• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Melalui CVC, Bea Cukai Lakukan Pendampingan Pelaku Industri Dalam Negeri

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 7 Februari 2022 - 18:10
in Ekonomi
CVC

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana bicara soal CVC di berbagai daerah.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam menjalankan fungsi pendampingan pada pelaku industri (industrial assistance), Bea Cukai kembali lakukan Customs Visit Customer (CVC) di berbagai daerah.

Kegiatan CVC bertujuan untuk menjalin komunikasi dan memberikan dukungan kepada para pengguna jasa Bea Cukai dalam meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

BacaJuga:

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, menyatakan bahwa selain memberikan asistensi kepabeanan dan cukai pada pelaku usaha, kegiatan CVC juga sebagai wadah Bea Cukai dalam mengetahui permasalahan di lapangan.

“Kegiatan CVC merupakan momentum yang bagus bagi Bea Cukai untuk mendengarkan masukan, saran maupun kendala yang dihadapi para pengguna jasa,” ujar Hatta.

Pada bulan Januari, Bea Cukai lakukan kegiatan CVC pada tiga daerah, antara lain Jakarta, Banggai, dan Kebumen. Di Wilayah Jakarta, Bea Cukai Marunda melakukan kunjungan ke PT Puninar Sranaraya selaku pengguna fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB), pada Selasa (12/01).

Baca juga : Pemerintah Terbitkan Aturan Terbaru Pembebasan Bea Masuk atas Impor Kembali Barang yang Telah Diekspor

Dalam kegiatan tersebut, Riyanto, Presiden Komisaris PT Puninar Saranaraya menjelaskan rekam jejak dan keberlangsungan bisnis perusahaan di masa pandemi.

Kegiatan Bea Cukai Marunda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan gudang PLB milik PT KBN Prima Logistik. Pada tahun 2022, PT KBN Prima Logistik berencana untuk mengajukan penambahan pelanggan (customer) dengan jenis komoditas barang yang ditimbun berupa jagung, kedelai, dan produk hasil pertanian lainnya.

Bea Cukai memberi arahan agar perusahaan dapat memperhatikan ketentuan tata niaga impor dari Kementerian Perdanganan, Kementerian Pertanian dan/atau instansi terkait lainnya sebelum mengajukan penambahan customer ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta.

Sementara itu di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Bea Cukai Luwuk bersama Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) menyelenggarakan CVC ke PT Donggi Senoro LNG, pada Kamis (27/01).

PT Donggi Senoro LNG sendiri merupakan perusahaan penghasil gas alam cair Indonesia atau disebut Liquified Natural Gas.

Melalui kegiatan CVC, perusahaan melaksanakan pemaparan alur proses bisnis dilanjutkan dengan pemeriksaan IT inventory dan factory tour (jelajah pabrik) oleh Bea Cukai.

Di Kebumen, Bea Cukai Cilacap melaksanakan CVC ke pabrik rokok (PR) Nusa Harapan, pada Jumat (28/01).

PR Nusa Harapan merupakan perusahaan yang memproduksi rokok jenis klembak menyan (KLM) yang berlokasi di Gombong, Kebumen.

Dalam kunjungan tersebut, putra pemilik PR Nusa Harapan, mengungkapkan akan memproduksi rokok sigaret kretek tangan (SKT) sebagai rencana jangka panjangnya.

Namun, masih terkendala kesiapan dalam internal perusahaan. Bea Cukai menyarankan agar pihak perusahaan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen agar mendapatkan bantuan usaha seperti pelatihan kecakapan dan peralatan produksi yang didanai dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

“Berdasarkan PMK 215/PMK.07/2021 bahwa sebesar 50% anggaran DBH CHT digunakan untuk kesejahteraan masyarakat yang di dalamnya terdiri dari program peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri dan pembinaan lingkungan sosial,” jelas Hatta.

Pada awal Februari, Bea Cukai kembali adakan CVC, kali ini Bea Cukai Yogyakarta lakukan kunjungan ke PT HM Sampoerna, pada Kamis (03/02).

Kunjungan itu ditujukan untuk memastikan bahwa kegiatan dan produksi yang dilaksanakan PT HM Sampoerna telah sesuai perizinan yaitu produksi sigaret kretek tangan (SKT). Pimpinan PT HM Sampoerna juga menyampaikan bahwa pihaknya melakukan produksi SKT secara manual dan tidak menggunakan mesin.

“Kegiatan CVC ini merupakan sarana komunikasi efektif untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa kepabeanan dan cukai. Bea Cukai juga berharap, melalui kegiatan CVC, kendala atau permasalahan yang dialami pelaku usaha dapat diminimalisasi,” pungkas Hatta. (Ipo)

Tags: Bea CukaiCVCHatta Wardhana

Berita Terkait.

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026
Ekonomi

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:06
Irene-Umar
Ekonomi

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:07
jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1521 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.