• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Anda Ibu Hamil Mengidap Diabetes Melitus? Maka Perlu Penanganan Khusus

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 4 Juni 2023 - 22:02
in Gaya Hidup
bumil

Ilustrasi - USG ibu hamil. Foto : Antara/Teuku Dedi Iskandar/dok

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes Dr. dr. Yuanita Asri Langi, SpPD-KEMD mengatakan bahwa ibu hamil yang mengalami diabetes perlu mendapatkan penanganan khusus, sebab gula darah yang tinggi akan mempengaruhi kehamilannya.

“Aliran darah pada ibu yang diabetes melitus dengan kadar gula darah yang tinggi, akan memengaruhi proses kehamilan dan proses bayi di dalam kandungan. Itulah yang menyebabkan ibu hamil dengan diabetes melitus perlu penanganan secara khusus,” kata Yuanita yang berpraktik di rumah sakit pemerintah RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado dalam satu acara di Jakarta, Minggu (4/6/2023).

BacaJuga:

Izna Tancap Gas Go Global, Comeback ‘SET THE TEMPO’ Guncang AS, Tiongkok hingga Prancis

Bikin Haru, Stray Kids Jadi Guru Sehari untuk Pasien Anak di Sekolah Rumah Sakit

Nayeon TWICE Nangis Usai Insiden Parkir, Kepercayaan Diri Mengemudi Langsung Luntur

Menurut Yuanita, ada dua jenis diabetes pada ibu hamil yaitu diabetes melitus hamil (DMH) dan diabetes melitus gestasional (DMG).

Ia menjelaskan, DMH artinya ketika seorang wanita sudah didiagnosis menderita diabetes melitus kemudian hamil. Sementara DMG adalah ketika seorang wanita tidak pernah terdiagnosa menderita diabetes melitus, namun ketika hamil, kadar gula darahnya di atas normal.

Baik DMH maupun DMG, menurut Yuanita, perlu dikelola dengan baik karena kadar glukosa darah yang tinggi akan memengaruhi fungsi dan perkembangan plasenta.

“Apa pun juga, kalau gula darah naik di atas normal akan memengaruhi perkembangan dan fungsi plasenta,” ujar Yuanita.

Padahal, lanjut dia, plasenta mengatur nutrisi dan banyak hal lainnya terhadap janin.

Untuk itu, Yuanita mengatakan bahwa bagi wanita yang sudah didiagnosis diabetes melitus, kehamilannya sebaiknya direncanakan terlebih dahulu sehingga tubuh ibu lebih siap untuk menjalani kehamilan.

“Kehamilannya harus direncanakan. Artinya, diusahakan sel sperma bertemu sel telur saat gula darah bagus,” katanya.

Yuanita menjelaskan, perencanaan kehamilan pada wanita dengan diabetes melitus penting sebab ia akan melewati tiga tahap pengelolaan kesehatan yakni sebelum pembuahan (pra konsepsi), selama hamil (antenatal), dan setelah melahirkan (pospartum).

Sementara mengenai DMG, Yuanita mengatakan bahwa kondisi tersebut memiliki dampak buruk baik terhadap ibu maupun bayi.

Pada ibu, dampak jangka pendeknya adalah pre-eklamsia atau eklamsia dan sulit saat melahirkan, sedangkan jangka panjangnya di antaranya mengalami DMG pada kehamilan selanjutnya hingga berisiko mengalami diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung koroner.

Pada bayi, dampak jangka pendek DMG di antaranya hipoglikemia neonatal dan distosia bahu, sedangkan jangka panjangnya termasuk risiko obesitas, diabetes melitus tipe 2, hipertensi, hingga penyakit jantung koroner.

Adapun penatalaksanaan diabetes pada ibu hamil menurut Yuanita adalah dengan terapi nutrisi medis melalui pengaturan asupan nutrisi, latihan fisik terjadwal, pemantauan glukosa darah baik secara mandiri atau didampingi, serta mengendalikan peningkatan berat badan ibu saat hamil.

Jika indeks massa tubuh (IMT) ibu sebelum hamil adalah kurang, maka kenaikan berat badan selama hamil yang diperbolehkan adalah 12,5-18 kilogram, sedangkan jika lebih adalah 7-11,5 kilogram dan jika diabetes adalah 5-9 kilogram.

“Jika IMT ibu sebelum hamil normal, maka selama kehamilan dia boleh naik berat badan maksimal 16 kilogram,” ujar Yuanita dilansir Antara. (aro)

Tags: anakhamilibumenyusui

Berita Terkait.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Gaya Hidup

Izna Tancap Gas Go Global, Comeback ‘SET THE TEMPO’ Guncang AS, Tiongkok hingga Prancis

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:29
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Gaya Hidup

Bikin Haru, Stray Kids Jadi Guru Sehari untuk Pasien Anak di Sekolah Rumah Sakit

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:21
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Gaya Hidup

Nayeon TWICE Nangis Usai Insiden Parkir, Kepercayaan Diri Mengemudi Langsung Luntur

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:41
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Gaya Hidup

Comeback ONF Malah Sepi Panggung, Diduga Tersisih Usai Pindah Agensi

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:47
Mesin Wärtsilä 31H2
Gaya Hidup

Bukan Lagi Mimpi, Mesin Hidrogen Murni Berhasil Aliri Listrik ke Jaringan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45
jin
Gaya Hidup

Bikin Heboh! Kakak Jin BTS Muncul di YouTube, Netizen Korea Langsung Terbelah

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7134 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin
Olahraga

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Editor Ali Rachman
Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37

INDOPOSCO.ID - Kemenangan Timnas Kanada atas Timnas Qatar dalam laga kedua grup B Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
Hasil Piala Dunia: Comeback Afsel Gagalkan Misi Sempurna Ceko di Matchday Kedua

Hasil Piala Dunia: Comeback Afsel Gagalkan Misi Sempurna Ceko di Matchday Kedua

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:08
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.