• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wow, Harga Emas Anjlok 30,90 Dolar

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 16 Desember 2022 - 15:23
in Ekonomi
Emas-Batangan

Ilustrasi - Emas murni 99,9 persen batangan. Antara/Shutterstock/aa. Shutterstock/Oleksandr_Delyk

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas turun tajam di bawal level 1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tertekan dolar AS yang lebih kuat setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya dan memberikan nada yang lebih hawkish dari yang diperkirakan dengan mengisyaratkan lebih banyak kenaikan suku bunga akan datang.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, anjlok 30,90 dolar AS atau 1,7 persen menjadi ditutup pada 1.787,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.819,70 dolar AS dan terendah di 1.782,00 dolar AS.

BacaJuga:

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Emas berjangka tergelincir 6,80 dolar AS atau 0,37 persen menjadi 1.818,70 dolar AS pada Rabu (14/12/2022), setelah melonjak 33,20 dolar AS atau 1,85 persen menjadi 1.825,50 dolar AS pada Selasa (13/12/2022), dan merosot 18,40 dolar AS atau 1,02 persen menjadi 1.792,30 dolar AS pada Senin (12/12/2022).

Baca Juga : Harga Emas Jatuh Tertekan Penguatan Dolar AS

Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Rabu (14/12/2022). Dalam konferensi pers berikutnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak mengharapkan penurunan suku bunga sampai Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yakin inflasi turun menjadi 2,0 persen, dan Fed tidak akan mempertimbangkan untuk menaikkan target inflasi 2,0 persennya.

Powell berpendapat bahwa kesulitan terbesar bagi perekonomian AS adalah kegagalan menaikkan suku bunga yang cukup tinggi untuk menurunkan inflasi. Pernyataan Powell agak lebih hawkish daripada ekspektasi pasar dan mendorong dolar AS lebih tinggi.

Naiknya suku bunga adalah hambatan terbesar bagi pasar emas tahun ini, karena meningkatkan peluang kerugian untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Data ekonomi yang dirilis pada Kamis (15/12/2022) bervariasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa permohonan untuk klaim pengangguran turun menjadi 211.000 dalam pekan yang berakhir 10 Desember, berkurang 20.000 dari 231.000 minggu sebelumnya seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/12/2022).

Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel AS turun 0,6 persen pada November dari Oktober.

Sementara itu, Federal Reserve New York melaporkan indeks kondisi bisnis umum Empire State Manufacturing Survey turun menjadi minus 11,2 pada Desember dari 4,5 pada November.

Federal Reserve juga melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,2 persen pada November.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 83,1 sen atau 3,44 persen, menjadi ditutup pada 23,305 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 25,50 dolar AS atau 2,45 persen, menjadi ditutup pada 1.013,20 dolar AS per ounce.(mg1)

Tags: emasSuku Bunga

Berita Terkait.

KNEKS
Ekonomi

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:02
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2289 shares
    Share 916 Tweet 572
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.