• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Polwan Diminta Tingkatkan Kompetensinya

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 1 Juni 2022 - 04:04
in Nasional
polwan

Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasari, Wakapolda Kalimantan Tengah, memberikan pengarahan kepada sejumlah Polwan dalam FGD "Peningkatan Peran Polwan" yang diselenggarakan oleh Kompolnas di Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Isu kesetaraan gender dalam organisasi Polri tidak hanya soal jumlah personel polisi wanita (Polwan) yang masih sedikit dibanding polisi laki-laki, namun hal yang terpenting dalam mewujudkan kesetaraan gender adalah meningkatkan kompetensi Polwan itu sendiri.

Pentingnya peningkatan kompetensi Polwan itu disampaikan oleh Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasari, Wakapolda Kalimantan Tengah, dalam diskusi grup terarah (FGD) “Peningkatan Peran Polwan” yang diselenggarakan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Jakarta Selatan, Selasa.

BacaJuga:

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

“Individu Polwan tantangannya bagaimana membangun kompetensi diri menjadi anggota Polri, belajar-belajar-belajar,” kata Ida.

Ia mengatakan dalam institusi Polri ada 3 kompetensi yang harus dimiliki Polwan, yakni kompetensi teknis, kompetensi etika dan kompetensi leadership (kepemimpinan).

Menurut dia, posisi yang diembannya saat ini sebagai salah satu dari 3 perwira tinggi (pati) polisi wanita adalah dengan meningkatkan kompetensi dirinya.

“Kapolri saat ini sudah memiliki kepedulian (gender), memberikan kesempatan dan ruang lebih luas kepada Polwan, ini menjadi pintu masuk, tinggal bagaimana mengakselerasi pintu masuk ini,” tutur Ida yang juga menjabat Vice President III International Assosiation of Women Police (IAWP) atau organisasi polisi wanita sedunia.

Untuk meningkatkan kompetensi Polwan, kata Ia, memerlukan mentoring. Kegiatan mentoring ini pun tidak mudah pelaksanaannya, karena mencari mentor yang sempurna minim kesalahan juga tidak mudah, sehingga diutamakan mentor yang memiliki pengalaman untuk bisa membina regenerasi Polwan agar mampu berkarir dalam tugas dan struktur organisasi.

Ida juga mengkritisi Polwan yang berada di zona nyaman atau disebutnya freezing. Hal ini hendaknya harus dihindari oleh polisi wanita agar bisa mengembangkan dirinya menjadi lebih berdikari.

“Yang harus tidak dilakukan Polwan ada freezing masuk di zona nyaman, yowes aku gini saja, duduk dikursi ngetik, hidup senang, toh nanti anak saja juga bisa, tidak boleh masuk di zona nyaman,” ucap Ida menegaskan.

Tantangan yang dihadapi para Polwan saat ini, selain dari segi jumlah masih jauh di bawah angka ideal, yakni baru 5 persen dari jumlah seluruh personel Polri yang mencapai 450 ribu personel. Angka tersebut lebih kecil dibanding negara-negara di Asia, seperti Brunai Darusallam persentase Polwan sebesar 17 persen, Singapura 19 persen dan Malaysia 18 persen.

Kompolnas sebagai perpanjangan tangan Presiden dalam merumuskan kebijakan strategis Polri melihat isu peningkatan peran Polwan perlu menjadi perhatian. Mengingat jumlah perempuan dari populasi penduduk Indonesia yang lebih dari 250 juta jiwa saat ini hampir sama dengan jumlah laki-laki atau 50 persen.

Polwan diperlukan dalam penegakan hukum dalam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, belum lagi kejahatan terhadap perempuan dalam ranah siber.

Ketua Kompolnas Benny Mamoto mengatakan harus ada strategi dalam penguatan peran Polwan, sehingga ketika berganti pimpinan Polri tidak lagi berganti kebijakan, tapi jika sudah dirumuskan dalam satu aturan, maka wajib dipedomani oleh siapa pun, baik pimpinan Polri maupun polda dan jajarannya.

“Tujuan FGD ini dalam rangka kami menyusun naskah akademik untuk presiden, ketika kami susun alat dan kebijakan Polri, kami pasti ditanya mana naskah akademiknya,” ujar Benny.

FGD ini menghadirkan sejumlah pembicara selain Brigjen Ida Oetari, juga hadir Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyeni, Pusat Kajian Wanita dan Gender UI Prof Sulistyowati Irianto, dan Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani (melalui tayang video). (bro)

Tags: Kesetaraan GenderKompetensiPolisi wanitaPolriPolwan

Berita Terkait.

Aher
Nasional

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:04
Ribka-Haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:03
Pelantikan
Nasional

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32
TP-PKK
Nasional

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari*

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:12
Abdul-Mu'ti
Nasional

Lantik 17 Kepala Sekolah Perdana SNT, Mendikdasmen: Siap Cetak Talenta Unggul Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02
Wamendagri
Nasional

Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Ekologis, Wamendagri Bima Dorong Legislator Daerah Perkuat Kepemimpinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2312 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1678 shares
    Share 671 Tweet 420
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.