• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Strategi Wujudkan Transformasi Pelayanan Publik Inklusif Melalui OGI

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Februari 2023 - 10:41
in Nasional
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, pada acara Satu Dasawarsa Open Government Indonesia di Jakarta, Selasa (7/2/2023). Foto: Kementerian PANRB untuk INDOPOSCO

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, pada acara Satu Dasawarsa Open Government Indonesia di Jakarta, Selasa (7/2/2023). Foto: Kementerian PANRB untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam menjalankan praktik keterbukaan pemerintah melalui Open Government Indonesia (OGI). OGI memegang nilai-nilai keterbukaan pemerintahan yang partisipatif, inovatif, akuntabel, transparan, dan inklusif. Berkaitan nilai inklusif, terdapat sejumlah strategi yang dapat dilakukan pemerintah khususnya di bidang pelayanan publik.

“Melalui kolaborasi menyeluruh dari tingkat pusat, daerah, masyarakat, swasta, dan LSM ada beberapa strategi yang menjadi upaya dalam membangun pelayanan publik yang inklusif bagi kaum rentan,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, pada acara Satu Dasawarsa Open Government Indonesia di Jakarta, Selasa (7/2).

BacaJuga:

Indonesia Borong Tiga Penghargaan di Ajang Kuliner Internasional Ottawa

Dituduh Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polisi

FKBI Desak Cukai MBDK dan Rokok, Label Nutri Level Dinilai Belum Cukup

Ada enam strategi untuk mewujudkan hal tersebut yang pertama yakni membangun tata kelola dalam pelayanan publik yang efektif, efisien dan berkinerja tinggi untuk seluruh kelompok masyarakat. Kedua, melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik inklusif.

Selanjutnya, menyediakan sarana dan prasarana yang ramah bagi seluruh ragam disabilitas. Keempat, petugas pelayanan mampu melayani semua ragam disabilitas. Kemudian, kolaborasi yang menyeluruh antar stakeholder dalam menyediakan layanan yang inklusif. Terakhir, membangun kanal pengaduan yang responsif dan solutif bagi penyandang disabilitas .

Lebih lanjut dijelaskan, wujud transformasi pelayanan publik dapat difokuskan pada layanan yang sebelumnya konvensional menuju sistem yang modern. Mengedepankan model birokrasi yang tidak hanya e-government namun meningkat menjadi smart government.

“Masyarakat saat ini tidak cukup hanya dengan ‘Puas’ dengan pelayanan yang diberikan, tetapi menginginkan yang lebih, yaitu ‘Bahagia’ ketika memperoleh pelayanan publik, tentu kita harus bersama-sama mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Diah.

Proses penyediaan pelayanan publik juga tidak lepas dari peran masyarakat. Melalui peran serta masyarakat, diharapkan dapat terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik dan dapat menunjang tercapainya tujuan ke 16 dari Sustainable Development Goals yaitu Institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan pada setiap tingkatan. Mewujudkan hal itu, Diah mendorong seluruh instansi untuk melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).

“Kami mendorong seluruh instansi untuk secara berkala melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat, dengan SKM ini kita akan mendapatkan input sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam penyampaian pengaduan pelayanan publik, Kementerian PANRB juga akan terus melakukan pengembangan untuk mempermudah kaum rentan dalam melapor pada aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Menurut Diah, advance teknologi yang digunakan, merupakan “dosa” besar jika di dalam pelayanan publik ada kelompok yang ditinggalkan.

“Oleh karena itu, bersama dengan tim Kementerian Komunikasi dan Informatika kami akan menyediakan fitur kompabilitas dengan suara, kompabilitas keyboard, juga low vision mode,” kata Diah.

Untuk diketahui, pengelolaan pengaduan telah menjadi salah satu target di dalam rencana aksi OGI sejak tahun 2016. Terakhir, di tahun 2020-2022 program SP4N-LAPOR! diamanahkan tiga target, yang pertama persentase tindak lanjut secara nasional. Kedua, persentase instansi yang menindaklanjuti laporan yang diterima dengan baik, dan ketiga ketersediaan menu statistik yang bisa diakses untuk masyarakat.

Sebagai informasi tahun ini, Kementerian PANRB juga akan meluncurkan Portal Pelayanan Publik dan Mal Pelayanan Publik Digital. Disampaikan, ketersediaan dua platform ini ialah titik krusial dari transformasi digital Pelayanan Publik di Indonesia.

Dijelaskan, dengan sistem pelayanan yang saling terhubung, maka tidak ada lagi persyaratan yang mempersulit, proses verifikasi menjadi lebih mudah, dan masyarakat dapat mengakses berbagai jenis layanan melalui satu aplikasi. Pelayanan akan menjadi lebih inklusif, terutama bagi mereka yang tinggal di tempat yang jauh dari kantor penyelenggara pelayanan publik.

Apresiasi juga disampaikan Deputi Diah kepada para peserta atas komitmennya dalam mendorong pengelenggaran pemerintahan yang transparan. Ia juga berharap program-program pada RAN OGI ke VII dapat dilaksanakan dengan baik.

“Harapan saya, semoga program-program yang ada di dalam RAN OGI ke VII ini dapat terlaksana dengan baik sehingga memberikan dampak di dalam menumbuhkan kepercayaan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (arm)

Tags: kementerian panrbOpen Government IndonesiaPelayanan Publik

Berita Terkait.

ottawa
Nasional

Indonesia Borong Tiga Penghargaan di Ajang Kuliner Internasional Ottawa

Minggu, 19 April 2026 - 22:02
1756618904422
Nasional

Dituduh Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 21:11
imnuman
Nasional

FKBI Desak Cukai MBDK dan Rokok, Label Nutri Level Dinilai Belum Cukup

Minggu, 19 April 2026 - 20:12
kemenag
Nasional

Wamenag: Penguatan Pendidikan Vokasi di Madrasah Penuhi Kebutuhan Dunia Industri

Minggu, 19 April 2026 - 17:17
Air-Minum-Dalam-Kemasan
Nasional

Label Nutri Level Dinilai Setengah Hati, Kemenkes Terlalu Kompromistis dengan Industri

Minggu, 19 April 2026 - 15:02
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.