Cameo Aktor Hollywood Chase Infinity

“Kesimpulannya bukan nikotin yang mempersempit pembuluh darah pada gusi dan menutupi tanda klinis peradangan yang normal. Melainkan disebabkan oleh TAR atau kandungan lain dari rokok,” ujar Amaliya.

Amaliya menjelaskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan, bagi pertahanan gusi terhadap bakteri plak gigi pada para pengguna produk tembakau alternatif yang telah beralih dari rokok dibandingkan dengan perokok dan bukan perokok.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengamati respons gusi yang dinilai dari derajat peradangan gusi, yang merupakan tanda awal dari pertahanan gusi terhadap bakteri plak gigi selama percobaan gingivitis (peradangan gusi) pada pengguna produk tembakau alternatif dibandingkan perokok dan bukan perokok,” papar Amaliya.

Amaliya menjelaskan gingivitis adalah mekanisme pertahanan dalam merespons plak bakteri yang menempel di permukaan gigi.

Penelitian ini melibatkan 15 peserta berusia 18-55 tahun yang dibagi ke dalam tiga kriteria dengan distribusi gender tidak merata.

Kriteria pertama adalah perokok dengan masa konsumsi rokok minimal satu tahun.

Kriteria kedua adalah pengguna produk tembakau alternatif, yang telah beralih dari rokok dengan masa penggunaan minimal satu tahun.

Kriteria ketiga adalah bukan perokok. Selama fase gingivitis eksperimental, peserta diinstruksikan untuk tidak menyikat gigi selama 21 hari. Tujuannya untuk melihat sejauh mana gusi merespons bakteri.

“Ada temuan menarik dari penelitian kami, yakni pengguna produk tembakau alternatif yang telah beralih dari rokok menunjukkan respons yang baik terhadap akumulasi plak atau infeksi bakteri dengan tingkat peradangan gusi seperti yang dialami non-perokok,” ujar Amaliya seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/7/2023).

Dari penelitian tersebut juga mengungkapkan fakta baru bahwa nikotin yang selama ini sering dianggap sebagai penyebab utama gangguan pertahanan gusi yang ditandai dengan penyempitan pembuluh darah.

Namun, hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengguna rokok elektrik dengan cairan e-liquid, yang mengandung nikotin, tidak menyebabkan masalah kesehatan pada gusi.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti Senior University of Patras dan School of Public Health-University of West Attica di Yunani, Konstantinos Farsalinos, mengatakan ada banyak prasangka buruk terhadap nikotin.

Kondisi tersebut menyebabkan minimnya minat ilmuwan meneliti nikotin. Menurut dia, nikotin bisa menjadi bidang yang sangat menarik untuk diteliti sebagai teraupetik untuk membantu proses penyembuhan pasien.

“Prospeknya ada. Persepsi tentang nikotin akan berubah jika efeknya terhadap penyakit Alzheimer dan demensia ditemukan, terutama untuk pencegahan primer,” jelas Farsalinos.(mg1)

Tags: GusiKesehatan GusirokokTAR

Berita Terkait.

Jihyo
Gaya Hidup

Rumor Jeongyeon Tinggalkan JYP Picu Spekulasi, Momen Haru Jihyo di Konser TWICE Kembali Disorot

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:04
Drama
Gaya Hidup

Ha Seok Jin Janji Tak Akan Tinggalkan Hani di “Love on the Menu”

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:23
Ateez
Gaya Hidup

ATEEZ Bikin Fans Makin Tak Sabar, Teaser MV ‘BAD’ Hadirkan Drama Intens dan Cameo Aktor Hollywood Chase Infinity

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:42
Jimin
Gaya Hidup

Penampilan Terbaru Jimin Tuai Kritik di Paris Fashion Week, Fans Tak Tinggal Diam

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:41
Diskusi
Gaya Hidup

Lewat HP Elevate 2026, HP Tampilkan Solusi AI untuk Percepat Transformasi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:01
Jajaran
Gaya Hidup

Ubah Stigma Jadi Percaya Diri, Kampanye Edukasi Mata Juling JEC Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1701 shares
    Share 680 Tweet 425
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1663 shares
    Share 665 Tweet 416
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.