• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementan Terapkan Program Taxi Alsintan Perkebunan untuk Akselerasi Swasembada Gula

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 11 Juli 2023 - 17:12
in Ekonomi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (depan) didampingi Direktur Jenderal Perkebunan, usai melakukan panen tebu di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/7/2023). Foto: Kementan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (depan) didampingi Direktur Jenderal Perkebunan, usai melakukan panen tebu di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/7/2023). Foto: Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus memacu produksi tebu nasional guna meningkatkan stok dalam memenuhi kebutuhan gula dalam negeri sehingga swasembada gula konsumsi terwujud. Melalui Direktorat Jenderal Perkebunan dan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan mengaktualisasikan program Taxi Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dengan menggandeng pelaku usaha alsintan.

“Pada kesempatan kali ini, saya mngapresiasi PT PG Rajawali II karena telah mendorong revitalisasi PG Sindanglaut untuk mulai giling pada tahun 2023 yang telah idle sejak 2020. Saya juga sangat mengapresiasi kerjasama antara Direktorat Jenderal Perkebunan dan Direktorat Jenderal PSP dengan PT Corin dalam menginisiasi Model Taksi Alat Mesin perkebunan (TITAN),” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Direktur Jenderal Perkebunan melakukan panen tebu di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/7/2023).

BacaJuga:

Rambut Palsu dari Yogyakarta Tembus Pasar Amerika Serikat, Devisa Rp2,2 Miliar

Dari Kartini untuk Bumi: BRI Berdayakan Perempuan Lewat Urban Farming Program BRInita

Subsidi Energi Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Pemerintah Didorong Perkuat Transportasi Publik

“Program ini diharapkan dapat menekan biaya usaha tebu seminimal mungkin. Paket TITAN menyediakan alsin mulai dari pengolahan lahan, tanam, budidaya, panen yang dapat di akses oleh pekebun dan disediakan oleh pabrik gula melalui mekanisme kemitraan. Tentunya ini didukung dengan penyediaan dana kredit usaha rakyat (KUR),” sambungnya.

Mentan menegaskan aktualisasi program Taxi Alsintan sangat penting guna mempercepat target yang ditetapkan Kementan mulai tahun 2019 yakni Indonesia bisa mencapai swasembada gula konsumsi pada tahun 2024. Terkait dengan upaya pencapaian swasembada gula konsumsi sebesar 3,2 juta ton, perlu dilakukan upaya mengatasi kesulitan mencari tenaga kerja kebun sehingga perlu dioptimalkan pemanfaatan mekanisasi untuk komoditas tebu.

“Saat ini diapresiasi adanya kerja sama antara Direktorat Jenderal Perkebunan dan Direktorat Jenderal PSP dengan PT Corin dalam menginisiasi model taksi alat mesin perkebunan (TITAN). Program ini diharapkan dapat menekan biaya usaha tebu seminimal mungkin. Paket TITAN menyediakan alsin mulai dari pengolahan lahan, tanam, budidaya, panen yang dapat di akses oleh petani dan disediakan oleh pabrik gula melalui mekanisme kemitraan,” ucapnya.

Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah menambahkan dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitas tebu serta pengembangan lahan tebu rakyat yang masuk dalam lokasi kawasan pertanian nasional prioritas dilakukan program ekstensifikasi dan intensifikasi tebu untuk mendukung Percepatan Swasembada Gula Konsumsi. Produksi gula nasional Tahun 2022 mencapai 2,4 juta ton atau naik 2,1 persen dibandingkan produksi Tahun 2021 yang sebesar 2,35 juta ton.

“Produksi tersebut berasal dari produksi giling tebu dalam negeri oleh pabrik gula dan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan gula konsumsi sebesar 3,2 juta ton, sehingga masih dibutuhkan tambahan produksi untuk swasembada sebesar 850 ribu ton. Untuk mempercepat produksi tebu atau gula konsumsi dalam negeri, kami lakukan dengan Program Taxi Alsintan Perkebunan,” ucapnya.

“Program Taxi Alsintan Perkebunan solusi dari masalah yang selama ini dihadapi yaitu tenaga kerja semakin langka, petani harus mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, dan upa tenaga kerja yang relatif semakin mahal berkira Rp100 ribu per hari ditambah menyediakan konsumsinya. Sehingga hadirnya Taxi Alsintan Perkebunan ini menjadi solusi untuk tenaga kerja dan menekan biaya serta mempercepat olah tanah, tanam, panen hingga pasca panennya,” lanjutnya.

Perlu diketahui, pada tahun 2023 ini, Kementan telah mengalokasikan program peningkatan produksi dan produktivitas berupa intensifikasi seluas 4.700 hektare (ha). Untuk Kabupaten Cirebon sendiri dialokasikan kegiatan Rawat Ratoon dengan luas 100 ha.

Berdasarkan data taksasi awal (Maret), Indonesia memiliki luas areal tebu nasional tahun 2023 seluas 509.608 ha dengan produksi tebu sebesar 37.463.341 ton. Untuk luas areal tebu di Jawa Barat seluas 17.590 ha dengan produksi tebu 1.138.757 ton, dan Kabupaten Cirebon luas eksisting seluas 4.166 ha dengan produksi 269.703 ton.

Pada perkebunan tebu, meskipun perkebunan rakyat mendominasi penguasaan lahan tetapi total lahan yang dikuasai swasta mencapai 41,2 persen dari total luas areal tebu nasional yaitu seluas 209.958 ha. Adapun luas lahan tebu rakyat adalah 299.650 ha. (fer)

Tags: alsintanKementanswasembada gulataxi alsintan

Berita Terkait.

wig
Ekonomi

Rambut Palsu dari Yogyakarta Tembus Pasar Amerika Serikat, Devisa Rp2,2 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 18:38
petani bri
Ekonomi

Dari Kartini untuk Bumi: BRI Berdayakan Perempuan Lewat Urban Farming Program BRInita

Kamis, 23 April 2026 - 18:18
busway
Ekonomi

Subsidi Energi Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Pemerintah Didorong Perkuat Transportasi Publik

Kamis, 23 April 2026 - 18:08
gedung bri
Ekonomi

BRI Kembali Raih Pengakuan Global, Masuk Daftar Bank Terbaik Dunia Versi Forbes World’s Best Banks 2026

Kamis, 23 April 2026 - 17:57
briiii
Ekonomi

Peringati Hari Bumi, BRI Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir Lewat Penanaman Mangrove di Muara Gembong Bekasi

Kamis, 23 April 2026 - 17:37
brii
Ekonomi

BRI Wujudkan Kesetaraan Gender Melalui Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

Kamis, 23 April 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1314 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.