• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Harimau Diduga Kembali Terkam Ternak Warga Solok Selatan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 26 Maret 2023 - 18:09
in Nusantara
Harimau-Sumatera

Foto Arsip - Seekor Harimau (Sumatera Panthera tigris sumatrae) bermain di atas pohon di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi, Sumbar, Sabtu (11/10/2014). ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/ss/ama/14

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harimau diduga kembali menerkam ternak sapi milik warga Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (25/3) sore, sehingga masyarakat tidak berani ke ladang.

“Lokasi sapi yang diterkam harimau dekat dengan permukiman warga. Daerah itu juga banyak ladang warga,” kata Penjabat Wali Nagari Lubuk Gadang Utara Joni Pardilo di Padang Aro, Minggu (26/3/2023), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Ia menceritakan, pemilik ternak, Siyo, mendengar suara diduga harimau tak lama setelah sapinya diterkam pada Sabtu sekitar pukul 15.45 WIB. Sapi tersebut digembalakan di padang rumput yang berdekatan dengan hutan, tak jauh dari rumahnya.

“Sudah jadi kebiasaan masyarakat di sini kalau sapi itu digembalakan di padang rumput, kemudian sore dibawa pulang,” ujarnya.

Baca Juga : Harimau Sering Masuk Kampung, Warga Mukomuko Ronda Malam

Ia menyebutkan di tubuh sapi yang mati tersebut hanya ada bekas gigitan dan tidak ada koyakan bagian tubuh yang dimakan.

Saat ini, imbuhnya warga Jorong Bariang melakukan pengusiran dengan menggunakan suara senapan angin. “Saya juga mengimbau warga untuk sementara tidak pergi ke ladang dan tidak risau,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa warga setempat sudah terbiasa melihat jejak-jejak harimau. “Dari informasi warga, mereka sudah biasa melihat jejak harimau. Tapi yang ini luar biasa karena sudah dua kali harimau muncul meski di tempat berbeda,” katanya.

Kemunculan harimau sumatera kali ini merupakan kedua kalinya pada bulat Maret 2023. Harimau sumatera sebelumnya pernah menerkam kerbau warga Koto Rambah, berjarak sekitar 3 kilometer dari Jorong Bariang, pada Minggu (7/3/2023).

Melihat kondisi ini, sebutnya pihaknya ingin konsultasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat. “Sebetulnya apa sih masalahnya. Informasinya, BKSDA hari ini datang ke lokasi konflik tersebut,” ujarnya.

Dari konflik sebelumnya, katanya pihaknya memperoleh informasi dari warga bahwa BKSDA memberikan solusi dengan pembuatan kandang komunal.

Sementara itu Direktur LSM Indonesian Conservation Society (ICS), yang bergerak di bidang konservasi alam, Salpa Yanri, mengungkapkan ada sejumlah kemungkinan penyebab harimau sumatera tersebut keluar dari hutan.

Yang pertama, katanya, adanya ancaman dari dalam hutan, baik dari manusia atau sesama satwa liar lain. Kemudian ada pendatang baru sehingga kalah dalam bersaing yang membuatnya harus keluar dari daerah jelahannya.

“Sementara yang ketiga, harimau itu sedang mengajarkan anaknya berburu,” ujarnya.

Dari informasi warga, katanya, sapi tersebut hanya diterkam dan tidak dimakan. “Kalau harimau lapar, mangsa selain dimakan juga akan dibawa untuk disimpan dengan cara disembunyikan,” ujarnya.

Menurutnya, sapi merupakan mangsa yang bagus untuk mengajari anaknya berburu karena tidak liar dan mudah direbahkan. “Kalau rusa atau babi itu liar dan larinya cepat. Juga harus diintai,” ujarnya.

Untuk memastikan penyebab Harimau tersebut keluar dari hutan, katanya harus dilakukan identifikasi. “Salah satunya dari jejak. Dari jejak tersebut bisa diketahui jumlah berapa ekor, jenis kelaminnya, usianya,” ujarnya.

Pihaknya, imbuhnya juga telah dihubungi oleh Wali Nagari Lubuk Gadang Utara untuk memberikan masukan terkait konflik ini. “Saya sampaikan untuk sementara hewan ternak yang digembalakan di daerah itu dibawa ke kampung dulu yang aman,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat Bariang mengusir harimau dengan bebunyian seperti kentongan, meriam bambu atau lainnya.

ICS yang berbasis di Solok Selatan, katanya juga telah memberikan sosialisasi ke sejumlah daerah yang berpotensi terjadinya konflik satwa, terutama dengan harimau, terkait pembuatan kandang yang aman dari hewan buas.

“Seperti kandang yang dilindungi dengan kawat berduri atau dengan memberikan pencahayaan di kandang,” ujarnya.(mg1)

Tags: HarimauKabupaten Solok SelatanKecamatan SangirSumatera Baratwarga Nagari Lubuk Gadang Utara

Berita Terkait.

kek
Nusantara

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35
dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12
bmkg
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:35
Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3577 shares
    Share 1431 Tweet 894
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.