• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Peringati Peristiwa Nanjing, China Kirim Pesan Damai ke Jepang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 14 Desember 2022 - 19:22
in Internasional
Arsip - Polisi paramiliter membawa karangan bunga saat mereka mengikuti upacara peringatan 75 tahun Pembantaian Nanjing di Museum Pembantaian Nanjing, provinsi Jiangsu, China, Kamis (13/12). China memperingati 75 tahun pembantaian Nanjing oleh Jepang, atau yang dikenal dengan "Pemerkosaan Nanking", saat pasukan Jepang membunuh lebih dari 300.000 orang. (REUTERS)

Arsip - Polisi paramiliter membawa karangan bunga saat mereka mengikuti upacara peringatan 75 tahun Pembantaian Nanjing di Museum Pembantaian Nanjing, provinsi Jiangsu, China, Kamis (13/12). China memperingati 75 tahun pembantaian Nanjing oleh Jepang, atau yang dikenal dengan "Pemerkosaan Nanking", saat pasukan Jepang membunuh lebih dari 300.000 orang. (REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China mengirimkan pesan perdamaian ke Jepang dalam upacara untuk memperingati 85 tahun peristiwa pembantaian 1937 di Nanjing yang dilakukan pasukan Jepang.

Anggota kepemimpinan puncak Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China Cai Qi meminta China dan Jepang “menarik pelajaran” dari sejarah di Nanjing.

BacaJuga:

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Cai Qi, yang merupakan anggota pertama komite partai yang berkuasa di China itu, mengatakan dalam bahwa pembantaian di Nanjing adalah “kejahatan yang tidak manusiawi dan mengejutkan”, tetapi kedua negara Asia itu harus “saling tulus dan percaya” satu sama lain.

Pidato Cai dalam upacara peringatan nasional di Provinsi Jiangsu, China timur itu diyakini mencerminkan peningkatan hubungan bilateral China-Jepang baru-baru ini karena tahun ini menandai peringatan 50 tahun normalisasi hubungan diplomatik keduanya.

Cai mengatakan kerja sama dan pertukaran bilateral Jepang-China selama 50 tahun terakhir telah “membawa kebahagiaan bagi rakyat kedua negara dan mempromosikan perdamaian dan pembangunan regional”.

Dia menambahkan Beijing dan Tokyo harus “membangun hubungan yang memenuhi persyaratan era baru”.

Pidato itu disampaikan setelah kesepakatan tercapai dalam pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Bangkok, November lalu, di mana kedua pemimpin berjanji membangun hubungan “konstruktif dan stabil” dan mempromosikan dialog antara para pemimpin dan menteri kedua negara.

Para penyintas pembunuhan di Nanjing dan pejabat militer termasuk di antara sekitar 3.000 peserta kegiatan peringatan yang diadakan di Balai Peringatan Korban Pembantaian Nanjing oleh Penjajah Jepang. Mereka menyanyikan lagu kebangsaan China dan mengheningkan cipta selama satu menit sementara sirene terdengar di seluruh kota.

Pada 2014, China menetapkan 13 Desember sebagai hari peringatan nasional untuk peristiwa pembantaian di Nanjing. Jumlah penyintas yang terdaftar turun menjadi 54 orang dan usia mereka rata-rata sekitar 92 tahun, demikian laporan Kantor Berita Xinhua.

Tidak seorang pun dari Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China yang hadir pada upacara tersebut sejak Presiden Xi Jinping menghadiri acara peringatan pada 2017. Skala pembunuhan warga sipil dan tentara oleh pasukan Jepang saat merebut Nanjing, telah menjadi bahan perdebatan. China mengklaim tentara Jepang membantai lebih dari 300.000 orang di kota yang sebelumnya disebut Nanking itu.

Sebaliknya, perkiraan sejarawan Jepang tentang jumlah korban tewas di Nanjing, baik warga sipil maupun tentara China, bervariasi dari puluhan ribu hingga 200.000 jiwa. (wib)

Tags: ChinaJepangPeristiwa Nanjing

Berita Terkait.

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    916 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2251 shares
    Share 900 Tweet 563
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.