INDOPOSCO.ID – Dunia pendidikan tinggi dituntut untuk lebih adaptif di tengah pesatnya perubahan lanskap informasi. Menjawab tantangan tersebut, Swiss German University (SGU) menggandeng para praktisi dari industri media massa untuk berkolaborasi.
Inisiatif itu lahir dari keyakinan bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjadi jembatan, yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan penguasaan akademik, melainkan ketangkasan menghadapi dinamika dunia kerja profesional.
“Di Swiss German University, kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan dinamika dunia kerja yang terus berkembang,” kata Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Melalui kolaborasi itu mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dengan ekosistem industri media, teknologi, dan komunikasi profesional.
“Kami ingin memastikan lulusan SGU memiliki pengalaman nyata dan kesiapan kerja yang kuat bahkan sebelum mereka menyelesaikan studi,” ujar Samuel P. Kusumocahyo.
Sementara itu, Board of Patronage Swiss German University Chris Kanter menilai kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membangun talenta masa depan Indonesia.
“Kemajuan industri membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki pengalaman praktis. Karena itu, sinergi antara universitas dan industri menjadi sangat penting,” imbuh Chris Kanter. (dan)











