• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Presidensi G20 Indonesia Dorong Kolaborasi, Persatuan Negara Anggota

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 24 Februari 2022 - 19:10
in Nasional
G20

Tangkapan layar Staf Khusus Menlu Bidang Penguatan Program-Program Prioritas Dr. Dian Triansyah Djani saat berbicara dalam webinar "Sinergi Media untuk Acara Internasional" di Jakarta (24/2/2022). Foto: Antara/Azis Kurmala

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presidensi G20 Indonesia akan mendorong kolaborasi, kerja sama dan persatuan di antara negara-negara anggota G20, kata Staf Khusus Menlu Bidang Penguatan Program-Program Prioritas Dr. Dian Triansyah Djani, Kamis (24/2).

“Tapi ini bukan hal yang mudah. Dengan pertimbangan tersebut, presidensi G20 Indonesia tentunya mengusung tema Recover Together, Recover Stronger,” ujar Dian dalam webinar “Sinergi Media untuk Acara Internasional” di Jakarta, Kamis (24/2), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Dia mengatakan presidensi Indonesia juga memastikan agar berbagai komitmen dan kesepakatan dalam presidensi G20 sebelumnya dapat ditindaklanjuti.

Baca Juga : Dihadiri 25 Negara, Dirut Pertamina Minta Menindaklanjuti Pertemuan Task Force B20

“Ada harapan dari para delegasi negara- negara anggota G20 bahwa tema Recover Together, Recover Stronger yang merupakan tema yang kuat dapat ditindaklanjuti kepada sesuatu hal yang konkret atau nyata,” kata Dian.

Dia mengatakan Indonesia memiliki peran penting sebagai negara yang dapat menjembatani pencapaian solusi bagi permasalahan global.

“Diplomasi Indonesia tentunya berpegang pada prinsip menemukan solusi terhadap isu global,” kata dia.

Selain itu, kata Dian, Indonesia memiliki rekam jejak diplomasi yang sangat kuat dan tepercaya di banyak forum Dewan Keamanan PBB.

“Kita baru saja selesai menyelesaikan tugas kita di DK PBB tahun 2020. Di Dewan HAM PBB, kita juga menjadi co-chair di berbagai pertemuan dunia dan Bu Menlu Retno Marsudi adalah co-chair di COVAX. Kita dapat menjembatani berbagai perbedaan di antara negara-negara maju dan berkembang,” kata dia.

Dian mengatakan bahwa G20 pada tahun ini merupakan adalah perhelatan sangat penting untuk Indonesia dan dunia.

“Dalam 2,5 tahun terakhir dunia masih hidup dalam krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19. Ini adalah sesuatu hal yang membedakan presidensi kita dibandingkan presidensi-presidensi lainnya. Dunia masih menghadapi varian baru, ketimpangan vaksin, hingga proses vaksinasi yang belum merata,” kata dia.

Dalam tataran politik dunia, kata Dian, masih ada saling tidak percaya, persaingan geopolitik bahkan geoekonomi, serta persaingan di antara negara-negara anggota G20.

“Dan ini sangat terasa dalam beberapa bulan terakhir ini, yang tentunya mempengaruhi apa yang telah terjadi dan akan terjadi pada presidensi Indonesia,” katanya.

Dian mengatakan krisis multidimensi ini akan berkepanjangan dan tentunya akan mewarnai presidensi Indonesia hingga akhir tahun.

Krisis multidimensi itu juga akan memperluas kesenjangan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di antara negara-negara maju dan berkembang.

Catatan PBB menyebutkan bahwa akan terjadi peningkatan kemiskinan ekstrem untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Menurut data PBB, ada 119-124 juta orang kembali masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi tren positif pertumbuhan ekonomi dunia pada 2021 akan berlanjut pada 2022, namun berdasarkan data mereka, pertumbuhan yang mencapai 5,9 persen pada 2021 akan turun menjadi 4,9 persen pada 2022.

“Ini adalah prediksi dengan catatan-catatan tertentu dan pertumbuhan ini masih sangat rentan karena permasalahan pandemi masih belum terselesaikan. Karena itu, presidensi G20 ini berada di masa yang sangat krusial karena ada banyak harapan dari negara-negara maju dan negara-negara berkembang untuk dapat menjawab berbagai tantangan global ini,” kata Dian.(mg2)

Tags: G20persatuan negaraPresidensi G20

Berita Terkait.

Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.