• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Dinas TPH Sulteng: Ada Empat Strategi Pengembangan Pertanian Terpadu

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 12 Februari 2023 - 17:12
in Daerah
Ilustrasi - Petani memanen tanaman sayur sawi di Desa Balane, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Basri Marzuki.

Ilustrasi - Petani memanen tanaman sayur sawi di Desa Balane, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Basri Marzuki.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan ada empat strategi pengembangan sistem pertanian terpadu atau integrated farming sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian.

Kepala Dinas TPH Sulteng Nelson Metubun, di Palu, Minggu (12/2), menyatakan empat strategi dimaksud, yakni meningkatkan variasi sumber pendapatan petani, kemudian menurunkan biaya produksi dengan penggunaan bahan organik dari ternak maupun limbah sisa pertanian untuk menyuburkan lahan.

BacaJuga:

Tokoh Masyarakat Banten Haji Mulyadi Jayabaya Sambut Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri: Dekat Dengan Rakyat, Kamtibmas Ditingkatkan

Periksa Truk di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Temukan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal

Tim Gabungan Bea Cukai Entikong, TNI, dan BIN Ringkus Kurir Sabu di Perbatasan

Selanjutnya, mengoptimalkan pemanfaatan secara bijak dengan mempertimbangkan aspek konservasi lahan dan tanah, serta membangun kelembagaan terpadu yang memberikan penyuluhan akan hal teknis maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Strategi-strategi ini lazim digunakan dan diterapkan pada sistem pertanian terpadu, antara pertanian, perikanan, dan peternakan yang ketiganya saling mengisi, sehingga tidak ada limbah pertanian tersisa begitu sebaliknya, semuanya termanfaatkan secara efektif,” ujarnya lagi seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/2/2023).

Ia mengemukakan, pengembangan sistem pertanian ini memiliki prinsip utama di antaranya berada pada satu kawasan atau hamparan, kemudian limbah pada satu kegiatan termanfaatkan pada satu kegiatan lainnya, menjaga keseimbangan ekosistem dan mendorong konservasi habitat (menerapkan pertanian organik/pertanian berkelanjutan).

Dia memaparkan, metode pengelolaan pertanian terpadu sedikit berbeda dengan sistem pertanian konvensional, yang mana integrated farming menggunakan model tata letak dan ruang fisik, hayati dan sosio-kultural yang tercipta akibat penyesuaian bermacam-macam teknik dan sumber daya genetik yang dapat melindungi lingkungan, menjaga produktivitas lahan serta mengurangi risiko kegagalan usaha tani.

“Sedangkan penerapan pertanian konvensional, lebih kepada sistem pertanian yang mengaplikasikan berbagai temuan teknologi yang mengabaikan risiko lingkungan,” ujarnya pula.

Menurutnya lagi, pertanian terpadu salah satu sistem pertanian yang dicetuskan Kementerian Pertanian (Kementan) yang lebih mengarah pada agrowisata, peternakan dan perikanan, dengan ketiga komponen ini kemudian dipadukan untuk saling mengisi.

“Limbah pertanian dapat diolah menjadi pakan ternak maupun perikanan. Begitu pun sebaliknya, limbah peternakan dapat dijadikan pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan tanaman,” katanya lagi.

Ia menambahkan, Dinas TPH juga telah melakukan peningkatan kapasitas terhadap 60 petani di Kabupaten Banggai, Buol, Parigi Moutong, dan Poso sebagai daerah penerapan uji coba pertanian terpadu.

“Kami berharap petani bisa secepatnya mengimplementasikan metode-metode yang sudah didapat pada kegiatan pengamanan kapasitas, sekaligus diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi pendapatan petani,” demikian Nelson. (mg1)

Tags: Dinas TPH SultengIntegrated FarmingpertanianPertanian Terpadu

Berita Terkait.

Tokoh Masyarakat Banten Haji Mulyadi Jayabaya Sambut Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri: Dekat Dengan Rakyat, Kamtibmas Ditingkatkan
Daerah

Tokoh Masyarakat Banten Haji Mulyadi Jayabaya Sambut Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri: Dekat Dengan Rakyat, Kamtibmas Ditingkatkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:57
bc4
Daerah

Periksa Truk di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Temukan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:14
bc2
Daerah

Tim Gabungan Bea Cukai Entikong, TNI, dan BIN Ringkus Kurir Sabu di Perbatasan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43
bc
Daerah

Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Ilegal 11.310 Gram Bubuk Emas ke Singapura

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:23
harison
Daerah

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22
soni
Daerah

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 23:23

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.