• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Petilasan Gadjah Mada di Kudus Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 9 Juli 2022 - 00:31
in Nusantara
kudus

Bupati Kudus Hartopo memberikan sambutan pada acara peresmian Pertapaan Eyang Patih Gadjah Mada Sapto Hargo di Dukuh Semliro, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (8/7/2022). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petilasan pertapaan Patih Gadjah Mada di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus bisa menjadi destinasi wisata baru setelah direnovasi sehingga jadi tampil lebih menarik bagi wisatawan.

“Kami apresiasi kepedulian masyarakat desa setempat, sehingga petilasan pertapaan Patih Gadjah Mada di Dukuh Semliro ini tertata dengan baik,” ujar Bupati Kudus, Hartopo seperti dikutip Antara, Jumat (8/7/2022).

BacaJuga:

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Dengan adanya tambahan destinasi wisata di Desa Rahtawu yang dikenal dengan wisata alamnya, kata dia, nantinya tentu akan ada efek berganda terkait pemberdayaan masyarakat desa setempat. Pemkab Kudus juga akan ikut mempromosikan keberadaan petilasan Patih Gadjah Mada yang ternyata pernah singgah di Pegunungan Rahtawu, tepatnya di Dukuh Semliro, Desa Rahtawu.

Meskipun Desa Rahtawu dikenal masyarakat karena memiliki destinasi wisata, baik alam maupun budaya tentunya masyarakat harus tetap menjaga kelestarian alamnya sehingga bisa dinikmati generasi penerusnya nanti.

“Terbentuknya kampung adat di Lereng Muria Kudus ini juga patut didukung karena keberadaan mereka juga untuk membentengi alam sekitar agar tidak rusak, terutama ketika nanti banyak investor yang masuk untuk membangun destinasi wisata baru,” ujarnya.

Ketua Kampung Adat Semliro Saidi mengakui Desa Rahtawu memang memiliki daya tarik wisata, sehingga terbentuknya kampung adat juga untuk membentengi alam sekitar agar tetap lestari. “Biarlah warga kami menikmati masa keemasannya menjadi daerah wisata yang tidak dimiliki oleh daerah lain,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan budaya sekitar agar tetap lestari dan menjadi daya tarik tersendiri, maka di Rukun Warga (RW) 4 Dukuh Semliro warganya menyepakati ketika ada lahan yang dijual tidak boleh membuka usaha apapun.

Bukannya untuk melanggar hak setiap warga negara, kata dia, karena kekhawatiran warga sekitar nantinya tersingkir oleh perkembangan wisata yang tidak bisa dikendalikan.

Kepala Desa Rahtawu Didik Ariyadi menambahkan keberadaan petilasan di desanya akan disatukan dalam sebuah yayasan agar masyarakat mendapatkan informasi yang sesuai. Ia mencatat petilasan yang ada di desanya tidak hanya petilasan pertapaan Patih Gadjah Mada, melainkan ada 60-an petilasan yang belum dipublikasi.

“Agar alam dan budaya sekitar tetap terjaga kelestariannya dan menjadi daya tarik tersendiri, maka baik masyarakat dan pemerintah desanya juga perlu upaya membentengi agar kearifan lokal yang ada tidak mudah tergerus oleh perkembangan baru yang diinginkan investor dari luar daerah,” ujarnya. (wib)

Tags: Destinasi WisataPemkab KudusPetilasan Patih Gadjah Mada

Berita Terkait.

Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Senin, 27 April 2026 - 01:44
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak
Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 - 20:15
KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04
kkp
Nusantara

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Minggu, 26 April 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.