• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sebanyak 200 Dai dan Khatib di Surabaya Sepakat Lawan Intoleransi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 16 September 2022 - 00:30
in Nusantara
dai

Sebanyak 200 orang dai, khatib, dan perwakilan ormas Islam menghadiri silaturahmi di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15-9-2022). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 200 orang dai, khatib, dan perwakilan ormas Islam menghadiri silaturahmi di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis, untuk berkomitmen melawan intoleransi dan radikalisme.

“Silaturahmi ini untuk memperkuat Islam Wasathiyah untuk mewujudkan Indonesia damai dan cinta tanah air,” kata Kanit I Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri AKBP Moh. Dofir dalam sambutannya.

BacaJuga:

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay–Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

Silaturahmi kali ini digelar Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersinergi dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Pemkot Surabaya, dan instansi lainnya.

Menurut Dofir, radikalisme merupakan lahan subur untuk berkembangnya kejahatan terorisme dan salah satu indikator yang menjadi bibit radikalisme, yaitu intoleransi.

“Sikap intoleransi merupakan bentuk pengingkaran terhadap kebinekaan dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila maupun norma-norma agama yang beradab,” kata dia, seperti dikutip Antara, Kamis (15/9/2022).

Dofir menyebutkan salah satu hal yang sangat mendasar untuk memerangi terorisme dan radikalisme adalah mengembangkan sikap toleransi dan menghilangkan eksklusivisme kelompok.

Baca Juga: DPRD DKI Awasi Penanganan Intoleransi di Lembaga Pendidikan

Ia mengemukakan strategi kontra radikalisme adalah masyarakat umum, pelajar, dan tokoh masyarakat dengan bertujuan menanamkan nilai keindonesiaan dan nilai kedamaian.

“Strategi mencegah intoleransi bisa kampanye toleransi, pembinaan sikap toleransi yang terintegrasi dan penanaman nilai luhur ideologi Pancasila dan budaya literasi,” katanya.

Upaya dalam mencegah radikalisme secara mandiri dengan menanamkan jiwa nasionalisme, berpikir terbuka dan toleransi, waspada terhadap provokasi dan hasutan, berjenjang dalam komunitas perdamaian.

“Kegiatan ini sangat strategis karena memang para dai dan khatiblah yang terjun langsung di lingkungan masyarakat untuk mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat anak bangsa di mana pun berada untuk berani dengan tegas mencegah paham intoleransi dan radikalisme,” ujar Dofir.

Oleh karena itu, kata Dofir, seluruh elemen masyarakat harus memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama untuk membangun kehidupan dengan ruang wasyatiyah, ruang toleransi, dan ruang saling menghargai itu harus terus-menerus secara bersama.

“Jika para khatib tidak ada kontrol dalam menyampaikan materi, menjadi ancaman yang serius bagi negara,” ujar dia.

Maka dari itu, Dofir mengingatkan peran sentral para khatib Jumat sebagai agen narasi agama yang moderat bahwa khatib memiliki otoritas dalam menasihati dan mengarahkan jemaah Jumat agar menghindari pemikiran dan perilaku yang mencederai persaudaraan beragama, persaudaraan berbangsa, dan persaudaraan kemanusiaan.

“Maka sangat efektif dalam meredam berita-berita hoaks di media, ujaran kebencian, dan adu domba antarsesama elemen bangsa,” kata dia.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan, Kepala Kantor Kemenag Surabaya beserta Forkopimda Surabaya. Acara dilanjutkan dengan pemberian materi dari Guru Besar UIN Sunan Ampel Nur Syam, Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, dan Rektor UNISKA Kediri Ali Maschan Moesa, dan eks narapidana teroris Miftahul Munif. (mg2)

Tags: DaiIntoleransiKhatibSurabaya

Berita Terkait.

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay–Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan
Nusantara

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay–Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:33
Ground-Breaking
Nusantara

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26
Rotan
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:48
kmp
Nusantara

328 Korban Sudah Ditemukan, Operasi Pencarian KMP Mutiara Sentosa II Resmi Berakhir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:25
phii
Nusantara

Media Jadi Mitra Strategis, PHI Perkuat Sinergi Komunikasi Industri Hulu Migas di Kalimantan Utara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1587 shares
    Share 635 Tweet 397
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1469 shares
    Share 588 Tweet 367
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.