• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Protes Aliansi Nasional Reformasi KUHP Bagian Demokrasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 24 Agustus 2022 - 03:33
in Nasional
rkuhp

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (kanan) Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD (dua kanan) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly (dua kiri) dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej dalam acara pembukaan Diskusi Publik Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Jakarta, Selasa (23/8/2022). Foto: Antara/Natisha Andarningtyas/aa/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menanggapi protes yang dilayangkan Aliansi Nasional Reformasi KUHP saat acara “Kick Off Dialog Publik RKUHP” sebagai bagian dari demokrasi.

“Itu biasa, itu bagian dari demokrasi. Ya, saya menganggap itu biasa saja,” kata pria yang akrab disapa Eddy, di Jakarta, Selasa (23/8), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Ia menyebut protes tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar didengar, hanya saja tidak mengikuti urutan acara yang diagendakan.

“Kan, itu urutan acara itu pemaparan dulu baru silakan Anda mengkritik, silakan Anda memberi masukan. Ini belum mendengar sudah protes, kira-kira seperti itu,” ujarnya.

Ia lantas menimpali, “Tapi saya kira itu hal yang wajar, namanya juga mahasiswa. Saya juga dulu seperti itu, kok”.

Eddy menepis anggapan kesia-siaan menyampaikan aspirasi karena draf RKUHP sudah dilempar ke DPR untuk disahkan, menurutnya proses pelibatan publik dalam pembahasan RKUHP sudah jauh dilakukan sebelum draf tersebut diserahkan.

Baca Juga: Ada Lima Tersangka Buronan KPK, Siapa Saja?

“Berulang kali saya katakan daftar inventaris masalah enam ribu lebih dalam RUU KUHP itu berdasar dari koalisi masyarakat sipil. Itu sudah dimajukan dari tahun 2014.

Ia juga mengelak anggapan bahwa sosialisasi RKUHP bukanlah bentuk pelibatan publik karena sifatnya yang satu arah. Menurutnya, pihaknya perlu menjelaskan terlebih dahulu baru kemudian mendengarkan respon dari publik terkait hal tersebut guna disempurnakan.

“Dalam diskusi publik itu kan kita harus jelaskan dulu bahwa ini yang menimbulkan permasalahan, baru kita menerima masukan. Masa kita tidak ada prolog tiba tiba ‘Bagaimana masukan Anda?'” ujar Eddy.

Menurut Eddy, pemerintah tidak mungkin mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan masukan dalam agenda kick off, namun ia memastikan akan melibatkan publik di daerah pada acara berikutnya.

“Makanya ini namanya kick off, permulaan. Selanjutnya kita akan ke daerah-daerah. Kita akan melibatkan publik,” ucapnya.

Ia pun kembali menegaskan bahwa aksi protes merupakan bagian dari demokrasi, sejauh tidak menuju pada aksi yang anarki.

“Kalau semua sudah kita ikuti, artinya dalam pengertian kita sudah mendengar masukan, kita sudah pertimbangkan, ada yang kita masukan, ada yang tidak dan sebagainya, itu kan berarti proses sudah kita lalui dan kita harus memutus,” tutur Eddy.

Sebelumnya, pada acara “Kick Off Dialog Publik RKUHP” yang diselenggarakan pemerintah hari ini, sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Nasional Reformasi KUHP melakukan protes saat Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej menyampaikan pemaparan dengan membawa poster masing-masing bertuliskan ‘Stop Kriminalisasi Urusan Privat’, #SemuaBisaKena, dan ‘Tolak RUU KUHP’. (mg1)

Tags: Edward Omar Sharif HiariejKemenkumhamprotesRKUHP

Berita Terkait.

Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Rini
Nasional

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22
Post-Earthquake in East Nusa Tenggara, Health Services and Evacuation Efforts Accelerated
Nasional

Post-Earthquake in East Nusa Tenggara, Health Services and Evacuation Efforts Accelerated

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:17
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:41
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Nasional

Mendagri Dorong Kepemimpinan Teknokratik Kepala Daerah untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:31

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3756 shares
    Share 1502 Tweet 939
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.