• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ini Motif Residivis Pembunuh Tukang Ojek di Sukabumi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 7 Agustus 2022 - 23:55
in Nusantara
residivis

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Dharmawansyah saat menunjukan barang bukti milik korban yang berhasil disita dari tangan tersangka kasus pencurian dengan kekerasan berinisial VS yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Foto : Antara/Aditya Rohman

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka VS yang merupakan residivis terhadap tukang ojek, Salman, warga Kampung Legokloa, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada 23 Juli 2022.

“Motif tersangka berinisial VS nekat menghabisi nyawa korbannya karena ingin menguasai hartanya, yakni sepeda motor dan uang hasil menggadaikan sepeda motor korban digunakan untuk berfoya-foya,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Dharmawansyah di Sukabumi pada Minggu (7/8/2022).

BacaJuga:

Astaghfirullah, Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Bima Jelang Magrib Tadi

Kejar Minibus Pembawa Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Amankan 183 Ribu Batang Tanpa Cukai

Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Rokok Ilegal dan Ribuan Liter Miras, Negara Selamatkan Rp2,1 Miliar

Dia menambahkan, meskipun VS berperawakan kurus dan pendek, tetapi tersangka dikenal sadis dalam melakukan aksinya. Sebelum melakukan pembunuhan terhadap pengojek, VS juga pernah mendekam di penjara karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan.

Di mana tersangka sempat melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang ibu-ibu di Kecamatan Simpenan karena ingin mengambil kalung emas milik korban. Setelah beberapa tahun keluar dari penjara dan menyandang status residivis, yang bersangkutan bukannya tobat malah semakin menjadi.

Sebelumnya kejadian pembunuhan yang dilakukannya, VS juga dilaporkan telah melakukan penggelapan dan penipuan, tidak berselang lama tersangka kembali terlibat kasus yang lebih berat lagi yakni melakukan pembunuhan terhadap penarik ojek dengan tujuan ingin menguasai hartanya yakni sepeda motornya.

Baca Juga: Polres Jayawijaya Tangkap DPO Pembunuh Polisi

“Tersangka ditangkap jajaran Polsek Cisaat, Resor Sukabumi Kota atas kasus pencurian dan penggelapan. Namun, untuk kepentingan pengembangan kasusnya akhirnya VS kami bawa ke Mapolres Sukabumi untuk dilakukan penyidikan. Intinya tersangka setiap melakukan aksi kejahatannya bermotif ekonomi untuk untuk foya-foya,” tambahnya dikutip Antara.

Adapun kronologis dugaan pembunuhan yang dilatarbelakangi pencurian dengan kekerasan berawal pada Sabtu, (23/7) tersangka VS meminta antar Salman sekitar pukul 14.00 WIB ke wilayah Desa Girimukti, Tepatnya di Kampung Balewer, tersangka berpura-pura ingin turun untuk buang air kecil.

Namun, setelah itu terjadi adu mulut dengan korban, pelaku VS mengambil senjata yang ada di tasnya kemudian melakukan penusukan mendorong korban tersebut ke pinggir jalan, setelah itu tersangka mengambil kalung yang mana di kalung itu ada STNK dan membawa kabur sepeda motornya. (aro)

Tags: jabarojekresidivisSukabumi

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Astaghfirullah, Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Bima Jelang Magrib Tadi

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:22
Rokok-Ilegal
Nusantara

Kejar Minibus Pembawa Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Amankan 183 Ribu Batang Tanpa Cukai

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:06
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Rokok Ilegal dan Ribuan Liter Miras, Negara Selamatkan Rp2,1 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:25
PT TSPM Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat, Siap Perluas Ekspor ke Pasar Global
Nusantara

PT TSPM Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat, Siap Perluas Ekspor ke Pasar Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:24
Belasan Ferrari Masuk Mandalika untuk Club Challenge 2026, Bea Cukai Pastikan Kelancaran Logistik Event
Nusantara

Belasan Ferrari Masuk Mandalika untuk Club Challenge 2026, Bea Cukai Pastikan Kelancaran Logistik Event

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:53
Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak
Nusantara

Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:32

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2819 shares
    Share 1128 Tweet 705
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.