Ekonomi

Dihadiri 25 Negara, Dirut Pertamina Minta Menindaklanjuti Pertemuan Task Force B20

INDOPOSCO.ID – Pembahasan mengenai menangani perubahan iklim dan tren global di sektor energi serta transisi energi menjadi salah satu tantangan utama. Untuk itu, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati yang juga sebagai Chair Task Force Energy, Sustainability, and Climate (ESC) B20 mengajak perusahaan-perusahaan global yang tergabung dalam B20 untuk mengidentifikasi tiga tantangan utama yang memiliki dampak besar dari sektor energi terhadap perubahan iklim.

”Kami mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, lambatnya transisi. Kedua, potensi gangguan dalam masa transisi yang belum dikelola dengan baik. Dan ketiga, ketidakamanan energi menjadi penghalang pencapaian pembangunan manusia dan transisi energi,” ujar Nicke dalam call meeting pertama Task Force ESC B20 yang digelar secara daring, Selasa (22/2/2022).

Menurut dirut, berdasarkan tantangan tersebut ada tiga hal juga yang harus segera dilakukan. Pertama, percepatan transisi penggunaan energi berkelanjutan. Kedua, memastikan risiko agar dapat diprediksi, dan ketiga melakukan kerja sama global untuk meningkatkan keamanan energi.

”Kita harus segera beraksi dengan apa yang sudah dipertimbangkan dalam pertemuan B20 tahun ini yang sangat inovatif, inklusif, dan kolaboratif,” tandas Nicke.

Ia mengajak seluruh anggota yang tergabung di dalam Forum B20, khususnya yang terlibat dalam Task Force Energy, Sustainability, and Climate turut andil dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

”Sebagian besar masalah perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca dan hal itu sudah menjadi masalah global. Untuk itu, kita harus menggunakan kapasitas kita untuk melakukan perubahan, inovasi yang cukup inklusif agar mendapatkan perhatian semua orang dan melaksanakannya secara bersama, serta berkolaborasi untuk menekan perubahan iklim,” ujar Nicke.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button