• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BPJPH Dorong LPH Lakukan Terobosan untuk Memperkuat Ekosistem Halal

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:15
in Nasional
Penjual Kue

Arsip Foto. Penjual menata produk kue yang dipamerkan di Festival Halal di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021). Foto: Antara/Budi Candra Setya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – ​​​Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama mendorong lembaga pemeriksa halal (LPH) melakukan terobosan untuk memperkuat ekosistem halal, termasuk di antaranya dalam menggerakkan pelaku usaha melakukan sertifikasi halal pada produk mereka.

Pada acara peringatan 33 tahun Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di Jakarta, Selasa, Kepala BPJPH Aqil Irham menekankan pentingnya akselerasi di sektor hulu dalam upaya memperkuat ekosistem halal.

BacaJuga:

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Ia mengemukakan bahwa kemajuan dalam pengembangan produk halal tidak lepas dari keberadaan lembaga pemeriksa halal. Banyaknya lembaga pemeriksa halal akan berdampak pada peningkatan sertifikasi produk halal di Indonesia.

Aqil mencontohkan, akselerasi yang dilakukan oleh lembaga pemeriksa halal berperan besar dalam mendukung kemajuan perkembangan produk halal di negara tetangga, Malaysia.

Baca Juga : Bea Cukai Dukung Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Terkemuka Dunia

“Orang Indonesia yang ada di sana( Malaysia) sejak lama belajar dari LPPOM MUI. Jadi sebenarnya LPPOM MUI soko guru pemeriksa halal di Indonesia dan luar negeri. Namun mereka mampu melakukan akselerasi dengan cepat sehingga bisa melampaui kita,” kata dia.

Aqil berpendapat, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim yang memiliki banyak usaha mikro, kecil, dan menengah, Indonesia berpeluang menjadi negara produsen produk halal terbesar di dunia.

Namun menurut data Global Islamic Economy (GIE) tahun 2021, Indonesia masihi berada di peringkat keempat setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dalam skor indeks makanan halal di dunia.

“Bisa enggak kita dalam satu tahun ke depan atau dua tahun ke depan dari nomor empat menjadi nomor satu,” kata Aqil.

“Jangan dulu kita nomor satu di semua kategori seperti fesyen, kosmetik, obat-obatan, karena itu masih jauh. Kalau makanan dan minuman bisa enggak kita nomor satu?” ia menambahkan Selasa (25/1/2022), seperti dikutip Antara.

Aqil mengajak lembaga pemeriksa halal dan pelaku usaha bekerja bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar di dunia.

Ia berharap LPPOM MUI mendukung pengembangan produk halal dengan membina lembaga- lembaga pemeriksa halal yang baru.

Saat ini ada sembilan institusi yang telah mengajukan permohonan menjadi lembaga pemeriksa halal, antara lain Yayasan Pembina Masjid Salman ITB Bandung, Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri Pekanbaru Riau, Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Jakarta, dan Kajian Halalan Thayyiban Muhammadiyah Jakarta.

Di samping itu ada Balai Sertifikasi Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan, Universitas Hasanuddin di Makassar, Yayasan Bersama Madani Kota Tangah Padang, Universitas Brawijaya di Malang, dan Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh.(mg1)

Tags: bpjhekosistem halalkemenag

Berita Terkait.

Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5872 shares
    Share 2349 Tweet 1468
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1620 shares
    Share 648 Tweet 405
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.