• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ideal Sarapan Dilakukan Setengah Sampai Satu Jam Sebelum Anda Beraktivitas

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 18 Februari 2022 - 12:00
in Gaya Hidup
Sarapan

Ilustrasi menu sarapan. Foto : Antara/Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK mengatakan, sarapan idealnya dilakukan setengah jam hingga satu jam sebelum Anda beraktivitas.

“Jam sarapan sebelum aktivitas. Tujuan sarapan memberikan energi saat beraktivitas. Setengah jam atau sejam sebelum (beraktivitas, red) masih oke,” kata dia dalam sebuah acara daring, Kamis (17/2).

BacaJuga:

Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”

Wuling Luncurkan New Cloud EV SE di GIIAS 2026, Mobil Listrik Medium Hatchback Mulai Rp299 Juta

Song Kang, Lee Jun Young, dan Jang Gyuri Bangun Ikatan Lewat Musik di Drama Baru “Four Hands, Two Sonatas”

Menurut Diana, sarapan dapat menjadi semacam bahan baku atau energi pertama untuk seseorang beraktivitas. Pada anak- anak, khususnya sarapan bisa membantu mereka berkonsentrasi saat belajar.

Baca Juga : Mengatasi Problem Gizi Masyarakat

“Satu-satunya energi untuk otak yang paling mudah (didapatkan) yakni glukosa salah satunya dari karbohidrat. Butuh (juga) protein agar anak konsentrasi, (bisa melakukan) aktivitas harian,” tutur dia, Jumat (18/2/2022).

Di Indonesia, data memperlihatkan sarapan belum menjadi kebiasaan khususnya di kalangan anak- anak. Riset yang dilakukan Pergizi Pangan Indonesia tahun 2013 menunjukkan, hampir 60 persen anak Indonesia belum memiliki kebiasaan sarapan dengan alasan beragam mulai dari tidak sempat hingga tidak terbiasa sarapan.

“Biasanya pagi-pagi urusan emak-emak susah bangunin anak apalagi saat masih sekolah tatap muka. Drama pagi hari panjang sehingga enggak sempat sarapan atau sempat sarapan tapi enggak habis karena terburu- buru harus berangkat, atau sulit karena enggak biasa sarapan,” kata Diana.

Sedangkan itu, bersumber pada informasi Studi Kesehatan Bawah( Riskesdas) tahun 2013, sebesar 44,6 persen anak Indonesia komsumsi makan pagi dengan konsumsi vitamin kurang dari 15 persen keseluruhan keinginan tenaga.

Bahkan, sekitar 26,1 persen anak hanya minum teh, air putih atau susu untuk sarapan. Sementara anak usia sekolah membutuhkan 1.550 kalori per hari, mulai dari karbohidrat, protein, hingga lemak, yang mengandung omega 3 dan 6 serta vitamin, mineral dan juga serat untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhannya.

Jika ini tidak terpenuhi akan berdampak pada pertumbuhan, status gizi hingga penyerapan ilmu di sekolah.

Di sisi lain, menurut Diana, anak yang tidak terbiasa sarapan mungkin tak akan merasa kelaparan tetapi kurang bisa berkonsentrasi saat belajar karena otaknya tidak cukup mendapatkan energi.

“Konsentrasinya kurang, banyak melamun karena otaknya tidak cukup mendapat energi. Anak terlihat mengantuk di sekolah, padahal tadi malam cukup tidur. Otak kurang mendapatkan energi asupan terutama karbohidrat dan protein,” jelas dia dikutip Antara.

Mengetahui fungsi sarapan untuk tubuh, menurut Diana, maka edukasi mengenai sarapan menjadi penting. Dia menuturkan, dari sisi porsi. sarapan khususnya anak-anak bisa disajikan dalam porsi kecil namun tetap mengikuti kaidah gizi seimbang.

“Nasi boleh, roti boleh. Lengkapi dengan protein misalnya telur, suwiran ayam, sayuran, buah, boleh ditambah segelas susu. Pilih yang mudah disiapkan, enak dan bergizi,” demikian pesan Diana. (mg2)

Tags: Aktivitasbekerjamakanolahragasarapan

Berita Terkait.

Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”
Gaya Hidup

Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:02
Wuling
Gaya Hidup

Wuling Luncurkan New Cloud EV SE di GIIAS 2026, Mobil Listrik Medium Hatchback Mulai Rp299 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:11
song
Gaya Hidup

Song Kang, Lee Jun Young, dan Jang Gyuri Bangun Ikatan Lewat Musik di Drama Baru “Four Hands, Two Sonatas”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:06
red
Gaya Hidup

Seulgi Red Velvet Menangis Berkali-kali saat Konser, Penggemar Beri Dukungan di Tengah Masa Sulit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:40
Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan, Bea Cukai Madura Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp19,7 Miliar
Gaya Hidup

Daftar Lengkap Pemenang Blue Dragon Series Awards ke-5

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:22
Jennie Cetak Sejarah, Jadi Solois K-Pop Pertama yang Jadi Headliner Lollapalooza Chicago
Gaya Hidup

Jennie Cetak Sejarah, Jadi Solois K-Pop Pertama yang Jadi Headliner Lollapalooza Chicago

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2104 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.