• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menteri Pertanian G-7 Kutuk Rusia Atas Dampak Perang Terhadap Pangan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 24 April 2023 - 03:05
in Internasional
G-7

Ilustrasi - Seorang pejabat menyesuaikan bendera Group of Seven selama KTT G7 di gedung Dewan Eropa di Brussel. ANTARA/REUTERS/Francois Lenoir/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para menteri pertanian kelompok G-7, Minggu, mengutuk Rusia atas perang melawan Ukraina dan dampak konflik terhadap ketahanan pangan global.

Mereka juga sepakat membantu Kiev menghidupkan kembali industri pertanian dengan berbagi pengetahuan tentang penghapusan ranjau lahan pertanian dan membangun kembali infrastruktur.

BacaJuga:

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Dalam komunike bersama pada puncak pertemuan dua hari mereka di Miyazaki, barat daya Jepang, para menteri juga membahas jalan untuk mengatasi perubahan iklim dan pandemi COVID-19 di antara tantangan yang dihadapi oleh sistem pangan globa.

Mereka mengatakan peningkatan upaya untuk membuat mereka lebih tangguh dan berkelanjutan sangat dibutuhkan.

Baca Juga : Sidak ke Pasar, Mentan SYL Pastikan Ketersedian Pangan Pokok di Semua Daerah Aman Jelang Hari Raya Lebaran

“Kami sangat prihatin dengan dampak buruk perang terhadap ketahanan pangan secara global, paling tidak melalui lonjakan harga biji-bijian, bahan bakar dan pupuk, yang secara tidak proporsional berdampak pada yang paling rentan,” kata pernyataan tersebut.

Para menteri G-7, yang mewakili Inggris, Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat (AS), ditambah Uni Eropa, mengakui bahwa konflik hanya memperburuk ketidakstabilan pangan dan hilangnya keanekaragaman hayati terus terjadi dalam skala besar mempengaruhi kesehatan tanaman, air, dan tanah.

Menurut survei tahun 2021 yang dirilis oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), ekspansi pertanian bertanggung jawab atas hampir 90 persen deforestasi global, dengan lebih dari separuh hutan habis karena diubah menjadi lahan pertanian dan 40 persen menghilang karena penggembalaan ternak.

Para menteri juga mengumumkan rencana aksi terpisah, yang disebut sebagai Aksi Miyazaki, sebagai respon terhadap berbagai masalah kompleks yang dihadapi sistem pangan global.

Rencana tersebut membahas tantangan jangka pendek, seperti konflik internasional dan virus korona, sambil berfokus pada tujuan jangka panjang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengembalikan keanekaragaman hayati yang menghilang.

Di antara poin-poin yang diuraikan dalam rencana tersebut adalah “untuk mendiversifikasi rantai pasokan dengan mengeksplorasi cara-cara untuk untuk meningkatkan sistem pangan lokal, regional, dan global, memanfaatkan penggunaan keberlanjutan sumber pertanian domestik yang ada dan memfasilitasi perdagangan.”

Selamat periode pertemuan, Menteri Pertanian Jepang Tetsuro Nomura mengadakan pembicaraan bilateral dengan menteri pertanian G-7 dan beberapa organisasi internasional yang berpartisipasi.

Nomura membuat kesepakatan dengan menteri pertanian AS dan Kanada untuk mengadakan dialog rutin guna pertukaran informasi tentang pencapaian pertanian keberlanjutan dan meningkatkan produktivitas.

Mengenai masalah Jepang, dia mendesak Komisaris Uni Eropa untuk Pertanian Janusz Wojciecowski untuk menghapus pembatasan produk seperti makanan laut dan jamur liar dari timur laut Prefektur Fukushima, yang mengalami bencana nuklir di pembangkit listrik Fukushima Daiichi saat dilanda gempa bumi dan tsunami pada tahun 2011.

Pembicaraan mengenai peningkatan produksi pertanian bukanlah topik utama diskusi G-7, sebagian karena negara anggota termasuk dalam eksportir besar, seperti AS, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Dikhawatirkan juga bahwa usaha untuk memperluas produksi pertanian akan mendorong negara-negara mengambil tindakan proteksionis, seperti mensubsidi petani.

Jepang, negara miskin sumber daya dan cepat menua, percaya bahwa meningkatkan produktivitas pertanian adalah masalah utama yang harus diatasi untuk meningkatkan tingkat swasembada pangan, yang mencapai 38 persen pada tahun fiskal 2021 berdasarkan basis kalori.(gin)

Tags: Alternatif PanganG-7Menteri PertanianRusiaukraina

Berita Terkait.

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam
Internasional

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Selasa, 28 April 2026 - 23:49
Abbas-Araghchi
Internasional

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Senin, 27 April 2026 - 11:01
Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta
Internasional

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 23:54
Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

Minggu, 26 April 2026 - 21:11
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02
Macron
Internasional

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2536 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.