• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Masyarakat Terdampak Bencana Gempa Bumi Cianjur Mulai Tempati Huntap

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 2 Maret 2023 - 20:33
in Nusantara
Huntap-Cianjur-Jabar
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat di Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mulai menempati hunian tetap (Huntap) tahap I yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mereka pun antusias untuk segera pindah dari tempat tinggal sebelumnya dan menilai Huntap yang dibangun dengan teknologi rumah instan sederhana sehat (RISHA) sangat baik dan kokok serta lingkungan yang nyaman untuk ditempati bersama keluarga dan tetangganya.

Salah seorang warga penerima bantuan Huntap, Ibu Imaria (57 tahun) mengaku sangat senang bisa mendapatkan bantuan Huntap dari pemerintah. Apalagi lokasinya sangat strategis dan tidak jauh dari jalan raya serta sarana transportasi yang mudah.

BacaJuga:

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Menurut Imaria, sebelumnya dirinya bersama keluarga tinggal di Kampung Cisarua RT 1 /RW 4, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang. Lokasi desanya yang berada di jalur gempa sesar Cugenang membuat puluhan rumah masyarakat rusak dan tanahnya amblas sekitar satu hingga dua meter.

Baca Juga : Ketua DPR Puji Hasil Pembangunan Huntap Kementerian PUPR di Cianjur

“Rumah saya dan tetangga juga rusak dan tanahnya banyak yang amblas. Dari BMKG juga bilang di lokasi tersebut menjadi zona merah dan tidak boleh dibangun hunian kembali. Jadi saya cuma bisa mengucapkan Alhamdulillah dan sangat senang karena bisa mendapat rumah baru dan direlokasi ke Huntap ini,” katanya saat ditemui di lokasi relokasi Huntap Tahap I di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/3/2023)

Imaria mengaku di tempat baru akan membuka usaha yang sama seperti yang dimiliki sebelumnya ditermpat tinggal yang lama yakni jual beli gas elpiji dan air dalam kemasan. Dirinya berharap ke depan pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat pasca bencana gempa bumi karena banyak masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya.

Hal senada disampaikan oleh Ganjar (39 tahun) warga Kampung Rawacina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Dirinya datang ke lokasi Huntap bersama anaknya yang bernama Khairan untuk melihat langsung kondisi bangunan yang akan ditempatinya.

Dirinya mengaku sangat bersyukur akhirnya setelah tiga bulan tinggal di tenda pengungsian bisa melihat langsung rumah yang dibangun dengan teknologi rumah tahan gempa RISHA. Rumah yang ada dinilai sangat bagus dan kokoh dan memiliki lingkungan yang tertata dengan baik.

“Saya pengennya segera pindah dari tenda pengungsian ke RISHA ini. Bangunannya bagus, rapi dan kokoh dan warnanya juga cerah serta lingkungan juga baik, jalannya di cor dan ada balai warga dan taman buat anak-anak bermain,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyatakan, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa II berusaha secepat mungkin melaksanakan penanganan pasca bencana melalui pembangunan Huntap dengan teknologi rumah tahan gempa RISHA. Hal itu dikarenakan masyarakat yang terdampak bencana segera membutuhkan tempat tinggal yang layak karena tempat tinggalnya banyak yang rusak parah khususnya yang berada di jalur sesar Cugenang.

“Kami (Kementerian PUPR-red) langsung bergerak di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendata sejumlah infrastruktur dan perumahan masyarakat yang mengalami kerusakan dan perlu penanganan. Setelah dilaksanakan pendataan khususnya rumah masyarakat yang rusak dan berada di jalur sesar menjadi zona merah dan tidak holeh dibangun hunian kembali.

Kompleks Huntap Tahap I, imbuhnya, di bangun di Desa Sirgaalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur sebanyak 200 unit diatas lahan seluas 2,4 hektar. Di bagian pintu gerbang utama ditempatkan papan nama perumahan bertuliskan Bumi Sirnagalih Damai.

Adapun spesifikasi bangunnya menggunakan struktur rumah tahan gempa RISHA, dinding bata ringan dan di plester aci. Rangka atap bangunan menggunakan baja ringan dan penutup atap galvalum. Sedangkan lantainya menggunakan keramik ukuran 60×60 dan pintu serta jendela UPVC dan plafond gypsum serta dilengkapi jaringan listrik 900 watt dan jaringan air PDAM. Jalan lingkungan juga tersedia dan dicor beton serta dilengkapi fasilitas balai warga, taman bermain dan penghijauan serta masjid.

“Pembangunan Huntap Tahap I ini kami lakukan secepat mungkin dan menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat dan Pemkab Cianjur sehingga tidak perlu terlalu lama tinggal di tenda pengungsian. Pembangunannya Huntap ini dibangun dengan RISHA selama tiga bulan mulai awal Desember 2022 dan bisa segera dihuni oleh masyarakat pada awal Maret 2023. Kami juga ingin masyarakat segera memanfaatkan bangunan ini bersama keluarganya dan memiliki semangat hidup baru,” harapnya. (adv)

Tags: cianjurgempa bumihuntapJawa Barat

Berita Terkait.

Tournament
Nusantara

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 13:30
Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Ketika Delapan Pameran Seni Visual TKS ISI Yogyakarta Ramaikan Ruang Seni Kota

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.