• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dihadiri 25 Negara, Dirut Pertamina Minta Menindaklanjuti Pertemuan Task Force B20

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 24 Februari 2022 - 12:41
in Ekonomi
Pertamina

Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (atas tengah) dalam call meeting pertama Task Force ESC B20 yang digelar secara daring, Selasa (22/2/2022). Foto : Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembahasan mengenai menangani perubahan iklim dan tren global di sektor energi serta transisi energi menjadi salah satu tantangan utama. Untuk itu, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati yang juga sebagai Chair Task Force Energy, Sustainability, and Climate (ESC) B20 mengajak perusahaan-perusahaan global yang tergabung dalam B20 untuk mengidentifikasi tiga tantangan utama yang memiliki dampak besar dari sektor energi terhadap perubahan iklim.

”Kami mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, lambatnya transisi. Kedua, potensi gangguan dalam masa transisi yang belum dikelola dengan baik. Dan ketiga, ketidakamanan energi menjadi penghalang pencapaian pembangunan manusia dan transisi energi,” ujar Nicke dalam call meeting pertama Task Force ESC B20 yang digelar secara daring, Selasa (22/2/2022).

BacaJuga:

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Limbah Kelapa Sawit Bisa Disulap Jadi Helm hingga Batik, Dorong UMKM Naik Kelas

Strategi Hulu PHE Berbuah Manis, Produksi Stabil hingga Cadangan Bertambah

Menurut dirut, berdasarkan tantangan tersebut ada tiga hal juga yang harus segera dilakukan. Pertama, percepatan transisi penggunaan energi berkelanjutan. Kedua, memastikan risiko agar dapat diprediksi, dan ketiga melakukan kerja sama global untuk meningkatkan keamanan energi.

”Kita harus segera beraksi dengan apa yang sudah dipertimbangkan dalam pertemuan B20 tahun ini yang sangat inovatif, inklusif, dan kolaboratif,” tandas Nicke.

Ia mengajak seluruh anggota yang tergabung di dalam Forum B20, khususnya yang terlibat dalam Task Force Energy, Sustainability, and Climate turut andil dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

”Sebagian besar masalah perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca dan hal itu sudah menjadi masalah global. Untuk itu, kita harus menggunakan kapasitas kita untuk melakukan perubahan, inovasi yang cukup inklusif agar mendapatkan perhatian semua orang dan melaksanakannya secara bersama, serta berkolaborasi untuk menekan perubahan iklim,” ujar Nicke.

Selain itu, dirut berharap agar melalui pertemuan kali ini, Task Force B20 ini bukan hanya memberikan rekomendasi kebijakan pada G20, namun juga dapat ditindaklanjuti serta berdampak luas bagi masyarakat.

”Sejak pertemuan pertama kita sudah bekerja untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan, semoga hal itu dapat terus berkembang hingga menjadi hasil yang efektif. Ini merupakan kesempatan kita sebagai bagian dari B20 untuk mengekspresikan pandangan dan ide-ide inovatif yang bertujuan untuk menghadapi perubahan iklim, memperkuat keberlanjutan energi, dan menjalankan transisi energi,” tutur Nicke.

Pertemuan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari Deputy Chair Task Force ESC Agung Wicaksono, Manager Policy Task Force ESC Oky Muraza, 8 Co Chairs Task Force ESC B20, dan para anggota B20 yang berasal dari 19 industri dan 25 negara. Agenda Call Meeting selanjutnya akan berlangsung pada Maret 2022.

Nicke mengapresiasi antusiasme seluruh tim task force dalam memberikan masukan, ide yang baik dan bijaksana dari sudut pandang yang berbeda berdasarkan keahlian dan pengalaman masing-masing partisipan yang akan memperkuat rekomendasi dari B20 dalam Presidensi Government 20 (G20).

”Rekomendasi yang akan disampaikan akan mendorong inklusivitas, ketahanan, dan inovasi di bidang Energi, Sustainability dan Climate,” tandasnya. (srv)

Tags: b20BBMG20kilangPertamina

Berita Terkait.

SDM
Ekonomi

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:04
Batik
Ekonomi

Limbah Kelapa Sawit Bisa Disulap Jadi Helm hingga Batik, Dorong UMKM Naik Kelas

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:23
Perwira-PHE
Ekonomi

Strategi Hulu PHE Berbuah Manis, Produksi Stabil hingga Cadangan Bertambah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:03
L8
Ekonomi

LEPAS L8 Resmi Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Premium Dibanderol Rp589 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Ekonomi

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Destry-Damayanti
Ekonomi

Ditunjuk jadi Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti Pastikan Decision Making Tetap Berjalan

Senin, 27 Juli 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2989 shares
    Share 1196 Tweet 747
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.