• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Ciptakan Kepastian Harga untuk Bangkitkan Kedelai Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:39
in Nasional
petani-kedelai

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi. Foto: Kementan for indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus membangkitkan budidaya Kedelai dalam negeri guna meningkatkan produksi sekaligus mengurangi ketergantungan impor kedelai. Selain peningkatan produktivitas melalui penggunaan bibit unggul, instrumen lainnya yang digunakan adalah memberikan kepastian harga dan pasar yang menguntungkan bagi petani.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menjelaskan pola pengembangan kedelai saat ini dengan melibatkan off taker untuk menjamin kepastian harga dan pasar terhadap hasil panen petani. Mengingat keterbatasan bantuan Pemerintah, Kementan mendorong petani supaya bisa memanfaatkan dana KUR, disamping juga menggenjot penyediaan benih kedelai yang bermutu.

BacaJuga:

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian Ekraf Berkomitmen Ciptakan Ruang Kreatif Aman dan Ramah Anak

Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif

Kekeringan Mengintai, Pemerintah Klaim Stok Beras Aman Lewati Puncak El Nino

“Dalam pengembangan kedelai ini, kita terapkan konsep korporasi petani. Kita sediakan off taker sehingga ada kepastian harga dan pasarnya. Dan juga kita kejar ke arah mendekati provitas ideal potensi yang bisa sampai 3 ton per hektar,” kata Suwandi di Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga : Kementan-Kemendes PDTT Sinergi Manfaatkan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Perlu di ketahui, peluang dan potensi meningkatkan produksi kedelai dalam negeri saat ini cukup besar karena dunia saat ini masih dilanda Covid-19 dan adanya perang Rusia – Ukraina serta dampak perubahan iklim di negara-negara produsen kedelai Dunia. Indonesia memiliki potensi lahan cukup luas baik di lahan-lahan sawah, lahan-lahan pasang surut maupun lahan-lahan kering di areal perkebunan.

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani Episode 593 Rabu 23 Agustus 2022 mengangkat topik Bangkit kedelai.

Tim Percepatan Swasembada Kedelai, Kementan, Udhoro Kasih Anggoro menuturkan ada beberapa strategi untuk mengurangi impor kedelai. Yaitu memperluas areal tanam, melaksanakan intensifikasi dan mengantisipasi perubahan iklim.

“Selain itu, melaksanakan pengelolaan hama terpadu dan melaksanakan korporasi petani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kementan menjelaskan untuk merealisasikan kebijakan harga sebagai strategi meningkatkan produksi kedelai dalam negeri, yakni harus mengupayakan stabilitas harga pada tingkat yang memberikan keuntungan kompetitif. Dalam hal ini dengan kedelai impor dan komoditas pesaing utama agar petani tertarik untuk bisa mengembangkan tanaman kedelai.

“Upaya peningkatan produktivitas itu harus menjadi yang utama agar biaya per satuan kilo dapat menurun karena salah satu kunci daya saing ada di situ. Kemudian penggunaan varietas unggul dan teknologi budidaya harus kita dorong agar produktifitas para petani dapat merata. Tentu ini perlu upaya-upaya yang sangat keras agar dapat tercapai,” papar Sudi.

Koordinator Program dan Fasilitasi Pembiayaan, Direktorat Pembiayaan Pertanian, Kementan, Siswoyo menjelaskan peran Kementan dalam fasilitas KUR diantaranya mempersiapkan usaha tani yang melakukan usaha produktif untuk dapat dibiaya dengan kredit/pembiayaan. Menetapkan kebijakan dan prioritas bidang usaha yang akan menerima pinjaman kredit/pembiayaan.

“Kemudian melakukan pembinaan dan pendampingan selama masa kredit atau pembiayaan dan memfasilitasi hubungan antara usaha tani dan koperasi dengan pihak lainnya,” sebutnya.

Perlu diketahui, saat ini harga kedelai impor sudah mencapai Rp 12.500 per kilogram. Naiknya harga kedelai impor berdampak pada naiknya harga kedelai lokal. Harga rata-rata kedelai lokal di tingkat petani mencapai Rp 11.500 per kilogram yang merupakan harga tertinggi di Indonesia dalam 5 tahun terakhir. (srv)

Tags: budidaya KedelaiKedelai NasionalKementan

Berita Terkait.

Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif
Nasional

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian Ekraf Berkomitmen Ciptakan Ruang Kreatif Aman dan Ramah Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:02
Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif
Nasional

Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:52
Kekeringan Mengintai, Pemerintah Klaim Stok Beras Aman Lewati Puncak El Nino
Nasional

Kekeringan Mengintai, Pemerintah Klaim Stok Beras Aman Lewati Puncak El Nino

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22
Pemerintah Dorong Ekspansi Produk Ekraf Indonesia Tembus Pasar Afrika
Nasional

Pemerintah Dorong Ekspansi Produk Ekraf Indonesia Tembus Pasar Afrika

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:02
Panji
Nasional

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:24
Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan
Nasional

Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3189 shares
    Share 1276 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2793 shares
    Share 1117 Tweet 698
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.