• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Resolusi Turunkan Berat Badan Harus Realistis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 5 Januari 2023 - 00:33
in Gaya Hidup
Ilustrasi program olahraga dan diet untuk turunkan berat badan. (ANTARA/Pexels)

Ilustrasi program olahraga dan diet untuk turunkan berat badan. (ANTARA/Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Michael Triangto, Sp.KO mengatakan resolusi menetapkan berat badan ideal harus realistis, dapat dicapai, dan dilakukan secara bertahap.

Dia mengingatkan agar masyarakat tidak menetapkan resolusi untuk menurunkan berat badan di awal tahun dengan target yang terlalu tinggi.

BacaJuga:

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

“Goals atau resolusi yang bisa kita nyatakan pada awal tahun adalah cita-cita kita. Cita-cita boleh, enggak, tinggi? Boleh. Asal jangan terlalu muluk-muluk,” kata Michael yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) itu saat dihubungi ANTARA, Rabu (4/1).

Sebagai contoh, jika seseorang menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram selama setahun, maka tetapkanlah target secara bertahap dan bukan sekaligus misalnya enam bulan pertama harus turun sebanyak 5 kilogram dan sisanya diusahakan terpenuhi dalam enam bulan berikutnya.

“Bayangkan kalau yang berat badan idealnya itu masih 10 kilogram, 20 kilogram, bahkan 30 kilogram, enggak mungkin kita dalam satu waktu itu dapat mencapai itu semua. Bertahap,” imbuh Michael.

Setelah masa liburan Natal dan Tahun Baru, apalagi Idul Fitri, Michael mengingatkan biasanya kerap terjadi masalah berat badan yang bertambah karena makan makanan yang lebih banyak dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik atau olahraga.

Jika penambahan berat badan terjadi, dia menyarankan untuk mengonsultasikan permasalahan tersebut dengan dokter mengenai berapa kilogram penurunan berat badan yang ideal untuk ditargetkan.

Menurut Michael, goals penurunan berat badan biasanya justru lebih sulit untuk dilakukan bagi orang-orang yang sebelumnya sudah memiliki berat badan ideal. Mereka terkadang menganggap remeh apabila terjadi kenaikan berat badan yang tidak signifikan sehingga menunda-nunda olahraga dan diet.

“Gangguannya terlalu banyak. ‘Selama ini saya sudah olahraga, cukup berat’, sehingga dengan mulai lagi, itu kan harusnya sih bisa, cuma malas tidak secara psikologisnya? Nah, tetap saja kita harus mulai dari bawah dulu,” kata dia.

Apabila terjadi kenaikan berat badan akibat berkurangnya aktivitas fisik dan makan berlebih di masa liburan, Michael pun menyarankan untuk memulai kembali latihan fisik dengan jalan cepat (racewalking). Menurut dia, aktivitas fisik ini termasuk jenis yang paling murah dan mudah sehingga siapapun dapat melakukannya kapan pun dan di mana pun.

Sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), aktivitas fisik dengan intensitas sedang dapat dilakukan dengan durasi 150 menit per minggu. Menurut Michael, total durasi itu pun dapat dibagi-bagi dengan 30-50 menit dalam frekuensi 3-5 hari seminggu. Jika kebiasaan aktivitas fisik itu telah terbangun, maka program dapat ditingkatkan intensitasnya dengan olahraga yang lebih berat.

“Bilamana yang bersangkutan sudah biasa jalannya cepat, tentunya kita berpikir yang lain. Mau ditingkatkan boleh-boleh saja karena mungkin jalan cepat itu intensitasnya sudah terlalu ringan buat dia karena dia terbiasa,” kata Michael. (bro)

Tags: Berat BadanDietkesehatanResolusi

Berita Terkait.

swissbell
Gaya Hidup

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06
Festival-Kuliner
Gaya Hidup

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:13
grandhika
Gaya Hidup

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:02
V23
Gaya Hidup

Antusiasme Konsumen Menguat, iCAR Catat Lebih dari 1.000 SPK di GIIAS 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08
changan
Gaya Hidup

Changan Makin Dekat dengan Masyarakat Bali, Dealer 3S Resmi Beroperasi di Jimbaran

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:17
Asus
Gaya Hidup

ASUS ExpertBook P5 G2, Teman Kerja Ringkas dengan Performa dan Fitur AI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3753 shares
    Share 1501 Tweet 938
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.