• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ketua MPR Minta Pemerintah Kendalikan Inflasi untuk Hindari Krisis Sosial

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 28 November 2022 - 04:04
in Nasional
bamsoet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat membahas ancaman resesi global dalam studi umum Universitas Terbuka di Denpasar, Bali, Minggu (27/11/2022). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengatakan bahwa setidaknya dunia akan melewati empat fase krisis, dan dengan pengendalian inflasi yang memada diyakini Indonesia mampu menghindar dari fase krisis sosial.

“Dunia akan melewati empat fase, krisis kesehatan, ekonomi, sosial, politik. Kita sudah berhasil melewati fase krisis kesehatan dengan baik, kita masuk ke krisis ekonomi, saya yakin dengan pengendalian inflasi dan pertumbuhan yang memadai, kita mampu menjaga krisis ekonomi tidak menjalar ke krisis sosial,” kata dia.

BacaJuga:

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Dalam studi umum FHISIP Universitas Terbuka di Denpasar, Bali, Minggu, Bamsoet mengatakan krisis sosial sesungguhnya dapat terjadi apabila pemerintah salah dalam mengambil keputusan atau kebijakan saat fase krisis ekonomi.

“Potensi krisis sosial terjadi apabila kita salah dalam mengambil keputusan ketika mengalami krisis ekonomi, misalnya kemarin salah saja pemerintah ambil kebijakan penguncian (lockdown) kita pasti bergeser ke krisis sosial. Untung pemerintah mengambil kebijakan gas rem, sehingga roda ekonomi berjalan walaupun lambat,” ujarnya.

Bamsoet mengatakan saat ini meskipun berada di fase krisis ekonomi, Indonesia masih berada di jalan yang seharusnya. Ia mengambil contoh kondisi di Inggris, di mana kesalahan kebijakan menyebabkan krisis sosial seperti kelaparan dan penjarahan, sementara apabila krisis politik tercapai maka umumnya terjadi penggulingan kekuasaan.

Keempat fase krisis tersebut disampaikan Bambang Soesatyo pada studi umum peran UMKM dalam menghadapi persaingan global pasca pandemi yang digagas Universitas Terbuka di Bali.

Dalam kesempatannya, Ketua MPR RI itu membahas soal ancaman resesi global 2023 yang disebut-sebut para ekonom akan ditandai dengan bank sentral yang menaikkan suku bunga dalam menghadapi inflasi, dan adanya krisis oleh ketegangan geopolitik seperti Amerika-Tiongkok serta Rusia-Ukraina.

“Dampak resesi tidak main-main, diantaranya risiko kebangkrutan mengancam dunia usaha, hal ini dipengaruhi oleh daya beli konsumsi masyarakat yang terus menurun menyebabkan perusahaan melambat,” kata dia.

Untuk itu, menurutnya perlu untuk memahami ketahanan ekonomi dalam menghadapi resesi global, lantaran ancaman resesi akan berdampak pada komunitas lainnya termasuk perekonomian Indonesia.

Bamsoet menyampaikan, meskipun pada fase krisis ekonomi ini Indonesia masih kuat, kewaspadaan perlu ada, apalagi nilai dolar terus meningkat dan Rupiah melemah.

“Jika kita refleksi pada pengalaman menghadapi resesi 2008, Indonesia dapat bertahan karena tidak tergantung pada ekspor karena memiliki potensi pasar domestik yang sangat besar, tapi sekarang terbalik harus lebih banyak mengekspor,” kata dia di Gedung Utama Wisma Sabha Pemprov Bali.

Menurut dia, ekspor menjadi salah satu cara untuk menjaga perekonomian di tengah isu resesi global, Bamsoet menyebut, UMKM adalah tulang punggungnya.

“Berbagai krisis yang kita hadapi ujung-ujungnya tulang punggung kita adalah UMKM. Fakta sejarah menunjukkan bahwa krisis ekonomi pada 1998 tidak mampu mempengaruhi ekonomi kita karena kemunculan UMKM-UMKM baru sehingga krisis moneter yang merasakan hanya pengusaha besar,” kata dia.

Mantan Ketua DPR RI itu mengatakan bahwa kontribusi UMKM pada perekonomian yang besar membuat pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan agar meningkat menjadi 3,95 persen pada 2024, di mana saat ini jumlahnya di 3,47 persen. (bro)

Tags: bambang soesatyoBamsoetInflasiKetua MPRKrisis Sosial

Berita Terkait.

yusril
Nasional

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:32
Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global
Nasional

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:02
Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen
Nasional

Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:42
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti
Nasional

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39
Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus
Nasional

Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3026 shares
    Share 1210 Tweet 757
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.