• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Penjualan Sapi di Tanah Laut Kalsel Meningkat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 6 Februari 2023 - 22:29
in Nusantara
Sejumlah sapi diperjualbelikan di Pasar Hewan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (6/2/2023). ANTARA/Arianto

Sejumlah sapi diperjualbelikan di Pasar Hewan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (6/2/2023). ANTARA/Arianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mencatat penjualan sapi potong dan peliharaan meningkat dari 500 menjadi 525 ekor per Januari 2023.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pasar Hewan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Barliansyah mengatakan peningkayan penjualan hewan potong itu terkait menyambut peringatan Isra Miraj.

BacaJuga:

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Kalteng, Palangka Raya Makin Berwarna

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

“Khusus menjelang peringatan Isra Miraj ada kenaikan penjualan sapi di Pasar Hewan Pelaihari. Sedangkan harga jual tidak terjadi kenaikan,” ujar Barliansyah di Pelaihari, Senin (6/2).

Menurut dia, ada empat jenis sapi dijual di Pasar Hewan Pelaihari yakni, sapi peranakan ongol (PO) atau sapi asli Indonesia, sapi Bali, sapi Limosin dan sapi Simental.

Untuk sapi Bali, jelas dia, dijual seharga Rp15 juta per ekor, sapi Limosin (Rp30 juta), sapi PO dijual (Rp20 juta) dan sapi Simental (Rp40 juta).

“Sapi yang dijual di Pasar Hewan Pelaihari tergantung besar kecilnya dan tidak semuanya untuk dipotong, namun ada juga untuk dipelihara lagi,” ungkap Barliansyah.

Sapi yang dijual di pasar tersebut, dikatakan Barliansyah, berasal dari Tanah Laut, Hulu Sungai atau Banua Enam dan Tanah Bumbu,

Sedangkan pembelinya, sambung dia, kebanyakan berasal dari Kalteng, Kaltim dan beberapa daerah di Kalsel.

Barliansyah mengemukakan selama satu bulan transaksi penjualan sapi di Pasar Hewan Pelaihari diperkirakan 500-1.000 ekor, sehingga dalam satu tahunnya kurang lebih 12.000 ekor sapi.

“Sapi-sapi dijual di sini sebelum masuk pasar kita semprotkan dengan disinfektan dan vaksin terlebih dahulu, agar aman dari penyakit kuku dan mulut,” ucap Barliansyah.

Kemudian, papar dia, sapi dipasarkan ke Pasar Hewan Pelaihari dikenakan restribusi sebesar Rp2.000 per ekor, sedangkan sapi yang sudah terjual dibawa keluar daerah juga dikenakan restribusi.

“Untuk sapi yang dibawa ke Hulu Sungai dikenakan restribusi Rp15.000 per ekor, khusus wilayah Tanah Laut dikenakan Rp10.000 per ekor.

Dia mengimbau peternak sapi yang belum melakukan vaksin terhadap ternaknya agar segera vaksin ke tempat pelayanan terdekat atau ke dokter hewan agar menghindari serangan penyakit.

Salah satu penjual sapi, Suyadi mengungkapkan penjualan sapi di Pasar Hewan Pelahari cukup bagus, namun tidak terjadi kenaikan harga.

“Pembeli datang kesini biasanya dari Kalteng dan dari beberapa daerah di Kalsel,” ungkap warga Desa Bumi Jaya. (bro)

Tags: Kabupaten Tanah LautKalimantan SelatanPenjualan Sapisapisapi potong

Berita Terkait.

jotun
Nusantara

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Kalteng, Palangka Raya Makin Berwarna

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:30
opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:46
Dana-Cukai
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Edukasi Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Tengah dan Jogjakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:54
Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3681 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.