• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementerian PUPR: Tantangan Penyediaan Perumahan ke Depan Semakin Besar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 22 November 2022 - 22:22
in Ekonomi
puprt

Ilustrasi perumahan. Foto: Dokumen Ditjen Perumahan Kementerian PUPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengingatkan tangangan penyediaan perumahan untuk masyarakat Indonesia ke depan semakin besar. Hal itu  dikarenakan jumlah penduduk yang semakin besar dan perlu adanya antisipasi urbanisasi di kawasan perkotaan sehingga diperlukan perumahan yang layak bagi masyarakat baik berupa rumah tapak maupun hunian vertikal.

“Tantangan perumahan Indonesia ke depan semakin besar. Jumlah penduduk Indonesia semakin besar dan urbanisasi di kawasan perkotaan perlu diantisipasi sejak dini,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat memberikan sambutan dalam Gelar Wicara Hari Tata Ruang Nasional 2022 yang mengangkat tema “Penyediaan Perumahan Masyarakat Menengah Bawah Perkotaan Pasca Pemilu 2024” di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

BacaJuga:

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Ia menerangkan, Kementerian PUPR berharap para pelaku pembangunan perumahan bisa berkolaborasi menghadapi tantangan perumahan di masa depan. Apalagi dengan adanya perkembangan Artificial Intelligence, disrupsi teknologi, New Economy, pola pola baru perekonomian, Global Mega Tren dan Paradigma baru yang setiap saat selalu berkembang.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan, Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Pada tahun 2010, Indonesia menempati urutan keempat penduduk terbesar di dunia dan pada tahun 2045 peringkat Indonesia bergeser ke urutan kelima.

Baca Juga: Kementerian PUPR Dorong Pemkab Lumajang Kelola Huntap BSD

Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 318,9 juta jiwa pada tahun 2045. Peningkatan terutama terjadi pada kelompok penduduk usia produktif dengan rentang usia 15-64 tahun sebesar 19 persen dan usia harapan hidup penduduk Indonesia diperkirakan meningkat dari 69,8 tahun pada tahun 2010 menjadi 75,5 tahun pada tahun 2045.

“Dalam periode 2010-2045 diperkirakan rasio ketergantungan (dependency ratio) mencapai tingkat terendah sekitar tahun 2022. Dalam jangka panjang, pertumbuhan penduduk mendorong urbanisasi dan tumbuhnya kota kecil dan sedang di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Kota-kota besar dan daerah peri urban akan membentuk mega urban, di mana pada tahun 2045, masyarakat yang tinggal di perkotaan meningkat menjadi 72,8 persen, dimana hampir 90 persen penduduk Jawa tinggal di perkotaan.

“Konsentrasi penduduk perkotaan di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mencapai 76 juta orang Persebaran penduduk dikendalikan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan. Konsep pertumbuhan hijau atau green development perlu diterapkan, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Pengembangan teknologi yang ramah lingkungan dan pengelolaan limbah dibutuhkan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” terangnya.

Guna mendukung pembangunan rumah layak huni, imbuhnya, pembangunan infrastruktur sampai tahun 2045 diarahkan untuk beberapa hal diantaranya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui perbaikan konektivitas fisik dan virtual, mendukung pemerataan pembangunan wilayah, meningkatkan penyediaan prasarana dasar bagi kesejahteraan rakyat. Selain itu juga untuk mendukung pembangunan perkotaan dan perdesaan, serta antisipasi terhadap bencana alam dan perubahan iklim.

Sebagai informasi, visi perumahan di Tahun 2045 adalah perumahan bagi seluruh rakyat Indonesia yang layak dan terjangkau pada lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan pada 100 Tahun kemerdekaan Indonesia. Sedangkan misinya adalah memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki pilihan yang baik untuk bermukim dan bertempat tinggal pada lingkungan hidup yang baik dengan meningkatkan dan memfasilitasi keterjangkauan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya akan perumahan.

Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan mewujudkan sinkronisasi pembangunan perumahan, memfasilitasi dan mendorong terciptanya iklim yang kondusif, melakukan pemberdayaan masyarakat dan para pelaku perumahan serta mengembangkan kelembagaan dan tatakelola perumahan secara kolaboratif menuju terciptanya good governance bidang perumahan.

“Salah satu sasaran utama dalam pembangunan infrastruktur Tahun 2045 yaitu tercapainya baclog perumahan 0 persen. Yang dilengkapi dengan transportasi perkotaan berbasis rel, pembangunan infrastruktur dengan adaptasi infrastruktur publik terhadap perubahan iklim, melakukan pemulihan kondisi DAS, regionalisasi layanan air minum, pengolahan air limbah terpusat dan Smart And Green Development,” katanya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Ir. M Hidayat, MM, Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Fitrah Nur, Ketua Umum Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia (LP P3I) , Zulfi Syarif Koto, Ketua Majelis Tinggi Organisasi  LP P3I, Andrinof A Chaniago, Perwakilan asosiasi pengembang perumahan, Perum Perumnas dan pengamat perumahan di Indonesia. (nas)

Tags: ditjen perumahanKementerian PUPRrumah

Berita Terkait.

pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12
icar
Ekonomi

Lebih Dekat dengan Konsumen, iCAR V23 Sambangi Lima Kota Lewat Roadshow Pop-Up Booth

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.