• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengentasan Kemiskinan Jadi Fokus Awal Reformasi Birokrasi Tematik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 13 April 2022 - 18:43
in Nasional
fgd

Focus Group Discussion (FGD) tentang pelaksanaan reformasi birokrasi tematik, di Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah mengembangkan reformasi birokrasi (RB) tematik yang lebih fokus dan berdampak pada kinerja pembangunan. Sebagai permulaan, fokus pelaksanaan RB tematik adalah pada pengentasan kemiskinan.

“Tema pengentasan kemiskinan, salah satu alasannya, diambil karena pandemi Covid-19 sangat berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kualitas tata kelola pemerintah melalui pelaksanaan reformasi birokrasi dalam menurunkan angka kemiskinan,” ujar Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Reformasi Birokrasi Kementerian PANRB Agus Uji Hantara, saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) tentang pelaksanaan RB tematik, di Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

BacaJuga:

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Perjalanan RB tematik dimulai dengan membentuk pilot project yang melibatkan beberapa pemerintah daerah, seperti Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat Idam Rahmat menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Jawa Barat telah memiliki Tim Kerja Penanggulangan Kemiskinan serta beberapa program prioritas pengentasan kemiskinan.

“Kolaborasi antar perangkat daerah di Provinsi Jawa Barat telah menunjukkan hasil nyata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, persentase kemiskinan di Provinsi Jawa Barat turun menjadi 7,97 persen dari tahun sebelumnya 8,43 persen,” jelasnya.

Provinsi Jawa Barat memiliki tiga kebijakan penanganan kemiskinan yang tertuang pada RPJMD 2018-2023, yaitu pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis inovasi, penguatan sistem ketahanan pangan berkelanjutan, serta reformasi sistem perlindungan sosial. Tidak hanya pada level pemerintah provinsi, pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat juga turut dimotori oleh pemerintah kabupaten/kota.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan Peraturan Daerah terkait penanggulangan kemiskinan yaitu Perda No. 4/2020 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Pemerintah Kota Bandung juga memiliki Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu, Cepat, Tanggap, Aspiratif, Responsif terhadap Penanggulangan Kemiskinan (SLRT Cetar Juara).

“SLRT Cetar Juara ini mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan warga miskin dan rentan miskin, kemudian menghubungkannya dengan program dan layanan yang dikelola oleh pemerintah dan non-pemerintah di pusat dan daerah,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung Anton Sunarwibowo.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati juga menjelaskan inovasi yang dilahirkan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di wilayahnya. Berbagai inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk pengentasan kemiskinan, diantaranya adalah WhatsApp Kebutuhan Informasi dan Pelayanan Online (WA Kepo), sistem informasi kelompok usaha bersama (SIKUBE), Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online (SIPEDO), Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terintegrasi (SIGESIT), serta Sistem Geospasial Kemiskinan Sumedang (SIGEOL).

“Inovasi-inovasi tersebut diharapkan dapat berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang,” terang Tuti.

Kementerian PANRB mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan setiap pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan. Beragam masukan pemerintah daerah pada FGD RB tematik selanjutnya diformulasikan dalam bentuk rencana aksi RB tematik pengentasan kemiskinan yang nantinya akan dilaksanakan oleh setiap pemerintah daerah percontohan. (arm)

Tags: birokrasikementerian panrbkemiskinanReformasi Birokrasi

Berita Terkait.

ice
Nasional

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:40
dody
Nasional

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:23
bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12
sutan
Nasional

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:02
dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3016 shares
    Share 1206 Tweet 754
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.