• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

StartUp EdTech Indonesia, CoLearn, Mengumpulkan Tambahan Dana Sebesar USD17 Juta di Pendanaan Lanjutan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:47
in Ekonomi
co-learn

Startup yang berbasis di Jakarta ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran online dan meningkatkan peringkat PISA Indonesia dari 10% terbawah menjadi 50% teratas.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – CoLearn, salah satu perusahaan EdTech yang paling cepat berkembang di Asia Tenggara, mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan dana tambahan sebesar US$17 juta sebagai bagian dari pendanaan lanjutan Seri A dari TNB Aura, KTB Network, dan BINUS GROUP, dengan partisipasi dari investor lama AWI, Surge Sequoia Capital India, GSV Ventures, AC Ventures, Leo Capital, dan January Capital.

Ini merupakan investasi perdana bagi universitas terkemuka di Indonesia, BINUS GROUP, yang turut bergabung sebagai mitra strategis CoLearn. Pendanaan kali ini menjadikan CoLearn memiliki total dana sebesar US$34 juta yang akan dipakai untuk memperkuat basis pengguna berbayarnya di Indonesia.

BacaJuga:

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

CoLearn adalah platform pembelajaran online untuk murid SD sampai SMA yang diluncurkan pada Agustus 2020. Dalam kurun waktu 1,5 tahun, CoLearn telah mengumpulkan lebih dari 4,8 juta pengguna yang menanyakan lebih dari 85 juta pertanyaan lewat fitur Tanya, automated doubt solver yang didukung oleh sistem AI (artificial intelligence) yang kuat. Tahun 2021 lalu, jumlah pertanyaan yang ditanyakan murid bertambah lima kali lipat. Melalui Tanya yang dilengkapi video solusi berkualitas tinggi dengan penjelasan yang ringkas dan jelas, CoLearn membantu murid dan orangtua dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah selama masa pandemi.

CoLearn juga menghadirkan kelas online berbasis komunitas (cohort-based) pertama di Indonesia. Kelas Live CoLearn dibawakan oleh guru-guru berkualitas tinggi yang melewati proses seleksi ketat dan terlatih untuk mengajar secara efektif melalui platform online. Kelas Live CoLearn telah mengubah pemahaman murid akan mata pelajaran yang sering dianggap sulit seperti matematika, fisika, dan kimia.

Baca Juga : CoLearn Tingkatkan Jiwa Kompetitif Anak Indonesia dalam Skala Global

Misi CoLearn adalah untuk meningkatkan standar pendidikan di Indonesia, yang merupakan negara dengan populasi tertinggi keempat di dunia dengan 270 juta jiwa. Seiring dengan kembalinya para murid ke PTM (pembelajaran tatap muka), semakin tinggi pula permintaan akan bimbingan belajar berkualitas tinggi yang dapat melengkapi proses belajar mereka. Kehadiran guru-guru yang secara aktif mendorong murid memahami konsep-konsep dalam bidang STEM (science, technology, engineering & mathematics), membuat CoLearn siap menjadi bimbingan belajar online berkualitas yang dapat diakses oleh murid-murid Indonesia di seluruh negeri.

Co-Founder & CEO CoLearn, Abhay Saboo mengatakan sejak meluncurkan CoLearn, pihaknya sangat fokus menciptakan produk yang disukai pengguna. “CoLearn tidak hanya membantu pelajar membangun fondasi yang kuat dalam mata pelajaran STEM, tapi juga menghasilkan dampak langsung, karena lebih dari 80% dari pelajar yang berlangganan telah melihat peningkatan pada nilai mereka. Dengan NPS (Net Promoter Score) konsisten lebih dari 70 untuk live classes, dan 90%+ traffic organik dari fitur Tanya, bantuan pekerjaan rumah yang didukung oleh AI, kami secara aktif berupaya mengubah pola pikir mengenai bimbingan belajar online, dengan penawaran kami yang memadukan AI dan interaktivitas,” katanya.

Berbicara tentang investasi tersebut, Founding Partner TNB Aura, Vicknesh R Pillay mengatakan dengan pendekatan unik tim dalam mengatasi kesenjangan pendidikan jenjang SD sampai SMA, dan motivasi yang tak tergoyahkan, CoLearn memiliki kombinasi langka untuk menjadi startup ikonik berikutnya dari Indonesia.

Senior Managing Director KTB Network, Amy Yeh menambahkannketangguhan yang telah ditunjukkan CoLearn selama pandemi merupakan bukti kekuatan dan kemampuan tim untuk menavigasi lanskap EdTech yang selalu berubah.

“Fokus tajam tim dalam memberikan pengalaman kelas live terbaik dengan cepat mendapatkan kepercayaan dari murid dan orang tua. Tanya, fitur pemecahan masalah berbasis AI yang membantu pekerjaan rumah, mengatasi masalah utama dan karena itu telah menjadi bagian integral dari kehidupan murid di Indonesia,” ujarnya.

Managing Director BINUS Group, Lawrence Wibisono mengatakan sejalan dengan visi BINUS, membina dan memberdayakan masyarakat dalam membangun dan melayani bangsa, kami selalu berkomitmen untuk menegakkan pembangunan pendidikan. Melalui CoLearn, kami berharap dapat terus menemukan dan memberdayakan para pemimpin masa depan untuk membangun perusahaan yang luar biasa dan berkontribusi kepada masyarakat.”

Pada tahun 2018 CoLearn memulai dari bisnis offline dan beralih ke model hybrid. Saat pandemi di tahun 2020, CoLearn bertransisi menjadi platform yang sepenuhnya online dan mampu mengatasi tantangan dan kendala bimbingan belajar offline.

Saat ini, CoLearn memiliki lebih dari 4,8 juta pengguna dan 90% diantaranya diperoleh secara organik. Kelas Live CoLearn telah memberikan solusi pembelajaran online yang sangat efektif, dibuktikan oleh skor NPS lebih dari 70+ dan tingkat kehadiran murid di kelas yang lebih dari 70%. Tanya, fitur pencari solusi soal berbasis AI, menerima lebih dari 10 juta pertanyaan setiap bulan, mencocokkan pertanyaan murid dengan lebih dari 500.000 video tutorial yang menguraikan konsep-konsep penting.

Seri pendanaan baru ini akan membantu memperkuat brand presence CoLearn dan fitur Kelas Live berbasis komunitas (cohort-based). Platform ini telah berhasil meningkatkan hasil belajar murid-muridnya, lebih dari 80% nilai mereka di sekolah naik sejak belajar dengan CoLearn. Sebagai satu-satunya pemain edtech berbasis komunitas (cohort-based), CoLearn berfokus untuk menarik guru yang cerdas dan peduli pada pendidikan untuk membangun fondasi Kelas Live yang lebih kuat.

Sebelum mengumpulkan US$17 juta, CoLearn mengumpulkan US$10 juta dalam pendanaan Seri A dari investor terkemuka Alpha Wave Incubation, GSV Ventures yang berfokus pada edtech dan investor awal, Surge dan AC Ventures dari Sequoia Capital India. CoLearn ditampilkan di antara Top Startup Indonesia di LinkedIn, 2021. (ibs)

Tags: CoLearnStartup

Berita Terkait.

daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40
bc
Ekonomi

Aturan Pengangkutan Barang Impor dan Ekspor Berubah, Pelaku Usaha Perlu Ketahui 5 Poin Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:36
ibma
Ekonomi

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:06
Purbaya
Ekonomi

Seluruh Fraksi Setuju, RUU Pertanggungjawaban APBN 2025 Melaju ke Paripurna

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.