• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Stunting pada Anak Bisa Dicegah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 24 Januari 2023 - 01:31
in Nasional
stunting

Tangkapan layar Duta Gizi Indonesia Reisa Broto Asmoro dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (23/1/2023). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Duta Gizi Indonesia Reisa Broto Asmoro menyatakan stunting suatu kondisi kekurangan gizi kronik pada anak yang sebetulnya tidak perlu ditakutkan dan bisa dicegah oleh orang tua.

“Kalau berbicara tentang stunting sendiri, sebenarnya ini adalah sesuatu yang bisa dicegah. Kalau memang dari awal kita berusaha persiapkan (tumbuh kembang anak, red.) dengan baik,” katanya dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi

Dia menuturkan semua anak mempunyai faktor tumbuh kembang diri masing-masing yang sesuai dengan faktor genetik atau keturunan. Hanya saja dalam stunting, pengaruhnya justru ditentukan dari berbagai aspek sehingga menjadi kompleks dan panjang.

Stunting tidak hanya dapat terjadi akibat kekurangan asupan gizi kronis. Namun juga karena akses anak akan tumbuh di lingkungan yang sehat, bersih dan dapat mengakses sumber sanitasi serta air yang bersih.

“Jadi bukan hanya patokan tinggi atau berat badannya saja, kalau tinggi di stunting itu tadi berkaitan dengan tumbuh kembang (bukan genetik, red.). Bukan hanya tingginya yang kurang, tapi perkembangan lainnya pada anak bisa jadi kurang juga,” katanya.

Menurutnya, pencegahan stunting melalui lingkungan yang bersih pun, tidak bisa terlepas dari peran orang tua dalam mempersiapkan kondisi kesehatan calon ibu dan kehamilan yang baik.

Reisa menekankan persiapan seorang perempuan dalam merencanakan kehamilan, sudah harus dimulai sejak berusia remaja.

Diharapkan para remaja putri tidak mengalami anemia yang berisiko memengaruhi tumbuh kembang janinnya saat dalam kandungan nanti, sehingga pencegahan dapat disiasati dengan rutin meminum tablet tambah darah (TTD).

Asupan gizi yang seimbang dan mengandung protein hewani juga harus dibiasakan. Selama masa kehamilan pun, perempuan bisa menyeimbangkan asupan gizi dengan vitamin.

Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan harus rutin dilakukan minimal enam kali, supaya tumbuh kembang janin dapat terpantau dan dapat segera diatasi jika ada suatu anomali selama ibu memasuki masa kehamilan.

Reisa juga menyarankan pada ibu ketika sudah memasuki masa menyusui, tetap memperhatikan pola makan dan aktivitas berolahraga, sedangkan pada anak, orang tua benar-benar harus memperhatikan semua tumbuh kembang anak utamanya dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yang menjadi waktu emas bagi seorang anak.

“Jadi penting sekali agar kita semua merencanakan dengan baik pertumbuhan si anak mulai dari awal. Dari si ibu bahkan, saat hamil, sebelum hamil,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Duta Adaptasi Kebiasaan Baru itu.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Gizi dan KIA Kemenkes Ni Made Diah Permata Laksmi mengatakan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-63 yang akan diperingati pada 25 Januari bertema “Protein Hewani Cegah Stunting” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya stunting.

Tema tersebut menjadi panggilan bagi semua pihak, karena asupan protein hewani di Indonesia masih rendah. Bahkan, konsumsi protein hewani di Indonesia seperti daging dan ikan, termasuk yang terendah jika melihat data dunia Food and Agriculture Organization of The United Nations.

“Padahal penelitian menunjukkan terdapat bukti stunting itu berhubungan kuat dengan konsumsi dari protein hewani. Jadi menunjukkan kalau protein hewani yang berasal dari produk susu, telur, daging ikan ini berkorelasi mencegah stunting,” katanya. (bro)

Tags: anakstunting

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:15
Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:04
Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi
Nasional

Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:05
Tito Karnavian
Nasional

Mendagri Hadiri Penyampaian Taklimat Presiden kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43
Bima Arya Sugiarto
Nasional

Wamendagri Dorong Pemda Bangun Ketangguhan Bencana dengan Paradigma Responsif dan Antisipatif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:06
Rini Widyantini
Nasional

Bukan Sekadar Angka di Server, UU Satu Data Resmi Disahkan demi Keadilan Sosial

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.