• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mayoritas Masyarakat Nilai Penegakan Hukum Sudah Baik

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 9 Juni 2022 - 04:04
in Nasional
hukum

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hasil survei yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa sebanyak 28 persen masyarakat atau responden menilai penegakan hukum nasional sudah baik.

“Yang mengatakan penegakan hukum buruk dan baik cukup berimbang,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei terkait kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga penegak hukum dan agenda pemberantasan korupsi di Jakarta, Rabu (8/7).

BacaJuga:

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Lebih rinci, dari 1.213 responden yang diwawancarai, sebanyak 33,2 persen menilai penegakan hukum nasional sedang, 23, 4 persen buruk, sangat baik 2,7 persen, sangat buruk 6,7 persen dan tidak menjawab 6,0 persen.

Menurut dia, temuan survei tersebut masih bersifat umum dan tidak hanya fokus pada perkara penindakan kasus korupsi saja.

Pada awal 2022 tren penegakan hukum nasional yang mengatakan baik cenderung menurun, sementara yang menilai buruk cenderung meningkat. Kemudian pada 2021 lebih banyak responden yang menilai penegakan hukum sudah baik dari pada buruk.

Baca Juga: MAKI Minta KPK Tetap Proses Hukum Harun Masiku secara In Absentia

“Tetapi, ada alarm yang harus kita perhatikan bahwa sepanjang 2022 yang mengatakan buruk cenderung menurun meskipun di awal Mei sedikit mengalami perbaikan,” jelas dia.

Jika dilihat dari segi gender atau jenis kelamin, persepsi penegakan hukum buruk lebih dominan disampaikan kelompok laki-laki yakni 32,4 persen, sedangkan responden perempuan hanya 27,9 persen.

Selanjutnya, dari segi usia, 42,5 persen yang menilai penegakan hukum nasional buruk berasal dari kelompok usia 22-25 tahun. Dari sisi etnis, suku Betawi, Minangkabau dan Melayu memberikan penilaian hukum buruk lebih tinggi dari suku-suku lainnya.

“Ini adalah persepsi bukan data faktual, tetapi ada yang cocok dan tidak,” ucap dia seperti dikutip Antara, Rabu (8/7/2022).

Burhanuddin mengatakan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka evaluasi terhadap penegakan hukum cenderung lebih kritis. Pada kelompok mahasiswa 38,1 persen menilai penegakan hukum nasional buruk diikuti tingkat sekolah menengah atas sebesar 32,4 persen.

Survei yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 18 hingga 24 Mei 2022 dengan menggunakan metode random digit dialing (RDD).

RDD merupakan teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Target populasi ialah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

Dengan menerapkan teknik RDD dan sampel sebanyak 1.213, responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Untuk margin of error survei diperkirakan sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. (mg1)

Tags: MasyarakatMayoritas MasyarakatPenegakan Hukum

Berita Terkait.

Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5939 shares
    Share 2376 Tweet 1485
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1632 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1014 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.