• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Jelaskan Penyebab Elektabilitas Erick Thohir Naik di Pulau Jawa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 17 Desember 2022 - 20:20
in Nasional
thohir

Menteri BUMN Erick Thohir. (ANTARA/HO-Kementerian BUMN/pri.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Politik dari Universitas Brawijaya Malang Anang Sujoko menjelaskan faktor penyebab elektabilitas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir naik drastis di Pulau Jawa.

“Ada beberapa faktor yang membuat elektabilitas Erick di Pulau Jawa meningkat sangat signifikan yaitu modal ekonomi, modal kultural dan modal sosial,” kata Pengamat Politik dari Universitas Brawijaya Malang Anang Sujoko melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

BacaJuga:

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Hal itu ia sampaikan menanggapi hasil survei Poltracking Indonesia yang mengungkapkan elektabilitas Erick Thohir sebagai calon Wakil Presiden meningkat di Pulau Jawa.

Di Jawa Timur misalnya, Erick menduduki peringkat kedua setelah Gubernur Jawa Timur dengan perolehan 18,3 persen. Kemudian, di Jawa Tengah, Erick menduduki peringkat teratas dengan elektabilitas 25,4 persen. Padahal, seperti diketahui Menteri BUMN itu bukan berasal dari Jawa.

“Dengan latar belakang pengusaha yang sukses, dari sisi modal ekonomi Erick memiliki potensi yang sangat bagus,” ujar dia.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut PSSI Harus Dibongkar Total

Sedangkan modal kultural yang dimiliki mantan Presiden Inter Milan FC itu berasal dari kedekatannya dengan sumber kekuasaan yang saat ini berkuasa. Selain itu, Erick dinilai juga dekat dengan organisasi masyarakat serta tokoh partai politik.

Kedekatan Erick Thohir dengan tokoh Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, tokoh partai politik serta menjadi anggota Banser dinilai Anang cukup efektif meningkatkan elektabilitas.

“Dari segi budaya, memang Pak Erick tidak seramah Ganjar Pranowo. Namun, Erick juga tak menunjukkan perilaku yang kontra produktif di masyarakat,” ujarnya.

Ditambah lagi Menteri BUMN Ke-9 itu dinilai mau menyerap aspirasi dari berbagai kalangan termasuk tokoh NU maupun partai politik. Dengan berbagai alasan dan aktivitas tersebut, membuat Erick diterima mayoritas responden di Jawa.

Selain itu, elektabilitas tokoh kelahiran Lampung Tengah itu juga tidak lepas dari kinerja bagus dalam memimpin Kementerian BUMN.

Semua informasi mengenai Erick ditangkap masyarakat yang memiliki akses informasi ke media mainstream (arus utama) maupun sosial media khususnya masyarakat Jawa yang sampelnya diambil Poltracking Indonesia, kata dia.

“Bagi orang Jawa pada umumnya jika ada sosok baru yang muncul dan banyak positifnya, mereka cenderung menerima dengan baik,” ucapnya.

Anang memperkirakan elektabilitas Erick di luar Jawa saat ini tak jauh berbeda dengan hasil survei Poltracking Indonesia untuk wilayah Jawa. Agar kekuatan di luar Jawa semakin kuat, Anang menyarankan Erick segera masuk ke komunitas masyarakat di luar Jawa.

“Namun yang terpenting adalah kedekatan Menteri Erick tadi juga diketahui masyarakat baik melalui media sosial maupun media mainstream,” tambah dia. (bro)

Tags: elektabilitasErick ThohirPengamatpulau jawa

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:44
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34
ai
Nasional

Hadapi Dinamika, Praja IPDN Dituntut Kuasai Kompetensi Digital

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.