• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Penjelasan Pentingnya Menjaga Asupan Garam untuk Hindari Hipertensi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 18 Januari 2023 - 06:19
in Headline
Cek-Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ahli Gizi & Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul, Jakarta Nazhif Gifari, S.Gz, M.Si menjelaskan pentingnya bagi masyarakat untuk menjaga konsumsi garam guna menghindari berbagai penyakit mematikan seperti hipertensi.

“Risiko penyakit karena konsumsi garam berlebih sepertinya sudah banyak yang tahu ya. Itu bisa mengakibatkan hipertensi, diabetes, gagal ginjal, stroke dan serangan jantung,” kata Nazhif saat dijumpai di Jakarta Utara, Selasa.

BacaJuga:

BBM Langka hingga Bali Antre Panjang, Bahlil Singgung Soal Jalur Distribusi

KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Tong Penyimpanan Uang dalam OTT Bupati Klaten

KPK Ungkap 5 Klaster Korupsi yang Jerat Bupati Klaten

“Diabetes itu juga bukan gara-gara konsumsi gula berlebihan, salah satunya juga karena garam berlebih,” imbuhnya.

Baca Juga : Kemenperin: Penetapan Kebutuhan Impor Garam Sesuai Prosedur

Nazhif juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dengan tekanan darah mereka. Sebab, banyak sekali yang tak sadar mengidap penyakit tersebut sehingga terlambat untuk diobati.

Tak hanya orang yang sudah berusia lanjut, anak muda diimbau untuk mewaspadai penyakit mematikan ini. Hal tersebut dikarenakan kini banyak sekali jajanan anak-anak yang mengandung garam berlebih sehingga dapat mengakibatkan seseorang mengalami hipertensi.

“Hipertensi itu sebenarnya silent killer. Pernah pegal-pegal di bagian belakang, banyak tanda-tanda sebenarnya. Terkadang kalau kami di rumah sakit, banyak yang nggak tahu kalau mereka hipertensi. Tahu-tahu sudah 180. Dan ini juga kami temui di beberapa anak-anak karena jajanan,” ujar Nazhif.

Untuk mencegah hipertensi, berbagai gaya hidup sehat pun mulai harus diterapkan sehari-hari. Misalnya seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol hingga jangan mengonsumsi garam secara berlebihan.

Selain itu, penting pula bagi seseorang untuk mengetahui kadar anjuran asupan gula, garam serta lemak per harinya. Apabila sudah mampu mengonsumsi di bawah angka anjuran, hal tersebut akan semakin baik untuk kesehatan tubuh.

“Kalau hipertensi itu yang bisa diubah adalah dari lifestylenya. Merokok, konsumsi garam berlebih, berat badan berlebih, diet rendah serat, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan stres. Nah yang nggak bisa diubah itu umur, jenis kelamin dan genetik,” kata Nazhif.

“Gula, garam dan juga lemak ini yang masih sering kelebihan konsumsinya. Batas konsumsi gula per hari itu 10 persen dari total energi 200 kkal atau setara dengan 50 gram. Kalau garam itu anjurannya 2000 mg natrium atau 5 gram per hari, dan lemak itu 20 sampai 25 persen dari total energi 720 kkal atau setara dengan 67 gram per hari,” lanjutnya.

Nazhif menjelaskan, Kementerian Kesehatan sendiri ternyata memiliki cara untuk mencegah hipertensi. Cara untuk mencegah penyakit tersebut disebut dengan “CERDIK”.

“Untuk mencegah hipertensi sendiri sebenarnya Kemenkes ada istilah CERDIK. Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres,” ungkap Nazhif.

Meskipun asupan garam harus dikurangi, namun Nazhif juga mengingatkan agar masyarakat tetap mengonsumsinya. Terlebih bagi seseorang yang menjalani diet tanpa garam. Walaupun berat badan dapat menurun dengan cepat, tetapi metode ini justru akan membuat tubuh seseorang menjadi lemas.

“Diet itu kalau tidak mengonsumsi garam akan lemas. Karena tubuh kita kekurangan natrium. Penurunan berat badan memang akan cepat jika melakukan metode diet tanpa mengonsumsi garam, tapi akan lemas. Jadi sangat tidak direkomendasikan ya,” tuturnya.

Terakhir, untuk mencegah anak-anak agar terhindar dari hipertensi, Nazhif pun mengimbau agar orang tua memberi bekal anak dari rumah atau memberi pengetahuan kepada anak tentang makanan apa saja yang baik untuk kesehatan.

“Bisa dong orang tua bawakan buah yang sifatnya potongan atau yang nggak pakai ribet. Contohnya pisang atau jeruk. Kalau mau kasih uang jajan pun, mungkin bisa diberi tahu anaknya jajanan apa saja yang baik,” pungkas Nazhif. (bro)

Tags: Asupan GaramHipertensikesehatanpenyakit

Berita Terkait.

BBM Langka hingga Bali Antre Panjang, Bahlil Singgung Soal Jalur Distribusi
Headline

BBM Langka hingga Bali Antre Panjang, Bahlil Singgung Soal Jalur Distribusi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00
klaten
Headline

KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Tong Penyimpanan Uang dalam OTT Bupati Klaten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:45
bupati
Headline

KPK Ungkap 5 Klaster Korupsi yang Jerat Bupati Klaten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11
bowo
Headline

Prabowo Lantik 9 Pejabat dalam Reshuffle Ke-8, Ini Daftar Lengkapnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:45
sianturi
Headline

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:16
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto
Headline

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:07

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.