• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pakar: Beras Analog Bisa Jadi Diversifikasi Pangan Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 18 April 2023 - 05:05
in Gaya Hidup
beras analog

Prof. Dede Robiatul Adawiyah, Dosen Teknologi Pangan IPB saat mengisi acara “Cinta Pakai Micin, Why Not?” di Jakarta, Senin (17/4/2023). (ANTARA/Vinny Shoffa Salma)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar bidang Ilmu Rekayasa Pangan IPB Prof Dede Robiatul Adawiyah mengatakan beras analog yang terbuat dari selain padi bisa dimanfaatkan untuk diversifikasi pangan Indonesia.

Hal itu dia ungkap dalam penelitiannya pada 2014 di mana bahan lain selain padi bisa dijadikan sumber karbohidrat sehingga bisa menjadi alat diversifikasi pangan.

BacaJuga:

LEPAS Perkuat Pengalaman Kepemilikan Kendaraan Lewat Layanan Purnajual dan Jaringan Dealer

iCAR Perkuat Ekspansi Global Seiring Rekor Ekspor Chery Group pada Semester I 2026

GIIAS 2026 Jadi Momentum Daihatsu Kenalkan Tiga Model dengan Tampilan dan Fitur Baru

“Meskipun memakai frasa beras tiruan, bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan alami dari sumber pati atau mengandung zat tepung dan karbohidrat. Layaknya beras dari padi, beras tiruan dinilai dapat menggantikan sumber karbohidrat dan dapat menjadi potensi bahan pangan utama masyarakat Indonesia,” katanya di Jakarta pada Senin.

Beras analog dibuat dengan cara menghaluskan bahan kemudian membentuknya menjadi butiran menyerupai beras dengan karakteristik mendekati beras.

“Mengingat sumber pati kita banyak, karbohidrat kita banyak, itu bisa dipakai untuk menghasilkan beras nonpadi, beras yang dihasilkan dari berbagai macam sumber pati itu,” ujar Prof. Dede.

Menurutnya, beras analog bukan hanya dibuat dari shirataki. “Sirataki itu kan dibuatnya dari umbi porang, jadi (beras) analog itu bisa dibuat dari macam-macam (bahan), misalnya ubi jalar, singkong, sagu. Namanya analog, tiruan,” kata Prof Dede.

Untuk membuat beras analog diperlukan bahan baku dan bahan tambahan yang tepat, kata dia. Beras analog dapat dibuat dari sumber pati nonberas yang sudah berbentuk tepung dengan tambahan kacang-kacangan sebagai sumber protein.

Bahan tambahan lain yang diperlukan adalah komponen pati dari tapioka dan pengemulsi dari gliserol monostearat (GMS), lesitin kedelai, serta sodium lactylate (SSL).

Selain bahan utama dan bahan tambahan, beras analog pun dapat ditambah dengan bahan fortifikasi lain untuk meningkatkan nilai gizinya. Beberapa bahan fortifikasi yang dapat digunakan adalah vitamin A, vitamin E, dan mineral.

Namun, Prof Dede mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki stigma negatif terhadap beras analog. Di samping penggunaan kata analog atau tiruan sebagai penyebutan beras ini, masyarakat masih menganggap beras dari padi masih menjadi yang terbaik.

“Kadang-kadang, konsumen menolak (karena) persepsinya tiruan. Tapi dari sisi bentuk sebetulnya bisa (menjadi bahan alternatif untuk pendamping beras dari padi),” tutur Prof. Dede. (bro)

Tags: Beras AnalogDiversifikasi Pangan Indonesiapakarpangan

Berita Terkait.

Lepas-E4
Gaya Hidup

LEPAS Perkuat Pengalaman Kepemilikan Kendaraan Lewat Layanan Purnajual dan Jaringan Dealer

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:07
Chery
Gaya Hidup

iCAR Perkuat Ekspansi Global Seiring Rekor Ekspor Chery Group pada Semester I 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:05
Daihatsu
Gaya Hidup

GIIAS 2026 Jadi Momentum Daihatsu Kenalkan Tiga Model dengan Tampilan dan Fitur Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:04
Poster
Gaya Hidup

Kim Se Jeong, Bae Hyeon Seong, dan Cho Han Gyul akan Bintangi Drama Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:46
BTS
Gaya Hidup

Barang yang Dipakai BTS di Piala Dunia 2026 Berhasil Kumpulkan Miliaran Rupiah untuk Amal

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:05
gigi
Gaya Hidup

Mengapa Menyelamatkan Gigi Lebih Penting daripada Mencabut? Ini Penjelasan drg. Christine

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2088 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1072 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3179 shares
    Share 1272 Tweet 795
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.