• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

SesKemenKopUKM: Wirausaha Produktif Harus Dicetak Sejak Dini

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 Desember 2022 - 18:25
in Nasional
ukmco

SesKemenKopUKM Arif Rahman saat dialog interaktif di sela-sela acara Young Entrepreneur Wanted di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta, Kamis (8/12). Foto/ humas SesKemenKopUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim mengungkapkan bahwa untuk menjadi wirausaha produktif harus dibentuk, dicetak, dan dipupuk sejak dini karena keberhasilan menciptakan wirausaha bukan hanya karena faktor keturunan.

“Dan ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pemerintah untuk menciptakan program-program yang bisa membantu generasi muda menjadi wirausaha,” ucap SesKemenKopUKM Arif Rahman saat dialog interaktif di sela-sela acara Young Entrepreneur Wanted di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta, Kamis (8/12).

BacaJuga:

Ketua DPR Sentil Kebijakan Pajak Pembalut, Desak Kebutuhan Menstruasi Jadi Prioritas

Pascakasus Ponpes di Sukoharjo, Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Pesantren

Vape Disusupi Narkotika, DPR: Pengawasan Harus Sasar Rantai Distribusi hingga Bahan Baku

Tujuan kegiatan ini, kata Arif, tidak lain untuk menjaring dan mengubah pola pikir para mahasiswa agar setelah lulus nanti tergerak dan berminat menjadi wirausaha.

“Terlebih lagi, KemenKopUKM memang diberikan mandat untuk bisa menumbuhkan 1 juta wirausaha produkif di Indonesia,” kata SesKemenKopUKM.

SesKemenKopUKM berharap para mahasiswa yang dulu trennya selalu ingin menjadi pegawai sekarang sudah banyak yang mengubah cita-cita ingin menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menjadi wirausaha.

Arif pun menggambarkan kondisi terkini dimana lulusan SLTA setiap tahun itu ada lebih dari 1,9 juta yang tidak tertampung ke perguruan tinggi. Kemudian, lulusan perguruan tinggi tiap tahunnya ada 1,2 juta yang juga akan masuk ke dunia kerja.

“Tentunya, ini membutuhkan lapangan pekerjaan. Kalau kita semua orientasinya mencari pekerjaan, lantas siapa yang menciptakan pekerjaan,” ujar Arif.

Oleh karena itu, KemenKopUKM membuat struktur organisasi yang baru, yang salah satunya ada Deputi Bidang Kewirausahaan bertugas khusus membangun dan menumbuhkan kewirausahaan.

“Sehingga, kita gulirkan kebijakan-kebijakan untuk bisa menumbuhkan wirausaha baru yang targetnya 1 juta,” kata SesKemenKopUKM.

Arif meyakini para mahasiswa ISI Yogyakarta bisa membantu meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia hingga bisa menembus level 5 persen.

“Saya yakin karena wajah-wajah pengusaha tampak pada mahasiswa di sini yang terlihat kreatif dan inovatif. Jadi, sudah bisa kelihatan yang bisa menciptakan produk-produk,” kata SesKemenKopUKM.

Setelah Young Entrepreneur Wanted ini, Arif mendorong ISI Yogyakarta memiliki inkubator, sebagai tempat yang diandalkan untuk para mahasiswa menjadi wirausaha.

“Saya mendapat informasi dari Rektor ISI, inkubator bisnis sudah mulai berproses. Jadi, ISI berkomitmen untuk menelurkan untuk menghasilkan calon-calon entrepreneur lebih banyak lagi,” kata Arif.

Nantinya, melalui inkubator ini ke depan ISI mulai menata program untuk mewujudkan mahasiswa menjadi wirausaha. Bahkan, SesKemenkopUKM menyarankan dari awal harus diketahui, mana yang mau menjadi dosen dan mana yang mau menjadi pengusaha.

“Yang mau jadi pengusaha juga sudah dipersiapkan sejak awal. Tinggal mencari dan dipersiapkan skema pemodalnya,” ucap Arif.

Memperbanyak Portofolio

Dalam kesempatan yang sama, Program Director Djarum Foundation Primadi Serad sepakat bahwa Indonesia memang membutuhkan lebih banyak wirausaha baru. “Kami mencoba memberi sedikit bekal ilmu ketika nanti para mahasiswa lulus,” kata Primadi.

Yang terpenting, bagi Primadi, adalah portofolio. “Jadi, selama kuliah jangan sia-siakan waktu, jangan buang-buang waktu, perbanyak portofolio sedini mungkin, kalau nanti mau jadi entrepreneur,” ucap Primadi.

Narasumber lainnya, CEO Mil&Bay Rico Rindoko menjelaskan bahwa jika ingin menjadi pengusaha, harus menyiapkan diri dari sejak di bangku kuliah.

“Di dunia pekerjaan, skill apa yang harus digali lagi. Mahasiswa harus menyiapkan personal brandingnya. Branding dari awal, kalau kita sedang menyiapkan usaha. Mulai melakukan market research, dan sebagainya,” ucap Rico. (gin)

Tags: SeskemenkopUKMWirausaha Produktif

Berita Terkait.

puan
Nasional

Ketua DPR Sentil Kebijakan Pajak Pembalut, Desak Kebutuhan Menstruasi Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 01:11
santri
Nasional

Pascakasus Ponpes di Sukoharjo, Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Pesantren

Jumat, 6 November 2026 - 00:30
vspe
Nasional

Vape Disusupi Narkotika, DPR: Pengawasan Harus Sasar Rantai Distribusi hingga Bahan Baku

Kamis, 5 November 2026 - 23:23
gri
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Sinergi DPD-Pemerintah Intervensi Daerah Berfiskal Lemah

Kamis, 5 November 2026 - 21:54
kkp
Nasional

KKP Bekali 2.886 Nelayan dengan Sertifikat Kecakapan, Perkuat Keselamatan Melaut di 25 KNMP

Kamis, 5 November 2026 - 21:11
lsp
Nasional

Legislator PAN Desak Polri Ungkap Dalang Dugaan Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Diproses Hukum

Kamis, 5 November 2026 - 21:01

OLAHRAGA

noc
Olahraga

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian Dua Turnamen WTT Youth 2027

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID - Diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mulai membuka peluang lebih besar bagi tenis meja nasional. Tak sekadar...

SelengkapnyaDetails
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3339 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.